Pendugaan Analisis Keanekaragaman Hayati Hutan Pinus di Desa Leme Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues

SEBIN HERMAN, Triaty Handayani, Ashabul Anhar

Abstract


Abstrak. Keanekaragaman Hayati atau Biodiversity merupakan variasi atau perbedaan bentuk-bentuk makhluk hidup, yang meliputi perbedaan-perbedaan pada tumbuhan, hewan dan mikroorganisme. Nilai INP merupakan salah satu indeks yang dihitung berdasarkan jumlah yang didapatkan untuk menentukan tingkat dominansi dari suatu komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai INP dan jenis keanekaragaman hayati, yang dilakukan di Desa Leme Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Pengambilan data yaitu dengan metode purvosive sampling dengan luas wilayah 10 ha yang diambil luas sample 0,5 ha dengan IS 5% sehingga terdapat jumlah 12 plot sample, masing-masing plot dengan luas 400 m2. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, keanekaragaman jenis tumbuhan yang terdapat di hutan pinus yaitu tumbuhan Pinus, Temung, Jambu Biji dan Mangga, dengan tingkat keanekaragaman lebih kecil dari 1 masuk dalam kategori rendah, sedangkan nilai INP menunjukan tumbuhan jenis Pinus lebih besar nilainya dibandingkan tumbuhan jenis lainnya, yaitu dengan nilai 277,13 dengan kategori sangat tinggi.

Estimation of Biodiversity Analisis of Pine Forests in Leme Village Blangkejeren District Gayo Lues

Abstract: Biodiversity is a variation or difference in the forms of living things, which includes differences in plants, animals and microorganisme. INP value is an index that is calculated based on the amount obtained to determine the level of dominance in a community. This study aims to determine the INP value and types of biodiversity. Which was carried out in Leme village Blangkejeren District Gayo Lues regency. Data collection is by purposive sampling method with an area of 10 ha which is taken with a sample area of 0,5 ha with an IS of 5% so that there are a total of 12 sample plots, each plot with an area of 400 m2. based on the results of research in the field, the diversity of plant species found in pine forests, namely pine, temung, guava and mango plants, with a diversity level of less than 1 is in the low category. While the INP value of 277,13 with a very high category.


Keywords


Keanekaragaman Hayati, INP, Keanekaragaman Jenis ; Biodiversity, INP, Diversity of Plant Species

Full Text:

PDF

References


Fauzi. (2012). Strategi Pengelolaan Sumberdaya Hutan Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh. Skripsi. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Hardiwinoto, S., Nurjanto, H., Nugroho, A., & Widiyatno. (2011). Pengaruh Komposisi Dan Bahan Media Terhadap Pertumbuhan Semai Pinus. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 8(1), 9-18.

Hidayat, M. (2018). Analisis Vegetasi dan Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Manifestasi Geotermal Ie Suum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan, 5(2), 114-124

Indrajaya, Yonky, Handayani, Wuri. (2008). Potensi Hutan Pinus merkusii Jungh. et de Vriese Sebagai Pengendali Tanah Longsor di Jawa. Jurnal Info Hutan, 5(3), 231-240.

Kusmana, C., Wijayanto, N., Darusman, D., & Fauzi. (2011). Analisis Nilai Ekonomi Sumberdaya Hutan Gayo Lues. Jurnal Hutan Dan Masyarakat, Vi(1), 13-20.

Marhaento, H., & Wijayantifaida, L. R. (2015). Resiko Kepunahan Keanekaragaman Hayati Di Taman Nasional Gunung Merapi: Tinjauan Spasial. Ilmu Kehutanan, 9(2), 75-84.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.22737

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id