Klasifikasi Kesesuaian Lahan Semangka di Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya

Odi Wayuna, Yulia Dewi Fazlina, Abubakar Karim

Abstract


Abstrak. Budidaya tanaman semangka merupakan salah satu teknik budidaya tanaman pertanian yang dilakukan pada lahan berpasir. Tanaman semangka yang dibudidayakan memerlukan berbagai perlakuan baik dari pengelolaan lahan, pemupukan, perawatan, pengendalian hama dan penyakit sampai pada Teknik pemanenan. Untuk menghasilkan kualitas semangka yang sesuai kriterianya, diperlukan tindakan pengelolaan lahan yang maksimal. Selain itu adanya survai atau pengelompokan lahan untuk budidaya tanaman semangka adalah salah satu proses yang tidak dapat dilupakan. Tanaman semangka biasanya hidup pada dataran rendah. Dibutuhkan beberapa unsur hara yang cukup seperti N dan K untuk memaksimalkan pertumbuhan dan produksi buah semangka. Keberadaan beberapa unsur hara ini dapat dilihat pada saat menentukan pengelompokan atau klasifikasi kesesuaian lahan tanaman semangka. Salah satu budidaya tanaman semangka yang terdapat di wilayah Aceh adalah Kecamatan Kuala Pesisir. Daerah ini merupakan wilayah pesisir yang didominasi area pantai dan lahan berpasir. Selain itu, budidaya tanaman semangka yang dilakukan petani pada wilayah ini telah mencapai 10 tahun lamanya.

 

Kata Kunci : Semangka, Kesesuaian Lahan, Kuala Pesisir

 

Abstract..Watermelon cultivation is one of the agricultural crop cultivations techniques in carried out on regosol. Watermelon plants cultivated required in various treatmetns, include land management, fertilizations, maintenance, pest and disease control, including harvesting techniques. To getting the best watermelon production, maximum land management are needed. In fact, the existence of survey or grouping of watermelon land is the most important things. Watermelon usually growth in lowland capacity of high. It take some sufficient nutrients such as N and K to maximize of growth. One of the watermelon land cultivation is Kuala Pesisir District. It located in Nagan Raya regency. This area is a coastal area which is dominated by coastal areas and sandy land. In addition, the cultivation of watermelons carried out by farmers in this area has reached 10 years ago.

Keywords: Watermelon, Land Suitibility, Kuala Pesisir District


Keywords


Semangka, Kesesuaian Lahan, Kuala Pesisir; Watermelon, Land Suitibility, Kuala Pesisir District

Full Text:

PDF

References


Abdullah, 2009. Jenis-jenis hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di tempat pelelangan ikan Kuala Tuha Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Bio-Edukasi. Volume. 2 (3). 1-2.

Abdullah. 2012. Respons pertumbuhan tanaman semangka dengan perlakuan dosis pupuk organik. Jurnal Pertanian Persada. Vol. 5 (6): 26-36.

Afrida, W. 2012. Budidaya tanaman buah semangka (Citrullus lanatus) pada lahan salin. Jurnal Holtikultura. Vol. 05: 8-9.

Arabia, T., A. Karim, dan Manfarizah. 2012. Morfologi dan Klasifikasi Tanah. Unsyiah Press. Banda Aceh.

Subowo, 2010. Evaluasi kesesuaian lahan beberapa tanaman komoditas di berbagai ketinggian lereng di Kabupaten Banyuasin. Jurnal E-Sains. Vol 2. 2 (23) 1-5.

Sukarman. A. Mulyani,. S. Purwanto., 2018. Modifikasi metode evaluasi kesesuaian lahan berorientasi perubahan iklim. Jurnal Agrifores. Vol. 12. 2 (2) 2-4.

Suprapto, G 2018. Pengaruh dosis kalium dan jumlah cabang terhadap hasil dan kualitas buah semangka. Skripsi. Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian Universitas Jember. Jember.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v8i1.22449

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id