Pengaruh Konsentrasi CMC (Carboximethyl Cellulosa) Pada Pembuatan Edible film Berbasis Gelatin Ceker Ayam

Rahmiati Rahmiati, Darwin Darwin, Ratna Ratna

Abstract


Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat kemasan ramah limgkungan edible film dari bahan gelatin ceker ayam serta mengkaji pengaruh konsentrasi CMC (carboxymethyl cellulosa) dengan perbedaan konsentrasi terhadap karakteristik edible film yang dihasilkan. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan gelatin kemudian dilanjutkan dengan pembuatan edible film. Penelitian ini memiliki 2 perlakuan dan 3 ulang sehingga diperoleh 6 sampel. Parameter yang duiji pada penelitian ini adalah ketebalan, water content, water solubility, kuat tarik, elongasi, modulus young, swelling, pH, water vapor permeability dan oxygen permeability.

Hasil dari penelitian adalah  diperoleh rata-rata ketebalan yang berbeda-beda yaitu 0,083 mm dan 0,095 mm.  Nilai water content sebesar 19, 335% dan 19,572%. Nilai water solubility berturut-turut yaitu 39,512% dan 40,389%. Nilai kuat tarik  yaitu sebesar 1,706 kgf/mm2dan 1,91 kgf/mm2. Nilai elongasi yang berbeda-beda yaitu 54,88% dan 91,413%. Modulus young diperoleh nilainya berturut-turut yaitu 0,016 N/m2 dan 0,022 N/m2. Nilai swelling diperoleh sebesar 56,238% dan 58,618%. pH memiliki nilai yang hampir sama yaitu sebesar 8,333 dan 8,666. Nilai laju transmisi uap air yaitu sebesar 0,025 g.m-1.P-1.h-1 dan 0,027 g.m-1.P-1.h-1. Nilai oxygen permeability yang diperoleh yaitu 0,22 g.m-1.P-1.h-1 dan 0,25 g.m-1.P-1.h-1.

Effect of CMC (Carboximethyl Cellulosa) Concentration on the Production of Edible film Based on Chicken Claw Gelatin


Abstract. The purpose of this study was to make environmentally friendly edible film packaging from chicken claw gelatin and to examine the effect of the concentration of CMC (carboxymethyl cellulose) with different concentrations on the characteristics of the resulting edible film. This research begins with the manufacture of gelatin and then continues with the manufacture of edible films. This study had 2 treatments and 3 replications so that 6 samples were obtained. The parameters tested in this study were thickness, water content, water solubility, tensile strength, elongation, Young's modulus, swelling, pH, water vapor permeability and oxygen permeability.

The result of the research is that the average thickness is different, namely 0.083 mm and 0.095 mm. The water content values were 19, 335% and 19,572%. The water solubility values are 39.512% and 40.389%, respectively. The tensile strength values are 1.706 kgf/mm2and 1.91 kgf/mm2. The different elongation values are 54.88% and 91.413%. Young's modulus values obtained are 0.016 N/m2 and 0.022 N/m2respectively. The swelling values obtained were 56.238% and 58.618%. pH has almost the same value, namely 8.333 and 8.666. The value of the water vapor transmission rate is 0.025 g.m-1.P-1.h-1 and 0.027 g.m-1.P-1.h-1. The oxygen permeability values obtained were 0.22 g.m-1.P-1.h-1 and 0.25 g.m-1.P-1.h-1.


Keywords


Edible film; Gelatin; Ceker Ayam ; Edible film; Gelatin; Chicken Feet

Full Text:

PDF

References


Afriyani, Wely, N. A., Widyastuti, R., Arifin, M. 2020. Karakterisasi Edible film Selulosa Batang Jagung (Zea mays) dengan Penambahan Sorbitol. Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian. 4(2) :129-135.

Agusman dan Chamidah, A. 2010. Pengaruh Pencampuran Asam Asetat (CH3COOH) dan Asam Sitrat (C6H8O7) Sebagai Pelarut Terhadap Sifat Edible film Kitosan. Prosiding Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan.

ASTME1252. 2017. Standart Practice for General Technique for Obtaining Infrared Spectra for Qualitative Analysis, Annual Book of ASTM Standarts. American Society for Testing and Materials (ASTM). Philadelphia.USA. 8(1): 422.

Che Man Y. B, Syahariza, Z. A dan A. Rochman. 2010. Chapter 1. Fouriertransform infrared (FTIR) spectroscopy : development, techniques, andapplication in the analysis of fats and oils, in Fourier Transform Infrared Spectroscopy (ed Oliver J. Ress). Nova Science Publisher. New York. USA.

Dwi, P, A., Rahim, A dan Gatot, S, H.2014. Karakteristik Fisik, Mekanik dan Sensoris Edible film dari Pata Talas Pada Berbagai Konsentrasi Asam Palmitat. 2(6):606-610.

GMIA.2012. Gelatin Handbook. Gelatin Manufacturers Institute of America Members as of January 2012.

Japanese Industrial Standard.1975. Japanese Standard Association. Vol 2: 1707.

Kurniadi, H. 2009. Kulaitas Gelatin Tipe A dengan Bahan Baku Tulang Paha Ayam Broiler pada Lama Ekstraksi yang Berbeda. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Lismawati. 2017. Pengaruh Penambahan Plasticizer Gliserol Terhadap Karakteristik Edible film dari Pati Kentang (Solanum tuberosum L.). Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Alauddin Makassar.

Puspawati, N. M. Simpen, I. N dan Miwada, S. I. N. 2012. Isolasi Gelatin dari Kulit Ayam Broiler dan Karakterisasi Gugus Fungsinya dengan Spektrofotomri FTIR. Universitas Udayana. Denpasar.

Rares, R. C., Sompie, M., Mirah, A, Dp., Kalele, J. A. D. Pengaruh Waktu Perendaman dalam Larutan Asam Asetat (CH3COOH) Terhadap Karakteristik Fisik dan Kimia Gelatin Ceker Ayam. 37(2) : 268-275.

Steel, R.G.D. dan J.H. Torrie. 1998. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Suryati, S., Nasrul, Z. A., Meriatna, M., & Suryani, S. 2017. Pembuatan dan karakterisasi gelatin dari ceker ayam dengan proses hidrolisis. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 4(2): 66-79.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.21937

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id