Karakteristik Edible Film dari Gelatin Ceker Ayam

Cut Ulfariati, Yusmanizar Yusmanizar, Ratna Ratna

Abstract


Abstrak. Edible film merupakan suatu lapisan yang terbuat dari bahan-bahan yang dapat dikonsumsi dan dibentuk diatas komponen makanan. Salah satu bahan utama yang bisa digunakan dalam pembuatan edible film adalah gelatin yang berasal dari ceker ayam. Ceker ayam merupakan bagian dari ayam yang kurang diminati yang terdiri dari komponen kulit, tulang, otot dan kolagen. Potensi ceker ayam untuk dibuat gelatin dapat dilihat dari kandungan kolagen didalamnya yaitu 5,64 – 31,39% dari total protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik edible film yang berbahan dasar gelatin ceker ayam dan pengaruh penambahan konsentrasi gliserol terhadap karakteristik edible film. Hasil penelitian yang didapatkan dari perlakuan edible film dengan konsentrasi 0,5% dan 2% adalah ketebalan 0,098 – 0,103 mm, kekuatan tarik 27,00 – 32,59 MPa, elongasi 30,08 – 144,53 % dan modulus Young 19,69 – 120,66 MPa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Edible film berbasis gelatin ceker ayam dengan konsentrasi gliserol 0,5% dan 2% berpengaruh nyata terhadap nilai elongasi dan modulus Young, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai ketebalan dan kekuatan tarik.

Characteristics Chicken Feet Gelatin-Based Edible Film

Abstract. Edible film is a layer made of materials that can be consumed and formed on top of food components. One of the main ingredients that can be used in the manufacture of edible films is gelatin from chicken feet. Chicken feet are part of the chicken that is less desirable which consists of skin, bone, muscle and collagen components. The potential of chicken claws to be made gelatin can be seen from the collagen content in it, which is 5.64 - 31.39% of the total protein. This study aims to determine the characteristics of edible films made from chicken claw gelatin and increase the concentration of glycerol on the characteristics of edible films. The results obtained from the treatment of edible films with concentrations of 0.5% and 2% are thickness 0.098 – 0.103 mm, tensile strength 27.00 – 32.59 MPa, elongation 30.08 – 144.53% and Young's modulus 19.69 – 120.66MPa. From the results of the study, it can be said that the edible film based on chicken claw gelatin with glycerol concentrations of 0.5% and 2% significantly affected the elongation value and Young's modulus, but had no significant effect on the thickness and tensile strength values.



Keywords


Edible film; gelatin; ceker ayam ; Edible film; gelatin; chicken feet

Full Text:

PDF

References


Asmoro, N. W., C. B. Handayani., Afriyanti., B. Hanggara dan B. Nugroho. 2018. Karakteristik fisik edible film dari gelatin limbah tulang ayam dengan perbedaan konsentrasi plastisizer. Prosiding Seminar Nasional 5th FP. 146-153.

Ismaya, F. C., Nurul H. F dan Tri Y. H. 2021. Pembuatan dan karakterisasi edible film dari nata de coco dan gliserol. Jurnal Teknologi. 13(1) : 81-88.

Jacoeb, A. M., R. Nugraha, S. P. S. D. Utari. 2014. Pembuatan edible film dari pati buah lindur dengan penambahan gliserol dan karaginan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 17(1): 14-21.

Juliyarsi, I., S. Melia dan A. Sukma. 2011. The quality of edible film by using glycerol as plastisizer. Pakistan Journal of Nutrition. 10 (9): 884-887

Miskiyah., K. S Sasmitaloka., E. Kamsiati., Juniawati., dan A. Budiyanto. 2020. Karakteristik mutu gelatin ceker ayam sebagai alternatif gelatin halal. Jurnal Standardisasi. 22(3): 239-244.

Nahwi, N. F. 2016. Analisis pengaruh penambahan plastisizer gliserol pada karakteristik edible film dari pati kulit pisang raja, tongkol jagung dan bonggol enceng gondok. Skripsi. Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.

Ningsih, S. H. 2015. Pengaruh plasticizer gliserol terhadap karakteristik edible film campuran whey dan agar. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar.

Pangesti, A. D., Abdul R dan Gatot S. H. 2014. Karakteristik fisik, mekanik dan sensoris edible film dari pati talas pada berbagai konsentrasi asam palmitat. Jurnal Agrotekbis. 2(6): 604–610.

Puspitasari, D. A. P., V.P. Bintoro dan B. E. Setiani. Kualitas warna, tingkat kejernihan dan tingkat ketebalan film gelatin tulang cakar ayam sebagai alternatif bahan dasar edible film. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 2(3): 144-147.

Saragih, R. 2018. Pembuatan dan karakterisasi edible film gelatin dan kitosan dari cangkang lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Skripsi. Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sari, T. I., H. P. Manurung dan F. Permadi. 2008. Pembuatan edible film dari kolang kaling. Jurnal Teknik Kimia. 15(4) : 27-35.

Wulandari, W. 2012. Analisis pengaruh variasi komposisi pati bonggol pisang, antioksidan jahe dan gliserol terhadap karakteristik edible film. Skripsi. Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang

Yuan, D., et al. 2021. Preparation and characterization of chitosan-based edible active films incorporated with sargassum pallidum polysaccharides by ultrasound treatment. International Journal of Biological Macromolecules. 183: 473–80.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.21929

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id