Dampak Penggunaan Benih Unggul Inpari-32 Bersertifikat Terhadap Produktivitas dan Pendapatan Petani Padi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya

Khairul Akbar, Indra Indra, Rahmaddiansyah Rahmaddiansyah

Abstract


Abstrak. Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu sentra lumbung padi Nasional terutama bagi Provinsi Aceh dengan luas tanam setiap tahun yang mencapai ±15.891 hektar dengan hasil produksi mencapai 101.731,50 ton. Rata-rata dari petani di Kecamatan Meureudu menggunakan benih unggul Inpari-32 yang bersertifikat yang merupakan jenis varietas unggul dari pemerintah yang diberikan kepada petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan produktivitas dan pendapatan antara petani yang menggunakan benih unggul jenis Inpari-32 bersertifikat dengan petani yang tidak menggunakan jenis benih bersertifikat. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Sampel penelitian ini berjumlah 154 sampel (80 sampel dari petani pengguna benih Inpari-32 bersertifikat dan 74 dari petani pengguna benih yang tidak bersertifikat). Untuk mengetahui adanya dampak penggunaan varietas unggul bersertifikat dengan benih non-sertifikat pada usahatani padi sawah terhadap pendapatan petani perlu dilakukan uji beda antara dua populasi yang berbeda dengan menggunakan uji independent sample t-test, yang bertujuan untuk membandingkan antara satu populasi dengan populasi yang lainnya. Teknik atau pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster sampling (area sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan produktivitas usahatani padi sawah di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya antara petani pengguna jenis benih unggul Inpari-32 bersertifikat dengan petani yang tidak menggunakan jenis benih unggul bersertifikat, produktivitas petani pengguna benih unggul Inpari-32 bersertifikat relatif lebih tinggi daripada petani pengguna benih tidak bersertifikat dan pendapatan rata-rata dari petani responden pengguna benih varietas unggul Inpari-32 bersertifikat sebesar Rp22.075.735/hektar/Musim Tanam (MT), dibandingkan dengan petani yang menggunakan benih yang tidak bersertifikat yaitu sebesar Rp16.441.335/hektar/Musim Tanam (MT).

The Impact of Using Inpari-32 Certified Superior Seeds on the Productivity and Income of Rice Farmers in Meureudu District, Pidie Jaya Regency

Abstract. Pidie Jaya Regency is one of the national rice storage centers, especially for Aceh Province with an annual planting area of ± 15,891 hectares with production reaching 101,731.50 tons. On average, farmers in Meureudu District use certified superior Inpari-32 seeds, which are superior varieties from the government given to farmers. The purpose of this study was to look at productivity and income comparisons between farmers who use certified superior Inpari-32 seeds and farmers who do not use certified seeds. This research was conducted in Meureudu District, Pidie Jaya Regency. There were 154 samples in this study (80 samples from farmers using certified Inpari-32 seeds and 74 from farmers using non-certified seeds). To determine the impact of using certified superior varieties with non-certified seeds in lowland rice farming on farmers' income, it is necessary to carry out a different test between two different populations using the independent sample t-test, which aims to compare one population with another. The technique or sampling used in this study is cluster sampling (area sampling). The results of this study indicate that there are differences in the productivity of lowland rice farming in Meureudu District, Pidie Jaya Regency between farmers who use certified superior Inpari-32 seeds and farmers who do not use certified superior seed types, the productivity of farmers using certified superior Inpari-32 seeds is relatively higher than farmers who use non-certified seeds and the average income of respondent farmers using certified Inpari-32 superior variety seeds is IDR 22,075,735/hectare/planting season (MT), compared to farmers who use seeds that are not certified, which is IDR 16,441,335/ hectare/planting season (MT).


Keywords


varietas unggul; benih bersertifikat; benih inpari-32; produtivitas; pendapatan; superior varieties; certified seeds; Inpari-32 seeds; productivity; income

Full Text:

PDF

References


Asnawi R. 2014. Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Petani Melalui Penerapan Model Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi sawah di Kabupaten Pesawaran, Lampung. BPTP Lampung. Jurnal penelitian Pertanian Terapan, 14(1), pp. 44-52.

Badan Pusat Statistik. 2018. Aceh Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Aceh.

Badan Pusat Statistik. 2019. Aceh Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Aceh.

Badan Pusat Statistik. 2020. Aceh Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Aceh.

Badan Pusat Statistik. 2021. Aceh Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Aceh.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NAD. 2018. Laporan Kegiatan Perbanyakan 4 Varietas Benih Sumber Menjadi Benih Dasar (FS) dan Benih Pokok (SS) menjadi Benih Sebar (ES) Varietas Unggul Padi Sawah di Penangkar Benih. BPTP NAD, Banda Aceh, pp. 34.

BPTP. 2007. Kebijakan Penelitian dan Rangkuman Hasil Penelitian BB Padi dalam Mendukung Peningkatan Produksi Beras. [online] Available at: [Accessed 11 January 2022].

Laofa D.E. 2016. Analisis Pengaruh Benih Mapan Terhadap Produktivitas dan Pendapatan Petani Padi di Metro. Lampung. IPB. [online] Available at: [Accessed 10 January 2022].

Mangkuprawira. 2007. Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. Bogor: Ghalia Indonesia.

Mubyarto. 2000. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES.

Nisfiannoor M. 2009. Pendekatan Statistik Modern Untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Nurfitriyani A. 2013. Pengaruh Penggunaan Benih Bersertifikat Terhadap Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi di Kabupaten Cianjur. IPB. [online] Available at: [Accessed 12 January 2022].

Ramaila, M., Mahlangu, S., and du Toit, D. 2011. Agricultural productivity in South Africa: literature review. Reporton agricultural productivity in South Africa.

Santoso, S. 2010. Statistik parametrik. Elex Media Komputindo.

Soekartawi. 2005. Analisis Usahatani. Jakarta: Raja Wali Press.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.23366

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id