Analisis Laju Infiltrasi pada Kebun Kopi Robusta di Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara

Sartika Ningsih, Manfarizah Manfarizah, Hairul Basri

Abstract


Abstrak . Laju infiltrasi adalah kecepatan masuknya air ke dalam tanah dan tergantung pada kondisi tanah. Perkebunan kopi robusta tentunya memiliki beberapa tingkatan umur tanaman yaitu dari umur muda sampai umur dewasa. Akar tanaman yang matang mempengaruhi pori-pori di dalam tanah. Keberadaan akar tanaman di dalam tanah tidak hanya meningkatkan aktivitas mikroorganisme, tetapi pori-pori tanah juga semakin besar sehingga peluang masuknya air ke dalam tanah juga semakin besar. Penelitian ini mengkaji laju infiltrasi pada beberapa umur tanaman kopi Robusta. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Kopi Robusta, Desa Bintang Bener, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan Double Ring Infiltrometerdan perhitungan menggunakan model Horton. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laju infiltrasi tertinggi terdapat pada titik pertama pada umur 9 bulan, laju infiltrasi awal (f0) adalah 24 cm jam־¹ dan laju infiltrasi konstan (fc) adalah 8,4 cm jam־¹ .

Analisis Laju Infiltrasi Pada Perkebunan Kopi Robusta Kabupaten Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara

Abstrak. The infiltration rate is the rate at which water enters the soil and depends on soil conditions. Robusta coffee plantations certainly have several levels of plant age, namely from young age to adult age. Mature plant roots affect the pores in the soil. Plant roots in the soil are not only increasing the activity of microorganisms, but the pores of the soil are also getting bigger so that the opportunity for water to enter the soil is also greater. This study examines the infiltration rate at several ages of Robusta coffee plants. This research was carried out at the Robusta Coffee Garden, Bintang Bener Village, Ketambe District, Southeast Aceh Regency. This study uses a Double Ring Infiltrometer and calculations using the Horton model. The results of this study indicate that the highest infiltration rate is at the first point at the age of 9 months, the initial infiltration rate (f0) is 24 cm hour־¹ and the constant infiltration (fc) is 8.4 cm hour־¹.


Keywords


Laju infiltrasi; kebun kopi Robusta; akar tanaman ; Infiltration rate; Robusta coffee plantation; plant roots;

Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. 2009. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor.

Dunne, Thomas. Weihu Zhang,. dan Brian F Aubry. 1991. Effects of rainfall, vegetation, and microtopography on infiltration and runoff. Journal Water Resources Research, 27 (9) : 2271-2285.

Endarwati, Miranti Ayu. 2017. Biodiversitas vegetasi dan fungsi ekosistem: hubungan antara kerapatan, keragaman vegetasi, dan infiltrasi tanah pada inceptisol lereng nung Kawi Malang. Jurnal Tanah dan sumberdaya Lahan, 4 (2) : 577-588.

Latuamury, B. 2020. Buku Ajar Manajemen DAS Pulau-Pulau Kecil. Deepuplish. Yogyakarta.

Maswar. 2005. Kualitas tanah pada lahan usahatani berbasis tanaman kopi. Jurnal Tanah dan Iklim, 5 (23) : 1.

Musdalipa, A. 2018. Pengaruh sifat fisik tanah dan sistem perakaran vegetasi terhadap imbuhan air tanah. Jurnal Agritechno, 11 (1) : 28-29.

Patiung, O., Naik, S., Suria, D.T., dan Dudung, D. 2011. Pengaruh umur reklamasi lahan bekas tambang batubara terhadap fungsi hidrologis. Jurnal Hidrolitan, 2 (2) 60-73.

Reswari, A.R. dan Prijono S. 2021. Laju infiltrasi pada berbagai naungan di kebun kopi rakyat Sumbermanjing Wetan. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8 (1) : 293-300.

Sari, I.K. dan Prijono, S. 2019. Infiltrasi dan simpanan air pada jenis naungan yang berbeda di lahan kopi desa Amadanom Kecamatan Dampit Kabupaten Malang. Jurnal tanah dan sumberdaya lahan, 6 (1) : 1183-1192.

Sudarman, G.G. 2007. Laju infiltrasi pada lahan sawah di mikro DAS Cibojong, Sukabumi. Jurnal Institut Pertanian Bogor, 2 (1) : 1.

Suprapto. 2016. Modul Hubungan Tanah, Air dan Tanaman. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Kontruksi. Bandung.

Wibowo, H., 2010. Laju infiltrasi pada lahan gambut yang dipengaruhi air tanah (study kasus Sei Raya Kabupaten Kubu Raya). Jurnal Belian, 9 (1) : 91-95.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.19047

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id