Pengaruh Tingkat Kematangan Buah dan Konsentrasi Pupuk Green Tonik terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)

Rika Damaiyanti, Ainun Marliah, Erida Nurahmi

Abstract


Abstrak. Kakao termasuk hasil perkebunan yang berguna dalam ekonomi indonesia, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tingkat kematangan dan konsentrasi pupuk green tonik terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian dilangsungkan di kebun percobaan, Laboratorium Teknologi Benih, Laboratorium Ilmu Gulma universitas syiah kuala Banda Aceh, dimulai November 2021 – Februari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan faktor yang diteliti tingkat kematangan buah 3 taraf (kuning pada alur buah, kuning pada alur dan punggung buah, kuning keseluruhan) dan konsentrasi pupuk green tonik 4 taraf (0, 2, 4, 6 ml L-1 air). Pertumbuhan bibit terbaik akibat tingkat kematangan berasal dari kuning pada alur dan punggung buah, Pertumbuhan bibit terbaik akibat konsentrasi pupuk Green Tonik dari pemberian 2 ml L-1 air. Pertumbuhan bibit terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan tingkat kematangan kuning pada alur dan punggung buah dan konsentrasi pupuk Green Tonik 2 ml L-1 air.

Effect Of Fruit Maturity Level and Application of Green Tonic Fertilizer Concentration on The Growth of Cocoa Seedling (Theobroma cacao L)

Abstract. Cocoa is a useful plantation product in the Indonesian economy, the purpose of this study was to determine the effect of maturity level and concentration of green tonic fertilizer on the growth of cocoa seedlings. The research was conducted in an experimental garden, Seed Technology Laboratory, Weed Science Laboratory, syiah kuala university Banda Aceh, starting November 2021 – February 2022. This study used a randomized block design with 3 levels of fruit maturity level (yellow on the fruit groove, yellow on the the groove and fruit back, yellow overall) and concentration of green tonic fertilizer (0, 2, 4, 6 ml L-1 of water) The best growth of seedlings due to the level of maturity comes from the yellow on the grooves and ridges of the fruit. The best growth of seedlings is due to the concentration of Green Tonic fertilizer from giving 2 ml L-1 of water. The best seedling growth was found in the combination of yellow maturity level treatment on grooves and fruit backs and Green Tonic fertilizer concentration of 2 ml L-1 of water.



Keywords


Kakao; Pupuk Green Tonik;Tingkat Kematangan; Cacao; Green Tonic Fertilizer; Maturity Level

Full Text:

PDF

References


AB, F., Nasriani and Yani, A. (2008). Teknologi Budidaya Kakao.Pdf’, Teknologi Budidaya Kakao. Bogor, P. 31.

Adil, W.H., Sunarlim, N. and Roostika, I. (2005). Effect of Three Different Nitrogen Fertilizers on Several Vegetable Crops. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 7(1), Pp. 77–80.

Ayyub, C.M. et al. (2007). Effect Of Seed Maturity And Storability On Viability And Vigour In Pea ( Pisum Sativum L .) Seeds. Pp. 269–273.

Brest and Barack. (2009). Leaf Area Index Simulation In Soybean Grown Under Near-Optimal Conditions. Field Crops Research. 108(1), Pp. 82–92.

Darmawan, A.C. and Respatijarti, L.S. (2014). Pengaruh Tingkat Kemasakan Benih terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum Frutescent L .) Varietas Comexio. Jurnal Produksi Tanaman. 2(4), Pp. 339–346.

Hatta, M. et al. (2006). Pengujian Media Tanam dan Pupuk Ke-17 pada Pertumbuhan Bibit Kakao Evaluation of Planting Media and Fertilizer Me-17 on Growth of Cacao Seedling. J. Floratek. 2, Pp. 19–27.

