Jenis dan Potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Nabati Hutan Desa di Desa Agusen Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues

Ulan Ulan, Monalisa Monalisa, Sugianto Sugianto

Abstract


Abstrak. Kampung Agusen Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh adalah desa pertama di Kabupaten Gayo Lues yang telah ditetapkan sebagai perhutanan sosial dengan skema hutan desa yang diberikan hak pengelolaannya kepada masyarakat melalui Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Gembulo Berkah seluas lebih kurang 1.276 ha. Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) nabati adalah hasil hutan non kayu yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis HHBK nabati yang dimanfaatkan oleh masyarakat dari hutan desa Kampung Agusen dan untuk mengetahui jenis HHBK nabati yang berpotensi tinggi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini dianalisisi secara deskriptif kualitatif dan didukung dengan analisis data secara kuantitatif. Hasil penelitian ini jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) nabati yang sudah pernah dimanfaatkan masyarakat pada hutan desa terdapat 13 jenis HHBK nabati seperti Arenga pinata, Daemomorops draco, Calamus sp., Calamus zollingeri, Calamus heteroideus, Calamus manan, Calamus caesius, Bambusa vulgaris, Schizostachyum brachycladum, Gigantochloa atroviolacea, Dendrocalamus asper, Etlingera elatior, dan Nervilia aragona. Dan ada 6 jenis HHBK nabati dari tanaman MPTS (Multy Purpose Tree Species) seperti, Ceiba petandra, Areca catechu, Parsea americana, Artocarpus heterophyllus, Syzigium samarangense dan Leucaena leucocephala. Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) nabati yang berpotensi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adalah HHBK nabati jenis Arenga pinata dengan nilai ekonomi total lebih kurang Rp 167.250.000 pertahun, Calamus sp. dengan nilai ekonomi total lebih kurang Rp. 5.432.000 - 10.864.000 pertahun dan Bambusa sp. dengan nilai ekonomi total lebih kurang Rp. 60.480.000 pertahun.

Types and Potential of Plant Non-Timber Forest Products  (NTFPs) Village Forest in Agusen Village, Blangkejeren District, Gayo Lues District.

Abstract. Agusen Village, Blangkejeren Subdistrict, Gayo Lues Regency, Aceh Province is the first village in Gayo Lues Regency that has been designated as social forestry with a village forest scheme which is granted management rights to the community through the Village Forest Management Institution Gembulo Berkah covering an area of approximately 1,276 ha. Plant Non-Timber Forest Products (NTFPs) are non-timber forest products derived from plants. This study aims to determine the types of plant NTFPs that are used by the community from the village forest of Agusen Village and to determine the types of NTFPs that have high potential to increase people's income. This study was analyzed descriptively qualitatively and supported by quantitative data analysis. The results of this research are the types of non-timber forest products (NTFPs) that have been used by the community in village forests, there are 13 types of plant NTFPs such as Arenga pinata, Daemomorops draco, Calamus sp., Calamus zollingeri, Calamus heteroideus, Calamus manan, Calamus caesius, Bambusa vulgaris, Schizostachyum brachycladum, Gigantochloa atroviolacea, Dendrocalamus asper, Etlingera elatior, and Nervilia aragona. And there are 6 types of plant NTFPs from MPTS (Multy Purpose Tree Species) plants such as Ceiba petandra, Areca catechu, Parsea americana, Artocarpus heterophyllus, Syzigium samarangense and Leucaena leucocephala. Non-timber forest (NTFPs) that have the potential to increase people's income are NTFPs of the Arenga pinata type with a total economic value of approximately Rp. 167,250,000 per year, Calamus sp. with a total economic value of approximately Rp. 5,432,000 - 10,864,000 per year and Bambusa sp. with a total economic value of approximately Rp. 60,480,000 per year.


Keywords


HHBK Nabati; Hutan Desa; Masyarakat; plant NTFPs; Village Forest; Community

Full Text:

PDF

References


Arikunto Suharsimi, 2011. Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik. Edisi Revisi VII. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Gautama I., 2008. Analisis Biaya dan Peroses Pemanenan Rotan Alam di Desa Mamblue Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Hutan dan Masyarakat. Vol.III No.1 Mei 2008, 001-110.

Hasan M.I. 2002. Pokok-pokok materi metode penelitian dan amplikasinya cet 1. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Hastari, B., dan Yulianti, R. 2018. Pemanfaatan dan nilai ekonomi hasil hutan bukan kayu di Kphl Kapuas-Kahayan. Jurnal Hutan Tropis, 6 (2), 145-153.

Irwanto dan Sahupala, A., 2015. Pemanfaatan Buah Aren (Arenga pinnata Merr) untuk Meningkatkan Pendapatan Pentani Desa Hatusua Kabupaten Barat. Journal of community service, vol.4 No.2

Lempang, M and soenarno, 1999. Teknik Pemberdayaan Aren Untuk Meningkatkan Produksi Nira. Proseding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian (Tgl. 8 Februari 1999, Ujung Padang). Balai Penelitian Kehutanan. Ujung padang. Hal 25-35.

Lempang, M., 2012. Pohon aren dan manfaat produksinya. Buletin Etnobotani. Vol. 9. 1 : 37-54.

Lubis, N.A. 2019. Sebaran, nilai ekonomi dan kontribusi hasil hutan bukan kayu terhadap pendapatan masyarakat di desa Marancar Godang kecamatan Marancar kabupaten Tapanuli Selatan. Skripsi. Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara. Medan.

Pande, D.P., Wayan, W. and Nyoman, S.A. 2012. Praktik Budidaya Bambu Rebuffing Tanah.

Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.35/Menhut-II/2007 Tentang Hasil Hutan Bukan Kayu

Rezkia S.M. 2020. Langkah-langkah menggunakan teknik analisis data kualitatif. Tersedia https://www.dqlab.id/data-analisis-pahami-teknik-pengumpulan-data.

Singarimbun M., 2012. Pengumpulan Data dalam Metode Penelitian Survey. Edisi revisi, Effendi, S., dan Tukuran. Eds. Yogyakarta: LP3ES.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Widnyana K. 2008. Bambu dengan berbagai manfaatnya. Bumi Lestari Journal of Environment, 8 (1).




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.18883

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id