pengaruh kosentrasi tepung biji alpukat terhadap tingkat kesukaan kerupuk

Farah kamilia Lukman, eva murlida, santi noviasari

Abstract


Abtrak. Biji alpukat merupakan limbah yang masih memiliki kandungan gizi. Biji alpukat dapat diolah menjadi tepung dan digunakan sebagai pensubtitusi sebagian dari tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pengolahan kerupuk biji alpukat dan untuk mengetahui tingkat kesukaan kerupuk dengan penambahan tepung biji alpukat yang berbeda yaitu T1 = 30%, T2 = 40%, dan T3 = 50%. Analisis dilakukan setelah proses penggorengan, yaitu uji organoleptik hedonik (warna, aroma, tekstur, rasa). Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah dengan penambahan tepung biji alpukat sebesar 40% (T2), dengan nilai kesukaan warna 3.39, nilai kesukaan aroma 3,45 dan nilai kesukaan rasa 2,95.

The Effect Of Avocodo Seed Flour Concentration On The Level Of Favorite Kerupuk

Abstract. Avocado seeds are waste that still contains nutrients. Avocado seeds can be processed into flour and used as a partial substitute for wheat flour. This study aims to study the process of processing avocado seed crackers and to determine the level of preference for crackers with the addition of different avocado seed flour, namely T1 = 30%, T2 = 40%, and T3 = 50%. The analysis carried out after the frying process was hedonic organoleptic tests (color, aroma, texture, taste). The best treatment in this study was the addition of avocado seed flour by 40% (T2), with color preference value 3.39, aroma preference value 3.45 and taste preference value 2.95.



Keywords


organoleptik; pensubtitusi; limbah; organoleptic; substitutions; waste

Full Text:

PDF

References


Afif, M., Wijayati N dan Mursiti, S. 2018. Pembuatan dan Karakteristik Bioplastik Dari Pati Biji Alpukat-Kitosan Dengan Plasticizer Sorbitol. Indonesian Journal Of Chemical Science. 7(2) : 102-109.

Arukwe, U., Amadi, B. A., Duru, M. K. C., Agomuo, E. N., Adindu, E. A., Odika, P. C., Lele, K. C., Egejuru, L. & Anudike, J. 2012. Chemical composition of persea americana leaf, fruit and seed. International Journal of Recent Research and Applied Studies, 11(2), 346-349.

Dedes, A. 2011. Pengolahan Kerupuk “Rambak” Kulit di Indonesia. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 21(3): 18-29.

Kusbiantoro, B., Histifarina, D dan Ahza, A. 2005. Teknik Pembuatan Kerupuk Labu Jepang. Jurnal Hortikultura. 5(1): 67-74.

Novita, R., Eviza, A., Husni, J dan Putri, S. 2017. Analisis Organoleptik Formula Minuman Kahwa Daun Mix. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas. 21(1) : 59-62.

Rastini, E., Minah, F., Puspita, A dan Berliana, R. 2017. Pemanfaatan Sumber Omega-9 Dari Subtitusi Tepung Biji Alpukat (Persea america mill) Dalam Pembuatan Kerupuk Simulasi. Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri, Malang.

Rohmayanti, T., Novidahlia, N dan Damayanti, I. 2019. Karakteristik Tortilla Kerupuk Dengan Penambahan Tepung Ampas Kecap. Jurnal Agroindustri Halal. 5(1) : 113-121.

Sari, S. 2019. Daya Terima Donat Dengan Penambahan Jumlah Tepung Biji Alpukat Yang Berbeda. Skripsi. Politeknik Kesehatan Medan, Medan.

Statistik Tanaman, Buah Buahan, dan Sayur Sayuran. 2018. Badan Pusat Statistika.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.19068

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id