Pengaruh Waktu Pemangkasan dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.)

Mahfuja Mahfuja, Nanda Mayani, Jumini Jumini

Abstract


Abstrak. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Penelitian berlangsung dari bulan Oktober hingga Desember 2021 menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial. Faktor pertama yaitu waktu pemangkasan pucuk mentimun yaitu tanpa pemangkasan pucuk, pemangkasan pucuk 2 minggu setelah tanam, pemangkasan pucuk 3 minggu setelah tanam. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk organik cair yaitu 0, 2, 4 dan 6 ml L-1 air. Terdapat interaksi sangat nyata antara waktu pemangkasan pucuk dengan konsentrasi pupuk organik cair terhadap jumlah bunga jantan, diameter buah dan berat per buah, serta interaksi yang nyata terhadap panjang buah. Kombinasi perlakuan yang lebih baik terhadap jumlah bunga jantan, terdapat pada perlakuan pemangkasan pucuk 3 minggu setelah tanam dengan pupuk organik cair 4 ml L-1 air, sedangkan pada diameter buah, panjang buah dan berat per buah kombinasi perlakuan yang lebih baik dijumpai pada tanpa pemangkasan dengan konsentrasi pupuk organik cair 4 ml L-1 air.

Effect of Pruning Time and Concentration of Liquid Organic Fertilizer on Growth and Yield of Cucumber (Cucumis sativus L.)

Abstract. This research was conducted at the Experimental Garden and Plant Physiology Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala. The study took place from October to December 2021 using a factorial Randomized Block Design. The first factor was the time of pruning cucumber shoots, i.e. without top pruning, shoot pruning 2 weeks after planting, and top pruning 3 weeks after planting. The second factor was the concentration of liquid organic fertilizer, namely 0, 2, 4 and 6 ml L-1 of water. There is a very significant interaction between the time of pruning shoots and the concentration of liquid organic fertilizer on the number of male flowers, fruit diameter and fruit weight, as well as a significant interaction on fruit length. The combination of treatments that were better for the number of male flowers was found in the treatment of pruning shoots 3 weeks after planting with liquid organic fertilizer 4 ml L-1 of water, whereas in terms of fruit diameter, fruit length and weight per fruit a better treatment combination was found without pruning. with a concentration of liquid organic fertilizer 4 ml L-1 water.


Keywords


Mentimun, pupuk organik cair, waktu pemangkasan ; cucumber, organic fertilizer, pruning

Full Text:

PDF

References


Abdurazzak, Muhammad, H. and Ainun, M., 2013. Pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) akibat perbedaan jarak tanam dan jumlah benih per lubang tanam. Jurnal Agrista. 17(2), pp.55-56.

Amin, A.R., 2015. Mengenal Budidaya Mentimun Melalui Pemanfaatan Media Informasi. Jurnal Jupiter. 14(1), pp.66-71.

Badan Pusat Statistik., 2016. Produksi jenis sayuran, Jakarta.

Latiri, K., Lhomme J. P., Annabi, M. and Setter, T. L., 2010. Wheat Production in Tunisia: Progress, Inter-Annual Variability, and Relation to Rainfall. European Journal of Agronomy. 33:1, pp.33-42.

Munawar, A. 2011. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB Pers, Bogor.

Muttaqin, 2010. Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang dengan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Skripsi, Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Nusi, R., 2013. Pengaruh Pemberian Pupuk Phonska terhadap Pertumbuhan Jagung Hibrida di Kelurahan Dulomo Utara Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo.

Saprudin, 2013. Pengaruh umur tanaman pada saat pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil ketimun (Cucumis sativus L.). Juristek.1(2), pp.51-62.

Sinaga, M.A., 2014. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Semangka (Citrullus lanatus) terhadap Pemberian Pupuk Guano dan Frekuensi Pemangkasan. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.

Supartha, I.N.Y., Wijana, G. and Andyana, G.M., 2012. Aplikasi jenis pupuk organik pada tanaman padi sistem pertanian organik. Jurnal Agroteknologi Tropika. (1), pp.98- 106.

Wijaya, M.K., Wiwin, S.D.Y. and Setyobudi, L., 2015. Kajian Pemangkasan Pucuk terhadap Pertumbuhan dan Produksi Baby Mentimun (Cucumis sativus L.) Jurnal Produksi Tanaman. 3(4), pp.345-352.

Zamzami, K., Nawawi, M. and Aini, M., 2015. Pengaruh Jumlah Tanaman Per Polibag dan Pemangkasan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun Kyuri (Cucumis sativus L.). Jurnal Produksi Tanaman. 3(2), pp.113 – 119.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.23607

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id