Kajian Karakteristik Hidrologi DAS Jambo Aye

Nana Adhani, Purwana Satriyo, Syahrul Syahrul

Abstract


Abstrak. Karakteristik hidrologi suatu daerah sangat bergantung pada kondisi geologi dan geografis daerah tersebut. DAS Jambo Aye sebagai salah satu DAS terbesar di Provinsi Aceh perlu untuk diperhatikan keluaran yang terkendali untuk meminimalisir terjadinya bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik hidrologi pada DAS Jambo Aye. Data yang digunakan adalah debit aliran, curah hujan, kejadian banjir, penggunaan air irigasi dan non-irigasi untuk menentukan parameter hidrologi koefisien regim sungai, koefisien aliran permukaan, kejadian banjir dan indeks penggunaan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien aliran permukaan pada tahun 2016 sebesar 0,08299 meningkat menjadi 0,08434 pada tahun 2017 dan kembali meningkat pada tahun 2018 sebesar 0,08448 dan yang tertinggi pada tahun 2020 sebesar 0,08502. Koefisien regim sungai pada tahun 2017 meningkat menjadi 3,8 dibandingkan tahun 2016 sebesar 2,7, dan kembali meningkat pada tahun 2018 sebesar 4,9, dan peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 5,3. Kejadian banjir setiap tahunnya terjadi rata-rata dua kali setahun. Dengan nilai parameter yang terus meningkat dalam beberapa kurun waktu, menunjukkan bahwa karakteristik hidrologi DAS Jambo Aye cenderung memburuk dari waktu ke waktu.

Study on Hydrological Characteristics of Jambo Aye Watershed

Abstract. The hydrological characteristics of an area are very dependent on the geological and geographical conditions of the area. The Jambo Aye Watershed as one of the largest watersheds in Aceh Province needs to pay attention to controlled outputs to minimize the occurrence of disasters. This study aims to examine the hydrological characteristics of the Jambo Aye watershed. The data used are flow rate, rainfall, flood events, irrigation and non-irrigation water use to determine the hydrological parameters of river regime coefficients, surface runoff coefficients, flood events and water use index. The results showed that the surface runoff coefficient in 2016 was 0.08299, increasing to 0.08434 in 2017 and increasing again in 2018 by 0.08448 and the highest in 2020 was 0.08502. The river regime coefficient in 2017 increased to 3.8 compared to 2016 of 2.7, and increased again in 2018 to 4.9, and the highest increase occurred in 2020 which was 5.3. Floods occur annually on average twice a year. With parameter values that have continued to increase over several periods of time, it shows that the hydrological characteristics of the Jambo Aye watershed tend to get worse over time.


Keywords


Daerah Aliran Sungai ; Koefisien Aliran Permukaan ; Koefisien Regim Sungai ; Frekuensi Banjir ; Watershed ; Surface Flow Coefficient ; River Regime Coefficient ; Flood Frequency

Full Text:

PDF

References


Asdak, C., 2014, Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Azizah Cut, Hidayat Pawitan, Nuraida, Halus Satriawan, Rahmat Abbas, Sarif Robo, isnawati. 2021. Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, 5 (2), pp.171- 184.

Hutajulu, A., Amir, F., & Yulizar. 2020. Simulasi Banjir Pada Sungai Krueng Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara Menggunakan HEC-RAS. Journal of The Civil Engineering Student, 2(3): 225-231.

Kodoatie, Robert J; Syarief, Roestam. 2005. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Penerbit Andi. Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.23183

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id