Analisis Rendemen Biodiesel yang Dihasilkan CPO (Crude Palm Oil) dengan Metode Elektrolisis

Muhammad Thifal, Mustaqimah Mustaqimah, Darwin Darwin

Abstract


Abstrak. Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti minyak fosil (minyak diesel) yang terbuat dari minyak nabati maupun hewani yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak. Biodiesel dapat dihasilkan dari berbagai macam minyak nabati, beberapa diantaranya adalah minyak kelapa sawit, minyak kelapa, minyak kedelai, dan minyak biji jarak. Untuk mempercepat proses produksi biodiesel dapat digunakan katalis pada reaksi transesterifikasi, yaitu katalis basa ataupun asam. Proses transesterifikasi dapat menggunakan katalis padat (heterogen) atau katalis cair (homogen). Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis nilai rendemen biodiesel yang dihasilkan dari crude palm oil (CPO) dengan metode elektrolisis. CPO sebanyak 300 ml dilakukan proses transesterifikasi dengan dicampurkan etanol 96% ke dalam CPO dengan perbandingan mol CPO dengan metanol sebesar 1:3. Setelah itu digunakan perak sebagai elektroda dalam proses elektrolisis dan dibiarkan selama 60 menit dengan diaduk menggunakan magnetik stirrer. Setelah dilakukan elektrolisis didiamkan selama 24 jam, setelah itu biodiesel dipisahkan dari gliserol dan dicuci kemudian dianalisis nilai rendemen dari biodiesel. Adapun rendemen dari biodiesel dengan menggunakan elektrolisis yaitu 77,67% sedangkan untuk nilai rendemen non elektrolisis yaitu sebesar 75,67%. Hasil rendemen menggunakan elektrolisis lebih tinggi dibandingkan non elektrolisis, dari hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan elektrolisis bagus dibandingkan dengan penggunaan non elektrolisis.

Analysis of Yield and Acid Number of Biodiesel Produced CPO (Crude Palm Oil) by Electrocatalyst Method

Abstract. Biodiesel is an alternative fuel to replace fossil oil (diesel oil) made from vegetable and animal oils consisting of a mixture of mono-alkyl esters from long chain fatty acids. Biodiesel can be produced from a variety of vegetable oils, some of which are palm oil, coconut oil, soybean oil and castor seed oil. To speed up the biodiesel production process, catalysts can be used in the transesterification reaction, namely alkaline or acid catalysts. The transesterification process can use solid catalysts (heterogeneous) or liquid catalysts (homogeneous). The purpose of this research is to analyze the yield value and acid number of biodiesel produced from crude palm oil (CPO) by electrolysis method. As much as 300 ml of CPO, the transesterification process was carried out by mixing 96% methanol into CPO with a mole ratio of CPO to methanol of 1:3. After that, silver was used as an electrode in the electrolysis process and left for 60 minutes by stirring using a magnetic stirrer. After electrolysis, it was left for 24 hours, after which the biodiesel was separated from the glycerol and washed and then the yield value of the biodiesel was analyzed. The yield of biodiesel using electrolysis is 77.67%, while the yield value for non-electrolysis is 75.67%. The yield results using electrolysis are higher than non-electrolysis, the results of the analysis show that the use of electrolysis is good compared to the use of non-electrolysis.



Keywords


Biodiesel; elektrolisis; CPO; perak; rendemen ; biodiesel; electrolysis; CPO; silver; yield

Full Text:

PDF

References


Arita, S., Dara, M. B., & Irawan, J. (2008). Pembuatan metil ester asam lemak dari CPO off grade dengan metode esterifikasi-transesterifikasi. Jurnal Teknik Kimia, 15(2).

Gani, M. F. 2017. Efektivitas Pemisahan Gliserin pada Produksi Biodiesel Secara Elektrokatalis Tegangan Tinggi dengan Variasi Jarak Elektroda (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya).

Moleskine, R., Zaki, S., & Dyah Pratiwi. 2017. Pengaruh Rasio Metanol dan Tegangan Arus Elektrolisis Terhadap yield Biodiesel dari Minyak Jelantah. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. No 1, Vol 23.

Pinto, A. C., Guarieiro, L. L., Rezende, M. J., Ribeiro, N. M., Torres, E. A., Lopes, W. A., ... & Andrade, J. B. D. (2005). Biodiesel: an overview. Journal of the Brazilian Chemical Society, 16, 1313-1330.

Putri, S. K. and Supranto, S. R., 2012. Studi Proses Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa

(Coconut Oil) dengan Bantuan Gelombang Ultrasonik. Jurnal Rekayasa Proses. 6(1) :20-25.

Sinaga, S. V., Haryanto, A. & Triyono, S., 2014. Pengaruh Suhu dan Waktu Reaksi pada Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jelantah. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 3(1), pp.27-34.

Soerawidjaja, Tatang H., 2005, Minyak-lemak dan produk-produk kimia lain dari kelapa, Handout kuliah Proses Industri Kimia, Program Studi Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung.

Sudrajat, R. H., 2006. Memproduksi Biodiesel Jarak Pagar. Jakarta: Penebar Swadaya.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.23049

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id