Analisis Headloss Irigasi Tetes Tipe Drip Line Pada Lahan Melon Menggunakan Aplikasi EPANET 2.2

Hasanul Gusni Gunawan, Indera Sakti Nasution, Purwana Satriyo

Abstract


Abstrak. Efisiensi pendistribusian air perlu dijaga terutama pada jaringan irigasi yang menggunakan sistem saluran tertutup atau perpipaan sebagai wadah pendistribusian dimana terjadinya headloss yang mengakibatkan pendistribusian aliran menjadi terhambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung headloss yang terjadi pada rangkaian pipa-pipa penyaluran irigasi tetes tipe drip line menggunakan software EPANET 2.2. Metode penelitian adalah pengambilan data fisik yang ada pada pada irigasi tetes tipe dripline meliputi data panjang pipa, diameter pipa, ketinggian reservoir terhadap lahan, aksesoris atau sambungan dan skema jaringan  yang telah dibangun sebelumnya untuk menghitung headloss yang terjadi menggunakan aplikasi EPANET. Hasil penelitian menunjukkan nilai kecepatan aliran pada saluran memenuhi kriteria pada aplikasi EPANET dengan nilai maksimum 0.44 m/s dan minimum yaitu 0.02 m/s. Nilai tekanan yang dihasilkan pada EPANET mempunyai nilai maksimum 8 meter atau setara dengan 0.8 atm dan terendah 6.5 meter atau 0.65 atm. Nilai headloss yang didapati pada saluran irigasi ini dengan menggunakan aplikasi EPANET bernilai tinggi dimana nilai terendah yaitu 0.29 m/km, dimana pada aplikasi ini batas terbesar headloss tejadi yaitu lebih dari 0.1 m/km sehingga hal ini menjadi bahan evaluasi kembali pada saat merancang irigasi agar nilai headloss yang terjadi dapat di kecilkan.

Head Loss Analysis of Drip Irrigation Tape Drip Line in Melon Garden Using EPANET 2.2 App

Abstract. Efficiency of water distribution needs to be maintained, especially in irrigation networks that use a closed channel system or piping as a distribution where the head loss occurs which results in the distribution of flow being hampered. The purpose of this research is to calculate the headloss that occurs in a series of drip irrigation distribution pipes using the EPANET 2.2 software. The research method is the retrieval of physical data on dripline type drip irrigation including data on pipe length, pipe diameter, reservoir height to land, accessories or connections and network schemes that have been built previously to calculate headloss that occurs using the EPANET application. The results showed that the flow velocity in the channel met the criteria for the EPANET application with a maximum value of 0.44 m/s and a minimum of 0.02 m/s. The pressure value generated on EPANET has a maximum value of 8 meters or equivalent to 0.8 atm and the lowest is 6.5 meters or 0.65 atm. The headloss value found in this irrigation canal using the high value EPANET application where the lowest value is 0.29 m/km, where in this application the largest headloss limit occurs, which is more than 0.1 m/km so that this becomes a material for re-evaluation when designing irrigation so that the value of the headloss that occurs can be minimized.


Keywords


Irigasi tetes; Dripline,; Headloss; Perpipaan; EPANET; Drip irrigation; Dripline; Headloss; Piping; EPANET

Full Text:

PDF

References


Adhiguna, R.T., Amin. R. 2018. Teknologi Irigasi Tetes Dalam Mengoptimalkan Efisiensi Penggunaan Air Di Lahan Pertanian. Jurusan Teknologi Pertanian. Universitas Sriwijaya. Palembang

Anwar, M. 2017. Analisis Kawasan Perhatian Investasi menggunakan Pengintegrasian Data geospasial (studi kasus KPI III Ladong). Jurusan Informatika. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan. Alam. Universitas Syiah Kuala. Darussalam, Banda Aceh

Effendi Pasandara dan Donald C. Tylor 2007 Irigasi Kelembagaan Dan Ekonomi, Penerbit PT. Gramedia Jakarta.

Kodoatie. R. J. 2002. Hidrolika terapan : aliran pada saluran terbuka dan pipa. Andi. Yogyakarta

Lasol, H.N., Y. Suharnoto., D. Ridwan dan M. Deon. 2014. Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Curah Melalui Simulasi Hidrolis Menggunakan EPANET 2.0. Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor. Bogor

Prastowo. 2003. Prosedur Rancangan Irigasi Tetes. Laboratorium Teknik Tanah dan Air. Jurusan Teknik Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Simanjuntak, Salomon. (2010) Kehilangan Energi Pada Pipa Baja dan PVC. Lembaga Penelitian Universitas HKBP Nommensen, Medan.

Wibowo, P.A. 2013. Analisis Penurunan Head Losses Pada Belokan Pipa 180 Dengan Variasi Non Tube Bundle, Tube Bundle 0,25 Inchi, Dan Tube Bundle 0,5 Inchi. Program Studi Strata 1 Teknik Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember. Jawa Timur




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i4.21820

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id