Preferensi Pakan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) Di Pusat Latihan Gajah Holiday Resort Aek Raso Sumatera Utara

Suci Indah Sari, Ali Makmur, Erdiansyah Rahmi

Abstract


Abstrak. Gajah sumatera merupakan satwa dilindungi yang populasinya semangkin menurun dan termasuk kedalam kategori keritis (critically and dangered/ CR). Dalam memilih habitat, gajah sumatera memperhitungkan berbagai faktor kondisi habitat misalnya ketersediaan tempat mecari makan, satwa liar ini juga memperhitungkan waktu melakukan berbagai aktivitas harian. Perilaku gajah sumatera meliputi perilaku individu dan perilaku sosial. Perilaku individu pada gajah meliputi perilaku makan, minum, berkubang, menggaram dan aktivitas indivudu gajah lainya. Perilaku sosisal gajah merupakan perilaku hidup dengan pola matriarchal, yaitu hidup berkelompok yang dipimpin betina dewasa dengan ikatan social yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbahan pakan dan preferensi pakan gajah di pusat latihan gajah holiday resort. Jenis tumbuhan yang terdapat di pusat latihan gajah holiday resort dari hasil pengamatan pada tiga lokasi yang berbeda di peroleh 17 jenis pakan alami gajah dari 8 famili. Tumbuhan tersebut yaitu  Famili Cyperaceae tiga spesies, Famili Poaceae empat spesies,Famili Fabaceae tiga spesies, Famili Euphorbiaceae dua spesies, Famili Moraceae dua spesies, Famili Arecaceae satu spesies, Famili Musaceae satu spesies, Famili Gleicheniaceae satu spesies.

Feed Preferensi For Sumatra Elephants (Elephas maximus sumatranus) In Holiday Resort Elephant Training Center Aek Raso North Sumatra

Abstract. The Sumatran elephant is a protected animal whose population is decreasing and is included the critically and dangered CR category. In choosing the habitat of the Sumatran elephant, it takes into account varios factors of habitat conditions, such as the availability of places to forage for food, this wild animal also takes into account the time to carry out various daily activies. Sumatran elephant beharvior includes individual behavior and social behavior. Individual behavior in elephant includes eating, drinking, salting, and other elephant activities. The social behavior of elephants is a living behavior with a matriarchal pattern, namely living in groups led by adult females with strong social ties. The types of plants found in the holiday resort elephants training center from observations at three different locations obtained 17 types of natural food for elephants from 8 families. The plants are Family Cyperaceae with three species, Family Poaceae with four species, Family Fabaceae with three species, Family Euphorbiaceae with two species, and Family Moraceae with two species. Family Arteaceae one species, Family Musaceae one species. The Family Gleicheniaceae is one species.


Keywords


Famili, Gajah Sumatera, Pusat Latihan Gajah Holiday Resort ;Family; Sumatran elephant; Holiday resort elephant training center

Full Text:

PDF

References


Abdullah (2006). Preferensi Makan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kawasan Hutan Cagar Alam Jantho, Jurnal Biologi Edukasi. Vol.1. No.2

Abdullah, Japisan, dan Asiah T. 2005. Karateristik Habitat Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di kawasan ekosistem seulawan kabupaten Aceh besar Jurnal IImiah Pendidikan Biologi. Jurnal Biologi. 1(1) :41-45.

Aden, M. 2011. “Morfologi tanaman kelapa (Cocos nucifera)”; volume 9 Nomor 1, hal 30-38

Alikodra, HS. 1990. Pengelolaan Satwa Liar. Departemen pendidikan dan kebudayaan direktorat jendral pendidikan tinggi pusat antar Universitas Ilmu Hayati. Institut Pertanian Bogor.

Azmi W, Hasballah, Trysani F, Kholis M, Kiswayadi D, Linkie M, 2012. Conservation Response Unit in Aceh. Banda Aceh (ID): FFL. (BBTNGL) Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser. 2010. Rencana Strategis 2010-2020 Taman Gunung Leuser. NangroeAceh Darussalam.

Berliani. K., Alikodra, H.S., Mas’ud, B. dan Kusrini, M.D. 2017. Bioekologi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) pada konflik gajah-manusia di Provinsi Aceh. Prosiding Seminar Nasional Biotik. 4(1). 7378

Borah, Jand K. Dek. 2008. Nutrional Evaluation of Forage Preferred by Wild Elephanst In the Rani Range Forest, Assam, India Journal Gajaha 28:41-43.

CITES, 2013. (Convention on International Trade of Endangered Fauna and Flora). Appendix I,II,III.

Deprtemen Kehutanan. 2007. Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan 2007-2017

Fadillah, R. Defri Yoza., dan Evi Sri Budiani. 2014. Sebaran dan Prekiraan Produksi Pakan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus Temminck) di Sekitaran Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.Volume 1(hlm.1-9). Riau: Fakultas Pertanian Universitas Riau.

Gopala, A., Hadian, O.,Sunarto, Sitompul, A.,Williams, A., Leimgruber, P., Chambliss, S.E.& Gunaryadi, D. 2011. Elephas maximus ssp. Sumatranus The IUCN Red List of Threatened Spesies 2011.

Indra ,Rusita. Perilaku gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) dalam pengembangan wisata pendidikan barbasis konservasi. Bandar Lampung: Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Inka , A, Muhammad Radhi. 2019. Perilaku satwa liar pada kelas mamalia. Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim.

Lekagul B, McNeely, 1997. Mammals Of Thailand. The Association For The Conservation Of Wildlife. Bangko.

Mohaputra KK, Patra Ak, Paramanik DS. 2013. Food and feeding behavior of asiatic elephant (Elephas maximus linn.) in Kuldiha Wild Life Sanctuary, Odisha India. Jurnal of Environmental Biology 34(2013),pp 87-92.

Payne, J.,C.M. Fancis., K. Phillipps., dan Kartikasari. 2000. Mamalia di Kalimantan, sabah,Sarawak, dan Brunei Darussalam. The Sabah Society Malaysia. Jakarta Vol. 18,2 Agustus 2013: 89-95

Phuangkum, P., Lair, R.C., &Angkawanith, T. 2005. Elephat Care Manual For Mahouts and Cam Managers. Bangko:FAO & FIO

Riba’I , Agus S, Arief D. 2013. Prilaku Makan Gajah (Elephas maximus sumatranus) Di Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas . Jurnal Media Konservasi. Vol 18 (hal 89-95). Lampung. Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Samansiri dan D.K. Weerakoon 2007. Pertualangan Ghazu, Gajah Sumatera.WWF Indonesia Jakarta.

Shoshani J dan J. F. Eisenberg . 1982. An abstract on the dissection of a female Asian Elephant (Elephas maximus maximus Linaeus,1758). Mammalian species 182: 1-4

Sukumar ,R . 2003. The Living Elephanst. Evolutionary Ecology, Behavior, and Conservation. Oxford University Press. UK

Syamsuardi, Sukmantoro W, Muslino, Nukman, Fadhli N, Purwoko A, Riyadin, Heri E, Prawoto J. 2010. Prosedur operasional standar untuk Elephant Flying Squad (Pasukan Gajah Reaksi Cepat) dalam mitigasi konflik manusia dan gajah. Pekanbaru (ID): Tim Kerja SOP Flying Squad.

Yusnaningsih. 2004. Intensitas Konflik Gajah (Elephas maximus-sumatranus) dengan Manusia di Sekitar Pos Penelitian Sikundur (Aras Napal) Ekosistem Leuser. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Aceh.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.23226

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id