Ilyas, S. and Sopian, O. (2013). Effect of Seed Maturity and Invigoration on Seed Viability and Vigor, Plant Growth, and Yield of Bambara Groundnut (Vigna Subterranea (L.) Verdcourt)’, Acta Horticulturae, 979, Pp. 695–702.

Lamawulo, K., Rehatta, H. and Nendissa, J.I. (2017). Pengaruh Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada Merah (Lactuca Sativa L.). Jurnal Budidaya Pertanian, 13(1), P. 53.

Limbongan, J. and Djufry, F. (2014). Pengembangan Teknologi Sambung Pucuk Sebagai Alternatif Pilihan Perbanyakan Bibit Kakao. J.Litbang, 32(4), Pp. 166–172.

Lingga, P. and Marsono. (2003). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta

Lukito Am., Mulyono, Tetty Yullia, dan H.I. (2010). Panduan Lengkap Budidaya Kakao. 1st Edn. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Mandic, V. et al. (2015). Effect of Foliar Fertilization on Soybean Grain Yield. Biotechnology in Animal Husbandry, 31(1), Pp. 133–143.

Nasamsir (2014). Respons Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair pada Jenis Aksesi Buah Kakao yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 14(3), Pp. 91–100.

Nurahmi, E., Kurniawan, T. and Danil, T. (2013). Pengaruh Tingkat Kemasakan Buah dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Super Aci terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrista Unsyiah, 17(2), Pp. 67–70.

Olaiya, A.O. (2016). Growth and Development of Cacao (Theobroma cacao L.) Sedding in Nursery As Influenced Pod Maturity and Retaining Period After Harvesting. Nigeria. Journal Of Ecologi, 15(1), Pp. 19–23.

Polnaya, F. and Lesilolo, M.K. (2012). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Green Tonik dan Waktu Pemberian Pupuk terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.). Jurnal Budidaya Pertanian. 8(1), Pp. 31–38.

Prasetya, B., Kurniawan, S. and Febrianingsih, M. (2009). Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pupuk Cair terhadap Serapan N dan Pertumbuhan Sawi (Brassica Juncea L.) pada Entisol. Jurnal Agritek. 17(5), Pp. 1022–1099.

Safitri, M., Handayani, T.T. and Berti Yolida (2015). Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Buah Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan Kangkung Darat. Jurnal Biotekdidik, 3(5), Pp. 1–11.

Sepentong and Syahfari, H. (2014). Pengaruh Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Green Tonik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays L. Saccharata Sturt). Jurnal Agrifor, Xiii(2), Pp. 199–206.

Setyowati, N., & Utami, N.W. (2008). Pengaruh Tingkat Ketuaan Buah, Perlakuan Perendaman dengan Air dan Larutan Ga3 terhadap Perkecambahan Brucea Javanica L. J.Biodiversitas., 9(1), Pp. 13–16.

Setyowati, N. (2009). The Effect of Seed Maturity, Temperature and Storage Period on Vigor of Picrasma javanica Bi. Seeding. Biodiversitas, 3(10), Pp. 49–53.

Sugiart, Basuki, T.T Handayani1, Yulianty, Z. (2018). Pengaruh Perendaman dan Tingkat Kematangan Buah Kakao (Theobroma cacao L) terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Kecambah Biji Kakao’, 5(1), Pp. 19–26.

Surya, M.I. (2008). Pengaruh Tingkat Kematangan Buah terhadap Perkecambahan Biji pada Pyracantha Spp. Buletin Kebun Raya Indonesia, Pp. 36–40.

Susilo, A.W. (2014). Bahan Tanam Unggul Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Jember.

Suwarto dan Y. Oktavianty. (2010). Budidaya Tanaman Perkebunan Unggulan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Wahyudi, I., Mahdalena and Hamidah (2018). Pengaruh Pemberian Pupuk Green Tonic dan Pupuk NPK Mutiara terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao Forestero (Theobroma cacao L). J. Agrifarm, 7(1), Pp. 10–14.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.22195

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id