Penentuan Nilai CP Maksimum pada Lahan Kopi Arabika berdasarkan Metode USLE di Kabupaten Aceh Tengah

Ayu Mulia, Manfarizah Manfarizah, Hairul Basri

Abstract


Abstrak. Salah satu faktor yang mempegaruhi erosi adalah faktor penggunaan lahan dan pengelolaan tanah (CP). Faktor penggunaan lahan dan pengelolaan tanah (CP) merupakan faktor yang dapat direncanakan untuk memperkecil erosi pada suatu lahan tertentu. Produktivitas kopi arabika yang termasuk rendah pada Kabupaten Aceh Tengah berkaitan dengan rendahnya produktivitas tanah akibat erosi. Nilai CP maksimum ditentukan untuk memperkecil erosi yang terjadi. Satuan Peta Lahan (SPL) ditentukan dengan overlay peta jenis tanah, kemiringan lereng, dan ketinggian lalu di clip dengan peta kopi eksisting. Pengamatan dan pengambilan sampel dilakukan pada setiap SPL. Pada empat SPL nilai CP tidak melampaui nilai CP maksimum sehingga nilai erosi pada SPL tersebut masih dibawah erosi toleransi. Pada 17 SPL lainnya nilai CP melampaui nilai CP maksimum sehingga erosi pada 17 SPL lainnya melampaui erosi toleransi dan harus dilakukan pengelolaan lahan yang sesuai agar mengurangi erosi yang terjadi.

Determination of CP max in the Planted Area of Arabica Coffee based on the USLE Method in District of Central Aceh

Abstract. One of factors influenced erosion is crop management and conservation practices (CP). The crop management and conservation practices (CP) is the factor that can be planned to minimize erosion on a particular land. The low productivity of Arabica coffee in Central Aceh District is related to low soil productivity due to erosion. The CP max value is determined to minimize the erosion occurs. The Land Map Unit (LMU) is determined by overlaying a map of soil type, slope, and elevation then clipped with a map of existing arabica coffee. Observations and sampling were carried out at each LMU. There are four LMU have CP values did not exceed the CP max value so that the erosion value at the LMU was still below the erosion tolerance. In other (17 LMU) the CP value exceeds the CP max value so erosion exceeds tolerance erosion and appropriate conservation practices must be carried out to reduce erosion the occurred LMU


Keywords


Nilai CP; erosi; USLE; kopi arabika; CP value; erosion; USLE; arabica coffee

Full Text:

PDF

References


Basri, H., Ali, A, S., & Konadi. (2012). Prediksi Erosi Kebun Kopi Rakyat di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Rona Teknik Pertanian, 5(2).https://doi.org/10.11684/j.issn.1000-310X.2016.05.008.

da Silva, T. S., Cassol, E. A., Levien, R., Eltz, F. L. F., & Schmidt, M. R. (2020). Long-term wheat-soybean successions affecting the cover and soil management factor in usle, under subtropical climate. Revista Brasileira de Ciencia Do Solo, 44, 1–13.https://doi.org/10.36783/18069657rbcs20190180.

Ellyanti, Karim, A., & Basri, H. (2012). Analisis Indikasi Geografis Kopi Arabika Gayo Ditinjau Dari Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten. Jurnal Agrista, 16(2), 46–61.

Hermon, D., (2012). Mitigasi bencana hidrometeorologi: banjir, longsor, ekologi, degradasi lahan, puting beliung, kekeringan. Padang: UNP Press.

Larsen, I. J., & Montgomery, D. R., (2012). Landslide erosion coupled to tectonics and river incision. Nature Geoscience, 5(7), 468–473. https://doi.org/10.1038/ngeo1479.

Novotný, I., Žížala, D., Kapička, J., Beitlerová, H., Mistr, M., Kristenová, H., & Papaj, V. (2016). Adjusting the CP maximum factor in the Universal Soil Loss Equation (USLE): areas in need of soil erosion protection in the Czech Republic. Journal of Maps, 12, 58–62. https://doi.org/10.1080/17445647.2016.1157834.

Respatiningrum, A. W., Limantara, L. M., & Andawayanti, U. (2021). Analisis Debit Limpasan dan Indeks Erosivitas Hujan pada Metode USLE Akibat Variasi Intensitas Hujan dengan Alat Rainfall Simulator. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 1(2), 467–477. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.11.

Santos, J. C. F., Cunha, A. J. D. A., Ferreira, F. A., Santos, R. H. S., Sakiyama, N. S., & Lima, P. C. D. E. (2016). Herbaceous legumes intercropping in weed management of the bearing coffee crop. ASIC 24th International Conference on Coffee Science, 5(1), 770–774. https://doi.org/10.15640/jaes.v5n1a10.

Saragih, C., Nasrul, B., & Idwar, (2014). Kajian kerusakan tanah pada produksi biomassa perkebunan di Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Online Mahasiswa.

Sulastri, Adnyana, Wayan, S., & Merit, I. N. (2015). Perencanaan penggunaan lahan melalui pendekatan prediksi erosi dan klasifikasi kemampuan lahan di daerah aliran sungai koloh pasiran lombok timur. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 9(1), 63–71.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i2.23093

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id