Pengaruh Jumlah Lubang Perforasi dan Lama Penyimpanan Terhadap Warna dan Total Padatan Terlarut Cabai Merah

Muhammad Rijal, Purwana Satriyo, Sri Hartuti

Abstract


Abstrak, Produk hortikultura seperti cabai merah mengalami kemunduran kualitas yang dicirikan dengan perubahan warna dan berkurangnya kandungan gizi yang cepat, untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan perlu pengemasan dan penyimpanan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah lubang perforasi kemasan dan lama penyimpanan terhadap warna dan jumlah total padatan terlarut cabai merah. Response surface methodology dengan Central Composite Design (CCD) digunakan untuk memperoleh model matematis yang menggambarkan hubungan antara jumlah lubang perforasi kemasan (X1) dan lama penyimpanan (X2), terhadap warna hue (Y1) dan total padatan terlarut (Y2) cabai merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lubang perforasi kemasan dan lama penyimpanan tidak berpengaruh nyata terhadap perubahan warna dan kadar total padatan terlarut.

The Effect of Number of Perforation Holes and length of Storage on The Color and Total of Dissolved Solids In Red Chili

Abstract. Horticultural products such as red chilies experience a decline in quality which is characterized by color changes and rapid loss of nutritional content, to maintain quality during storage, proper packaging and storage are needed. This study aims to determine the relationship between the number of perforations in the packaging and storage time on the color and total dissolved solids of red chili. Response surface methodology with Central Composite Design (CCD) was used to obtain a mathematical model that describes the relationship between the number of packaging perforations (X1) and storage time (X2), the hue color (Y1) and total dissolved solids (Y2) of red chili. The results showed that the number of perforations in the packaging and storage time did not significantly affect the color change and the total dissolved solids content.



Keywords


response surface methodology; cabai merah; perforasi; lama penyimpanan; perubahan warna Hue; total padatan terlarut; response surface methodology; red chili; perforation; storage time; Hue color change; total dissolved solids

Full Text:

PDF

References


Anggraini, R. dan N. D. Permatasari. 2017. Pengaruh lubang perforasi dan jenis plastik kemasan terhadap kualitas sawi hijau (brassica juncae l.). Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian 14(3): 154-162.

Arslan, D. dan Ozcan, M.M. 2010. Dehydration of red bell-pepper (Capsicum Annuum L.) : Change in drying behavior. Colour and Antioxidant Centent. Food and Bioproducts Processing. 193:1-10

Farikha, I. N., Anam, C., Widowati, E. 2013. Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Bahan Penstabil Alami Terhadap Karakteristik Fisikokimia Sari Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Selama Penyimpanan. Jurnal Teknosains Pangan. 2(1).

Lamona, A., Aris, Y., Sutrisno. 2015. Pengaruh jenis kemasan dan penyimpanan suhu rendah terhadap perubahan kualitas cabai merah keriting segar. Jurnal Keteknikan Pertanian. 3 (2) : 145-152.

Lubis, A., E. Darmawati dan Sutrisno. 2009. Optimasi konsentrasi pelilinan dan suhu penyimpanan buah manggis dengan menggunakan metode respon surface. Jurnal Keteknikan Pertanian. 23(2): 133-139

Megasari, R., Mutia, A, K. 2019. Pengaruh lapisan edible coating kitosan pada cabai keriting (Capsicum annum L) dengan penyimpanan suhu rendah. Journal of Agritec Science. 3 (2) : 118-127.

Montgomery, D. C. 2001. Design and analysis experiment (fifth edition). New York: Jonh Wiley And Sons, Inc

Setiawan, R. 2019. Efek Suhu Dingin Dan Kelembapan Tinggi Terkontrol Serta Perendaman Dengan Sodium Bikarbonat Dan Pengemas PP Terhadap Fisik Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi. Malang. Universitas Brawijaya.

Susanto, T. 1994. Fisiologi dan teknologi pasca penen. Akademika.Yogyakarta.

Taufik, M. 2010. Analisis pendapatan usaha tani dan penanganan pascapanen cabai merah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan. Makasar.

Vanho, S. 2010. Pengujian Mutu Air dan Limbah. Tersedia [Online] : http://stevevanho-indblogz.blogspot.com/2010/05/pengujian-mutu-air-dan-limbah.htm. Diakses [19 Desember 2021]

Walker, S. 2010. Post harvest handling of fresh chile. New Mexico State University, Mexico.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.19078

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id