Pengaruh Perlakuan Benih Menggunakan Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Terhadap Viabilitas dan Vigor Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Dari Benih Kadaluarsa

Syarifah Shahibul Fitri, Siti Hafsah, Syamsuddin Syamsuddin

Abstract


Abstrak. Benih kadaluarsa merupakan benih yang telah mengalami deteriorasi, jika digunakan dalam usaha budidaya tanaman dapat membuat pertumbuhan dan hasil yang rendah. Perlakuan benih dengan rizobakteri PGPR sangat berperan dan bermanfaat pada proses perkecambahan benih dalam kondisi lingkungan yang terancam. Tujuan penelitian ini adalah dapat mengetahui pengaruh perlakuan benih menggunakan rizobakteri pemacu pertumbuhan terhadap viabilitas dan vigor cabai merah (Capsicum annuum L.) kadaluarsa sebagai perbandingan dengan benih yang masih produktif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian dimulai dari 22 Januari sampai 15 April 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan faktor yang diteliti yaitu jenis rizobakteri sebanyak 18 isolat dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih cabai merah kadaluarsa menggunakan perlakuan rizobakteri dapat memberikan dampak positif (berpengaruh nyata) terhadap keserempakan spontanitas tumbuh (KSp), dimana terdapat nilai tertinggi pada tolok ukur kerempakan spontanitas tumbuh yaitu ASP 7/4 dengan nilai 42,50%, terdapat rizobakteri ASP 5/3 dengan nilai tercepat benih tumbuh ialah 5,13 hari pada tolok ukur T50, dimana waktu terlama benih tumbuh pada T50 yaitu 10,32 hari yang terdapat pada perlakuan rizobakteri ASP 6/1.

Effect of Seed Treatment Using Stimulating Rhizobacteria on Viability and Vigor of Red Chili (Capsicum annuum L.) from Expired Seeds

Abstract. Expired seeds are seeds that have deteriorated, if used in the cultivation of plants can cause low growth and yields. Seed treatment with PGPR rhizobacteria plays a very important and beneficial role in the seed germination process in threatened environmental conditions. The purpose of this study was to determine the effect of seed treatment using growth promoting rhizobacteria pn viability and vigor of expired red chili (Capsicum annuum L.) as a comparison with productive seeds. This research was conducted at the Seed Science and Technology Laboratory, Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh. The research was carried out from January 22 to April 15 2022. This study used a non factorial completely randomized design (CRD) with 18 isolates and controls. The results showed that expired red chili seeds using rhizobacteria treatment could have a positive impact (significant effect) on the growth spontaneity of growth (KSp). Where there was the highest value on the benchmark of growth spontaneity, namely ASP 7/4 with a value of 42,50% there were rhizobacteria ASP 5/3 with the fastest value of seed growing was 5,13 days at the T50 benchmark, where the longest time the seeds grew at T50 was 10,32 days which was found in the ASP 6/1 rhizobacteria treatment.



Keywords


Kata kunci : ASP 7/5, ASP 5/3, Deteriorasi, KSp, 18 isolat dan T50; Keywords: ASP 7/4, ASP 5/3, Deterioration, KSp, 18 Isolates and T50

Full Text:

PDF

References


Beneduzi, A., Adriana, A. and Passaglia, L.M.P., 2012. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Their Potential as Antagonists and Biocontrol Agents. Journal Genetics and Molecular Biology, 4(35), pp.1044-1051.

Elango, R., Parthasarathi, R. and Megala, S., 2016. Field Level Studies on the Association of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) in Gloriosa Superba L. Rhizosphere. Indian Streams Research Journal, 6(6), pp.1-5.

Gundala, B.T., Trisda, K. and Halimursyadah, 2018. Pengaruh Konsentrasi Auksin dalam Hydropriming Benih Cabai yang Berbeda Tingkat Kadaluarsa Terhadap Viabilitas Benih. Journal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(4), pp.159–167.

Halimursyadah, Jumini and Muthiah, 2015. Penggunaan Organic Priming dan Periode Inkubasi untuk Invigorasi Benih Cabai Merah (Capsicum annum L.) Kadaluarsa pada Stadia Perkecambahan. Journal Floratek, 10(2), pp.78-86.

Lisa., Bibiana, R.W. and Muhanniah, 2018. Serapan Unsur Hara Fosfor (P) Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) pada Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizotobacter) dan Trichokompos. Journal Agrotan, 4(1), pp.57–73.

Mardiah, Syamsuddin and Effendi, 2016. Perlakuan Benih Menggunakan Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Journal Floratek, 11(1), pp.25–35.

Rahni, N.M., 2012. Efek Fitohormon PGPR Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays). Journal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 3(2), pp.27–35.

Simanjuntak, D.R., Halimursyadah and Syamsuddin, 2019. Perlakuan Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman (RPPT) dengan Beberapa Tingkat Kerapatan Inokulun Rizobakteri Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Cabai Merah Kadaluarsa (Capsicum annuum L.). Journal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 5(3),

Sutariati, G.A.K. and Wahab, A., 2010. Isolasi dan Uji Kemampuan Rizobakteri Indigenous sebagai Agensia Pengendali Hayati Penyakit Pada Tanaman Cabai. Journal Hortikultura, 20(1), pp.2337-3520.

Sugianto, S.K., Shovitri, M. and Hidayat, A., 2018. Potensi Rhizobakteri Sebagai Pelarut Fosfat. Journal Sains dan Seni ITS, 7(2), pp.7–10.

Syamsuddin, Siti, H., Vina, M. and Ainun, M., 2022. The Effect of Plant Growth Promoting Rhizobacteria on Germination and Seedlings Growth of Chili. Natural Journal, 22(2), pp.85–93.

Sunarlim R dan Widaningrum. 2005. Cara pemanasan, suhu dan lama penyimpanan terhadap masa simpan susu kambing. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Sudarwanto M. 2012. Pemeriksaan Susu dan Produk Olahannya. Buku Pegangan. Bogor (ID). IPB Pr.

[SNI] Standar Nasional Indonesia. 1995. No.01-3951-1995:Standar Mutu Produk Susu dan olahannya Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) Buku I. Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan .Dirjen Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. Departemen Pertanian.

[SNI] Standar Nasional Indonesia .2000. No.01-6366-2000 : Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Batas Maksimum Residu dalam Bahan Makanan Asal Hewan .Dewan Standar Nasional.

Varman AH , Sutherland P .1994. Milk and Milk Products : technology, Chemistry and microbiology. Chapman and Hall .London .

Walstra p, Jennes R. 1984. Dairy Chemistry and Physics. John Willey and Sons Inc., New York.

Wandling L.R, Sheldon BW, Foegeding PM. 1999. Nisin in milk sensitizes Bacillus Spp spores to heat and prevents recovery of survivors. J Food Protection. 65(2): 492-498 .




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.22397

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id