Analisis Penggunaan Lahan Eksisting Studi Kasus Kabupaten Simuelue

Nurul Husnah, Muhammad Rusdi, Abubakar Karim

Abstract


Abstrak. Penggunaan Lahan bersifat dinamis sehingga akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Perubahan penggunaan lahan umumnya di sebabkan oleh adanya internvensi manusia pada suatu lahan guna memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kabupaten Simeulue merupakan daerah yang sedang berkembang yang tentunya pada proses tersebut memanfaatkan lahan. Penggunaan lahan eksisting dapat diketahui dengan cara melakukan pemetaan tutupan atau penggunaan lahan sehingga penelitian ini bertujuan untuk memetakan penggunaan lahan eksisting Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan teknik visual on screen (digitasi) dengan memakai sistem klasifikasi Standar Nasional Indonesia Tahun 2014. Penelitian ini menghasilkan 36 kelas penggunaan lahan eksisting Kabupaten Simeulue. Penggunaan lahan yang memiliki proporsi terluas yaitu hutan lahan tinggi primer kerapatan tinggi dengan luas 114.977,28 ha atau 54,10% dari total luas wilayah Kabupaten Simeulue. Sedangkan penggunaan lahan yang memiliki proporsi tersempit yaitu terminal bandara dengan luas 3,73 ha atau 0,00% dari total luas wilayah Kabupaten Simeulue.

Kata kunci: Penggunaan Lahan Eksisting, Kabupaten Simeulue.

Abstract. Land use is dynamic so it will change over time. Changes in land use are generally caused by human intervention on a land to meet the needs of human life. Simeulue Regency is a developing area which of course in the process utilizes land. Existing land use can be identified by mapping land cover or land use, so this study aims to map existing land use in Simeulue Regency. This study uses a visual on screen (digitation) technique using the 2014 Indonesian National Standard classification system. This study resulted in 36 classes of existing land use in Simeulue Regency. The land use that has the widest proportion is high density primary highland forest with an area of 114,977.28 ha or 54.10% of the total area of Simeulue Regency. While the land use that has the narrowest proportion is the airport terminal with an area of 3.73 ha or 0.00% of the total area of Simeulue Regency.

Keywords: Land Use, Existing, Kabupaten Simeulue.


Keywords


Penggunaan Lahan Eksisting; Kabupaten Simeulue; Land Use; Existing; Kabupaten Simeulue

Full Text:

PDF

References


Kusumaningrat, M. D., Subiyanto, S., dan Yuwono, B. D. 2017. Analisis Perubahan Penggunaan dan Pemanfaatan Lahan Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2009 dan 2017 (Studi Kasus: Kabupaten Boyolali). Jurnal Geodesi UNDIP, 6(4): 443-452.

Maulana, A., Basri, H., dan Sugianto, S. 2018. Analisis Penggunaan Lahan Eksisting Berdasarkan Rencana Tata Ruang di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(2): 420-427.

Sitorus, S. R. 2018. Perencanaan Penggunaan Lahan. PT Penerbit IPB Press.

Rusdi, M. 2005. Perbandingan Klasifikasi Maximum Likelihood dan Object Oriented Pada Pemetaan Penutupan/Penggunaan Lahan. thesis. Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Standar Nasional Indonesia (SNI). 2014. Klasifikasi Penutup lahan - Bagian 1 : Skala Kecil dan Menengah. BSN, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i1.18301

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id