Proses Cut and Fill Pada Lahan Berlereng Menggunakan Data Spasial Pada Lembah Barbate

Ririn Erianda, Teuku Alvisyahrin, Muhammad Rusdi

Abstract


Abstrak. Galian dan timbunan atau  yang biasa disebut dengan cut and fill  adalah pekerjaan yang sangat penting untuk memperbaiki suatu lahan yang berlereng sehingga lahan tersebut  bisa menjadi datar. Pada Lembah Barbate memiliki kelerengan >30% untuk budidaya tanaman kurma yang mana apabila lahan yang berlereng tidak dilakukan konservasi tanah maka pertumbuhan tanah tidak produktif, maka dari itu proses galian dan timbunan sangat disarankan untuk lahan berlereng pada Lembah Barbate. Tujuan dari galian dan timbunan ini untuk menghitung volume galian dan timbunan di Lembah Barbate dengan bantuan data-data spasial. Metode yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode composite volume. Metode ini memerlukan dua permukaan tanah yang berbeda yaitu permukaan tanah asli (originial surface) dan permukaan tanah rencana (design surface). Hasil dari perhitungan cut and fill  diperoleh galian (cut) sebanyak 2.183.255 m³ dan hasil dari volume timbunan (fill) sebanyak 340.877 m³.

Cut and Fill Process on Sloping Land Using Spatial Data In The Barbate Valley

Abstract. cut and fill or what is commonly referred to as cut and fill is a very important job to improve a sloping land so that the land can be flat. The Barbate Valley has a slope of  >30% for the cultivation of date palms, which if the sloped land is not conserved, the soil growth is not productive, therefore the excavation and embankment process is highly recommended for sloping land in the Barbate Valley. The purpose of this cut and fill is to calculate the volume of cut and fill carried out in the Barbate Valley with the help of spatial data. The method used in this research is the composite volume method. This method requires two different soil surfaces, namely the original surface and the design surface. The results of the cut and fill calculations are obtained as much as 2,183,255 m³  of excavation and the results of the fill volume as much as 340,877 m³.

 


Keywords


Galian dan Timbunan, Lereng, Data Spasial ; Cut and Fill, Slope, Spatial Data

Full Text:

PDF

References


Ali, R. K. dan Nasrudin, A., 2017. Analisis Peningkatan Faktor Keamanan Lereng Pada Areal Bekas Tambang Pasir Dan Batu di Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Promine Journal, June 2017, Vol. 5 (1), page.10-9.

Darius, Puas., 2005. Jalan Dalam Langkah Land Desktop Civil Design. Jakarta : Informatika.

Kementrian Pertanian., 2006. Peraturan Pedoman Umum Budidaya Pertanian Pada Lahan Pegunungan Nomor : 47/Permentan/OT.140.

Priyono., 2002. Konservasi Tanah dan Mekanisasi Pertanian. Dalam makalah Lereng: Bebas Banjir.

Purwaamijaya, IM., 2008. Teknik Survey dan Pemetaan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Rosida, S., 2013. Perbandingan Ketelitian Perhitungan Volume Galian Menggunakan Metode Cross Section dan Aplikasi Lain (Studi Kasus: Bendungan Pandanduri Lotim. Jurnal Geodesi UNDIP, Vol.2 (3), pp.1-9.

Sukartaatmadja., 2004. Konversi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.19040

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id