Aplikasi Beberapa Sumber Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max L.) pada Ultisol

Cut Izza Mawaddah, Zuraida Zuraida, Yadi Jufri

Abstract


Abstrak. Ultisol merupakan jenis tanah  miskin dengan kandungan unsur hara dan kandungan bahan organik yang rendah. Bahan organik memegang peranan penting dalam meningkatkan dan mempertahankan kesuburan tanah dan akan menentukan produktivitas tanaman. Dalam penelitian ini akan diaplikasikan beberapa macam sumber pupuk organik yaitu pupuk organik yang berasal dari  kompos trembesi, pupuk kandang sapi, pupuk hijau kirinyu, dan kompos kirinyu dengan  tanaman indikatornya adalah tanaman kedelai (Glycine max L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian beberapa macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max L.) pada Ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari  empat sumber pupuk organik dengan 2 (dua) dosis pemberian sebanyak yaitu 10 ton ha-1 dan 20 ton ha-1dengan berbagai kombinasi perlakuan. Sehingga terdapat 8 kombinasi perlakuan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian beberapa macam sumber pupuk organik mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara pada Ultisol dan juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan  hasil tanaman kedelai. Berdasarkan hasil analisis akhir  sifat kimia tanah setelah diberikan perlakuan pupuk organik menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik berpengaruh sangat nyata  terhadap peningkatan  C-organik tanah, P-tersedia tanah dan juga berpengaruh nyata  terhadap hasil berat biji perbatang. Tetapi tidak menunjukkan  perbedaan yang nyata pada pengamatan parameter  lainnya. Aplikasi dosis pupuk organik yang memberikan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan kandungan hara Ultisol dan hasil tanaman kedelai adalah pada kombinasi perlakuan pupuk  kandang sapi dengan dosis 20 ton ha-1

Application of Some Sources of Organic Fertilizer on The Growth and Production of Soybean (Glycine Max L.) in Ultisol

Abstract. Ultisols are poor soil types with low nutrient and organic matter content. Organic matter plays an important role in increasing and maintaining soil fertility and will determine crop productivity. In this study, several sources of organic fertilizer will be applied, namely organic fertilizer from trembesi compost, cow manure, kirinyu green manure, and kirinyu compost with the indicator plant being soybean (Glycine max L.). This study aims to determine the application of several kinds of organic fertilizers on the growth and production of soybean (Glycine max L.) in Ultisol. This study used a non-factorial Randomized Block Design (RAK) consisting of four sources of organic fertilizer with 2 (two) doses of 10 tons ha-1and 20 tons ha-1 with various combinations of treatments. So there are 8 treatment combinations. The results of this study indicate that the application of several sources of organic fertilizer can increase the availability of nutrients in Ultisol and can also increase the growth and yield of soybeans. Based on the results of the final analysis of the chemical properties of the soil after being given organic fertilizer treatment, it showed that the application of organic fertilizer had a very significant effect on the increase in soil organic C, P-available soil and also had a significant effect on the yield of stem seed weight. But it does not show a significant difference in the other parameter observations. The application of organic fertilizer doses that gave a significant effect in increasing the Ultisol nutrient content and soybean yield was in the combination of cow manure treatment at a dose of 20 tons ha-1.


Keywords


Ultisol; pupuk organik; kompos; tanaman kedelai (Glycine max L.); Ultisol; organic fertilizer; compost; soybean plant (Glycine max L.)

Full Text:

PDF

References


Alibasyah, M.R. 2016. Perubahan Beberapa Sifat Fisika dan Kimia Ultisol akibat Pemberian Pupuk Kompos dan Kapur Dolomit pada Lahan Berteras. J. Floratek, 11(1), pp. 75-87.

Avifah, N., Yadi, J., and Zainabun. 2022. Pemberian Beberapa Macam Amelioran untuk Memperbaiki Sifat-sifat Kimia Tanah. JIM Pertanian Unsyiah, 7(1), pp. 604-614.

Fikdalillah, Muh.Basir, and Imam W. 2016. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi terhadap Serapan Fosfor dan Hasil Tanaman Sawi Putih pada Entisols Sidera. Sulawesi Tengah. J.Agrotekbis , 4(5), pp.491-499.

Herman,W., dan Elara R. 2018. Pemanfaatan Biochar Sekam dan Kompos Jerami Padi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi pada Tanah Ordo Ultisol. Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Tamansiswa, 15(1), pp. 42-50.

Karo, A., Alida Lubis and Fauzi. 2017. Perubahan Beberapa Sifat Kimia Tanah Ultisol Akibat Pemberian Beberapa Pupuk Organik dan Waktu Inkubasi. Medan. Jurnal Agroteknologi FP USU, 5(2), pp.277-283.

Nainggolan, A., Guritno, B., Islami.T. 2017. Pengaruh Sistem Olah Tanah dan Pemupukan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Produksi Tanaman,5(6), pp.1-8.

Nurlisan, Aslim Rasyad and Sri Yoseva. 2020. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril). Available at: https://media.neliti.com/media/publications/184503-ID-pengaruh-pemberian-pupuk-organik-terhada.pdf [Accessed 18 Agustus 2022].

Permadi, K. 2014. Implementasi Pupuk N, P, dan K untuk Mendukung Swasembada Kedelai. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat. AGROTROP, 4(1), pp. 1-6.

Putra, M. F. D., Maghfoer, M. D., Koesriharti. 2015. Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Dosis Pupuk NPK pada Hasil Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp.). Jurnal Produksi Tanaman, 5(4), pp.670-676.

Rahman, F.H., Sumardi and A. Nuraini. 2014. Pengaruh Pupuk P dan Bokashi terhadap Pertumbuhan, Komponen Hasil, dan Kualitas Hasil Benih Kedelai (Glycine max, L (Merr)). J. Agric. Sci, 1(4), pp. 254-261.

Riyani, W.N., Islamie, T., Sumarni, T. 2015. Pengaruh Pupuk Kandang dan Crotalaria Juncea L. Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Produksi Tanaman, 3(7), pp. 556-563.

Rizal, M. 2020. Teknik Pembuatan Kompos dengan Menggunakan Bahan Dasar Daun Kirinyu (Chromolaena odorata L.) di Rumah Kompos Himailta Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Praktek Keterampilan.

Sari, Putri N. 2020. Kegiatan Analisis Penetapan Kemasaman Tanah (Al-dd) di Laboratorium BPTP Sumut. [online] Available at : [Accessed 18 Agustus 2022].

Siregar P., Fauzi, and Supriadi. 2017. Pengaruh Pemberian Beberapa Sumber Bahan Organik dan Masa Inkubasi terhadap Beberapa Aspek Kimia Kesuburan Tanah Ultisol. Jurnal Agroteknologi FP USU, 5(2), pp. 256-264.

Sukmawati. 2013. Respon Tanamn Kedelai terhadap Pemberian Pupuk Organik Inokulasi FMA dan Varietas Kedelai di Tanah Pasiran. Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Riau. Journal, 7(4), pp. 26-31.

Sulistyorini W., and Setiyono. 2018. Pengaruh Jumlah Baris Kedelai dan Dosis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ubi Jalar pada Sistem Tumpang Sari Ubi Jalar-Kedelai. Agritrop,16(1), pp. 38-60.

Suryanti, K. 2019. Analisis Pupuk Organik. Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Syahputra, E., Fauzi, and Razali. 2015. Karakteristik Sifat Kimia Sub Grup Tanah Ultisol di Beberapa Wilayah Sumatera Utara. Medan. Jurnal Agroteknologi FP USU, 4(1), pp. 1796-1803.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.23130

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id