Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Petani Terhadap Teknologi Combine Harvester

Widya Rizki Rahmatunnisa, Rahmaddiansyah Rahmaddiansyah, Agussabti Agussabti

Abstract


Abstrak.Pembangunan pertanian memiliki tugas utama yang salah satunya adalah menemukan metode atau cara bagi pertanian untuk dapat dipraktikkan secara efektif oleh petani. Pembangunan pertanian merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi dan masyarakat pada umumnya. Struktur Produk Domestik Bruto Aceh menurut lapangan usaha berdasarkan harga berlaku pada tahun 2021 masih didominasi pertanian sebesar 30,06%. Pertanian tanaman pangan khususnya padi menjadi salah satu bagian penyumbang dari pertumbuhan ekonomi Aceh. Perkembangan teknologi pertanian diciptakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian. Salah satu teknologi pertanian adalah Combine Harvester, pemanen padi dilengkapi dengan alat yang dapat memotong, merontokkan, dan mengangkut beras dalam satu operasi dan dioperasikan oleh operator. Pengetahuan tentang teknologi yang diperoleh petani, apapun metode dan medianya, petani dapat memilih menggunakan atau menolak teknologi yang sesuai dengan kebutuhan usahataninya. Persepsi masyarakat terhadap penggunaan Combine Harvester yang dapat membantu petani untuk mengadopsi teknologi tersebut sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan serta mengurangi kehilangan hasil panen. Penelitian bertujuan melihat persepsi petani terhadap teknologi Combine Harvester dan faktor-faktor yang mempengaruhi petani mengadopsi teknologi Combine Harvester di Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie Jaya. Dilaksanakan di 16 desa di Kabupaten Aceh Besar dan 10 desa di Kabupaten Pidie Jaya. Menggunakan metode quota sampling dengan sampel 60 orang. Metode analisa data menggunakan skala Likert dan Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjnukkan bahwa persepsi petani padi di Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie Jaya terhadap teknologi Combine Harvester adalah sebesar 73,3% yang termasuk dalam kategori baik. Secara serentak variabel umur, tingkat pendidikan, luas lahan, pendapatan petani, partisipasi kelompok dan kontak dengan penyuluh berpengaruh signifikan terhadap adopsi Combine Harvester oleh petani. Secara parsial variabel umur, tingkat pendidikan dan luas lahan memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap adopsi Combine Harvester. Variabel partisipasi kelompok dan kontak dengan penyuluh memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap adopsi Combine Harvester. Sedangkan variabel pendapatan usahatani tidak berpengaruh secara tidak signifikan.

 

Factors Affecting Farmers' Adoption of Combine Harvester Technology

Abstract. Agricultural development has one of the main tasks is to find methods for agriculture to be practiced by farmers effectively. Agricultural development is an important part of economic development and for society. The structure of Aceh's Gross Domestic Product according to business fields based on current prices in 2021 is still dominated by agriculture at 30.06%. Food crop agriculture, especially rice, is one of the contributors to Aceh's economic growth. The development of agricultural technology was created to improve the quality and quantity of agricultural production. One of the agricultural technologies is Combine Harvester, a rice harvester equipped with a tool that can cut, thresh, and transport rice in one operation and is operated by an operator. Knowledge of technology obtained by farmers through any method and media, farmers can choose to use or reject technology that suits their farming needs. It is hoped that the good public perception of the use of the Combine Harvester can help farmers to adopt this technology so that it can increase farmers' production and income and reduce yield losses at harvest. This study aims to look at farmers' perceptions of Combine Harvester technology and the factors that influence farmers to adopt Combine Harvester technology in Aceh Besar District and Pidie Jaya District. The research was conducted in 16 villages in Aceh Besar District and 10 villages in Pidie Jaya District. Using quota sampling method with a sample of 60 people. The data analysis method uses a Likert scale and Binary Logistic Regression. The results of the study show that the perception of rice farmers in Aceh Besar and Pidie Jaya districts on Combine Harvester technology is 73.3% which is belong to good category. Simultaneously, the variables of age, education level, land area, farmer's income, group participation and contact with extension workers have a significant effect on the adoption of Combine Harvester by farmers. Partially, the variables of age, education level and land area have a significant positive effect on the adoption of Combine Harvester. Variables of group participation and contact with extension workers have no significant negative effect on Combine Harvester adoption. While the farm income variable does not have an insignificant effect.



Keywords


Adopsi; Persepsi; Combine Harvester; Adoption; Perception; Combine Harvester

Full Text:

PDF

References


Amrullah, E.R. dan Pullaila, A. 2019. Dampak Penggunaan Combine Harvester Terhadap Kehilangan Hasil Panen Padi di Provinsi Banten. Jurnal Agro Ekonomi, 37(2):113-122.

Anto, A., dan Sintha E.P., 2020. Korelasi Karakteristik Sosial Ekonomi Petani dengan Tingkat Adopsi Combine Harvester pada Usahatani Padi Lahan Pasang Surut di Kabupaten Pulang Pisau. Jurnal AGRI PEAT, 21(1):11-19.

Babbie, E. R. et. al., 2007. Adventures in social research: data analysis using SPSS 14.0 and 15.0 for Windows. Pine Forge Press.

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. 2022. Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Aceh 2021 (Angka Tetap). BPS Aceh. Banda Aceh.

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. 2022. Pertumbuhan Ekonomi Aceh Triwulan IV-2021. BPS Aceh. Banda Aceh

Hosmer, D. W. et. al. 2000. Applied Logistic Regression Second Edition. John Wiley and Sons. New York.

Iswari, K., 2012. Kesiapan Teknologi Panen dan Pascapanen Padi dalam Menekan Kehilangan Hasil dan Meningkatkan Mutu Beras. Jurnal Litbang Pertanian, 31(2): 58-67.

Kasiram, Moh. 2008. Metodologi Penelitian. UIN-Malang Pers. Malang.

Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret. University Press. Surakata.

Suganda, M.R., et al. 2020. Persepsi Petani Terhadap Pemanfaatan Bantuan Combine Harvester di Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Jurnal Agribisnis Terpadu, 13(1): 154-166.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, CV. Bandung

Swastika. D.K.S. 2012. Teknologi Panen dan Pascapanen Padi: Kendala Adopsi dan Kebijakan Strategi Pengembangan. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(4): 331-346.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.22350

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id