Potensi Tanaman Refugia terhadap Keanekaragaman Serangga Parasitoid pada Pertanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.)

Novi Safitri, Muhammad Sayuthi, Nur Pramayudi

Abstract


Abstrak. Salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman sebagai mikrohabitat yang dapat menjadi tempat berlindung yang nyaman bagi musuh alami, menyediakan sumber pakan berupa nektar dan mendukung komponen interaksi biotik dalam suatu ekosistem, seperti polinator (serangga penyerbuk) adalah tanaman refugia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kehadiran serangga parasitoid pada pertanaman cabai merah dengan tanaman refugia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tanaman yang dibudidayakan dalam penelitian ini antara lain cabai merah varietas LABA F1, tanaman refugia yaitu Tagetes erecta L., Zinnia elegans dan Cosmos caudatus. Hasil Penelitian ditemukan jumlah individu serangga pada sistem budidaya tanaman cabai merah dengan tanaman refugia adalah 3.618 individu yang tergolong dalam 8 ordo dan 29 famili. Ordo serangga dengan komposisi 41,95% merupakan komposisi tertinggi yang ditemukan berasosiasi pada pertanaman cabai merah dengan tanaman refugia yaitu Ordo Hymenoptera yang juga merupakan ordo dari serangga- serangga parasitoid yang ditemukan pada lahan penelitian.

Abstract. One alternative that can be used in plant cultivation as a microhabitat that can be a comfortable shelter for natural enemies, provides a source of food in the form of nectar and support components of biotic interactions in an ecosystem, such as pollinators (pollinating insects), is the refugia plant. The purpose of this study was to determine the presence of parasitoid insects on red chili plants with refugia plants. This study uses a quantitative descriptive method. The plants cultivated in this study include red chilies of the LABA F1 variety, refugia plants, namely Tagetes erecta L., Zinnia elegans and Cosmos caudatus. The results of the study the number of individual insects in the red chili cultivation system with refugia plants was 3,618 individuals belonging to 8 orders and 29 families. The order of insects with a composition of 41.95% was the highest composition found associated with red chili plantations with refugia plants, namely the Order Hymenoptera which is also an order of parasitoid insects found in the research area.

 


Keywords


Cabai merah, refugia, parasitoid; Red chili, refugia, parasitoid

Full Text:

PDF

References


Adawiyah, R., Aphrodyanti, L. and Aidawati, N., 2020. Pengaruh Warna Bunga Refugia

terhadap Keanekaragaman Serangga pada Pertanaman Tomat (Solanum lycopersicum).

Jurnal Proteksi Tanaman Tropika. 3(2), pp. 194 – 199.

Allifah, A. F., Asyik, N., Rosmawati and Jamdin, Z. 2019. Refugia Ditinjau dari Konsep

Gulma Pengganggu dan Upaya Konservasi Musuh Alami. Biosel: Biology Science and

Education. 8(1), pp. 82 – 85.

Amilia, E., Joy, B., and Sunardi. 2016. Residu Pestisida pada Tanaman Hortikultura (Study

Kasus di Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung

Barat). Jurnal Agrikultura. 27(1), pp. 23 – 29.

Apriliani, A., Sukarsa, and Hidayah, H. A., 2014. Kajian Etnobotani Tumbuhan sebagai

Bahan Tambahan Pangan Secara Tradisional oleh Masyarakat di Kecamatan Pekuncen

Kabupaten Banyumas. Skipta Biologica. 1(1), pp. 76 – 84.

Astutik, A. D., Koesriharti, and Aini N., 2018. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah

(Capsicum annum L.) dengan Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria dan

Mulsa Jerami. Jurnal Produksi Tanaman. 6(3), pp. 495 – 501.

Balai Penelitian Tanaman Sayuran. 2015. Empat Prinsip Dasar dalam Penerapan

Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Badan Litbang Pertanian. Kementerian Pertanian

Republik Indonesia.

Borror, D. J., Tripleron, C. A. and Jhonson, N. F., 2005. Study of Insect. Thompson Brooks,

Belmont, CA, USA.

Fauzan, R. 2018. Keanekaragaman Hymenoptera Parasitoid pada Ekosistem Pertanian dan

Hutan Sekunder di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Thesis.

Universitas Andalas. Padang.

Farahdiba, D., 2021. Komparasi Keanekaragaman Hymenoptera Parasitoid pada Pertanaman

Cabai Merah (Capsicum annum L.) Sistem Monokultur dan Tumpangsari. Skripsi.

Universitas Syiah Kuala.

Garcia, Flavo, R. M., and Corseuli, E., 2004. Native Hymenopteran Parasitoids Associated

with Fruit Flies (Diptera : Tephritidae) in Santa Catarina State, Brazil. Florida

Entomologist. 87(4), pp. 517 – 521.

Hamid, Hasmiandy. 2012. Struktur Komunitas Serangga Herbivora dan Parasitoid pada

Polong Tanaman Kacang-Kacangan (Fabaceae) di Padang. Jurnal Entomologi

Indonesia. 9(2), pp. 88 – 94.

Haussling, B. J. M ., Lienenluke, J., and Stok, J., 2021. The Preference of Trichopria

drosophila for Pupae of Drosophila suzukii is Independent of Host Size. Scientific

Reports. 11(1), pp. 1 – 10.

Jasrani, D. A., Hidrayani, H. and Ikhsan, Z., 2016. Keanekaragaman Hymenoptera Parasitoid

pada Pertanaman Padi di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi Sumatera Barat. Agro

Indragir. 1(1), pp. 13 – 24.

Landis, D. A., Wratten, S. D. and Gurr, G. M. 2000. Habitat Management to Conserve

Natural Enemies of Arthropod Pest in Agriculture. Annual Review of Entomology.

(1), pp. 175 – 201.

Maharani, Y., Maryana, N., Rauf, A., and Hidayat, P., 2020. Insect Parasitoid and Ant of

Associated on Aphids (Aphididae) Colonies on Plants in West Java. Cropsaver. 3(2),

pp. 59 – 67.

Meilin, A., 2014. Hama dan Penyakit pada Tanaman Cabai serta Pengendaliannya. Balai

Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Jambi.

Muliani, S., Eriani, E., Halid, E., and Kumalawati, Z., 2020. Inventarisasi Serangga pada

Tanaman Refugia di Lahan Teaching Farm, Buludua. Jurnal Agroplantae. 9(1), pp. 8 –

Nielsen, C., Agrawal, A. A., and Hajek, A. E., 2010. Ants Defend Aphids Against Lethal

Disease. Bilogy Letters. 6(2), pp. 205 – 208.

Nurkomar, Ihsan. 2017. Tritrophic Interaction between Cucumber Plant - Diaphania indica

Saunders (Lepidoptera : Crambidae)- Apanteles taragamae Viereck (Hymenoptera :

Braconidae). Disertasi. Universitas Pertanian Bogor.

Ramdani, H., and Tamam, B., 2018. Optimasi Suhu dan Waktu pada Proses Pengeringan

Manisan Cabai Merah (Capsicum annum L.) Menggunakan Tunnel Dehydrator. Jurnal

Hortikultura. 2(2), pp. 17 – 21.

Sakir, I. M. and Desinta., 2018. Pemanfaatan Refugia dalam Meningkatkan Produksi

Tanaman Padi Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Lahan Suboptimal. 7(1), pp. 97 – 105.

Septariani, D. N., Herawati, A. and Mujiyo., 2019. Pemanfaatan Berbagai Tanaman Refugia

sebagai Pengendali Hama Alami pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). PRIMA:

Journal of Community Empowering and Services. 3(1), pp. 1 – 9.

Surya, E., Asmadi, A., Ridwan, M., and Armi, A., 2018. Tingkat Kelimpahan Parasitoid

terhadap Hama Serangga di Lahan Jagung Gampong Lam Lumpu Kecamatan Peukan

Bada Kabupaten Aceh Besar. Prosiding Seminar Nasional Biotik. 5(1), pp. 367 – 377.

Sutriono, Purba, E., and Marheni. 2019. Insect Management with Refugia Plant in Upland

Rice (Oryza sativa L.). IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science.

Sutriono. 2019. Pengaruh Beberapa Jenis Tumbuhan sebagai Refugia terhadap Kehadiran

Serangga dan Intensitas Serangan Hama Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens

Stal.) pada Pertanaman Padi Gogo (Oryza sativa L.). Tesis. Universitas Sumatera Utara,

Medan.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i3.21182

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id