Formulasi Suspensi Pelet Trichoderma spp. dalam Menghambat Cendawan Synchitrium pogostemonis Penyebab Penyakit Budok pada Bibit Nilam

Marhamah Marhamah, Rina Sriwati, Alfizar Alfizar

Abstract


Abstrak. Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi banyak petani di Indonesia. Ketelitian dalam memilih bibit adalah salah satu faktor utama penting dalam persiapan penanaman nilam. Di beberapa sentra pengembangan nilam saat ini penyakit budok merupakan masalah serius yang selalu ditemukan. Trichoderma spp. dapat dimanfaatkan sebagai agensia hayati dan memberikan pengaruh positif dalam mengendalikan penyakit tanaman, karena cara ini lebih unggul dibanding pengendalian berbasis fungisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan formulasi suspensi pelet Trichoderma spp. dalam menghambat cendawan Synchitrium pogostemonis penyebab penyakit budok pada bibit nilam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 perlakuan terdiri dari 3 unit percobaan dan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 72 unit percobaan. Pelet Trichoderma spp. diaplikasikan dengan cara disemprot dengan dosis 2,5 gr/100ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi pelet Trichoderma spp. mampu menghambat cendawan Synchitrium pogostemonis penyebab penyakit budok pada bibit nilam. Formulasi suspensi pelet Trichoderma harzianum mampu meningkat pertumbuhan tanaman nilam terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tunas pada 42 HST. 

 

(Pellet Suspension Formulation of Trichoderma spp. In Inhibiting Synchitrium pogostemon Fungus as the Cause of Budok in Patchouli Seeds) 

Abstract. Patchouli plant (Pogostemon cablin Benth) is an essential oil-producing plant which is used as a source of income for many farmers in Indonesia. The accuracy in selecting seeds is one of the main important factors to prepare patchouli planting. In several patchouli development centers, a serious problem that is regularly found is budok disease. Trichoderma spp. can be used as a biological agent and has a positive effect in controlling plant diseases, because the method is more superior to fungicide-based control. This study aims to determine the ability of Trichoderma spp. pellet suspension formulation in inhibiting Pogostemonis synchitrium fungus which causes Budok disease in patchouli seeds.This study used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments consisting of 3 experimental units and repeated 4 times in order to obtain 72 experimental units. Trichoderma spp. pellets were applied by spraying it at a dose of 2.5 gr / 100ml. The results showed that the formulation of Trichoderma spp. is able to inhibit the Synchitrium pogostemonis fungus that cause budok disease on patchouli seedlings. The formulation of Trichoderma harzianum pellet suspension was able to increase the growth of patchouli on the parameters on plant height, number of leaves, and the number of shoots at 42 DAS.


Keywords


Trichoderma; Nilam; Budok

Full Text:

PDF

References


Alfizar, M dan S. Fitri 2013. Kemampuan antagonis Trichoderma sp. terhadap beberapa jamur patogen in vitro. J Floratek (8) : 45-51.

Amaria, W dan E. Wardiana. 2014. Pengaruh waktu aplikasi dan jenis Trichoderma terhadap penyakit amur akar putih pada bibit tanaman karet. TIDP, 1(1): 79-86.

Christita, M., M.S. Widyastuti., dan H. Djoyobisono. 2014. Pengendalian hayati penyebab penyakit rebah semai Fusarium subglutinans dengan Trichoderma harzianum. J Pemuliaan Tanaman Hutan. Vol. 8 No. 43-55.

Cornejo, C. H. A., L. Marcias., C. Rodrigues., C. Penagos and J.L. Bucio. 2009. Trichoderma virens a plant benefecial fungus, enchances boimass production and promotes lateral root growth trough an auxin dependent mechanism in aradiopsis. J. Plant Physiol. 149: 1579-1592.

Dharmawan, M. L., Yunasfi, dan M. Basyuni. 2014. Pemanfaatan fungi Aspergillus flavus, Aspergillus terreus dan Trichoderma harzianum untuk meningkatkan pertumbuhan bibit Bruguiera gymnorrhiza. Skripsi. Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Gallavotti, A. 2013. The Role of Auxin in Shaping Ahoot Architecture. Journal of

Experimental Botany.64.9.2593-2608. http://doi.org/10.1093/jxb/ert141.

Idris, H. dan Nasrun. 2009. Pengaruh cara inokulasi Synchytrium pogostemonis terhadap gejala budok dan pertumbuhan nilam. Bul. Littro. 20 : 157-166.

Mariana, 2013. Analisa Pemberian Cendawan Trichoderma sp. terhadap Pertumbuhan Kedelai. Karya Tulis Ilmiah. Balai Pelatihan Pertanian Jambi.

Ningsih, T., Wijaya., S. Wahyuasih. 2015. Pengaruh Jumlah Ruas Stek terhadap Pertumbuhan Bibit Nilam (Pogostemon Cablin Benth.). Tesis. Program Studi Agronomi, Pascasarjana Unswagati.

Panjaitan, S. dan Y. Nuraeni. 2014. Teknik Pengembangan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Di Kalimatan Selatan. Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru. Galam Vol. 7. NO. 1.

Soekarno, B., S. Surono., S. Susanti. 2014. Formula Pelet Berbahan Aktif Trichoderma sp. dan Aplikasinya terhadap Penyakit Rebah Kecambah pada Tanaman Mentimun. Jurnal Fitopatologi Indonesia. 10.153–159. https://doi.org/10.14692/jfi.10.5.153.

Sriwati, R. R. L. Melnick., M. Rizky., D. Mary., Stream., J. G. Samuels., B.A. Bailey. 2015. Trichoderma from Aceh Sumatra Reduce Phytophthora Lesions on Pods and Cacao Seedlings. J. Biological control. 89: 33-41.

Sukamto, N. Listiana., R. Indrayanti., D. Wahyuno. 2019. Isolation and Characterization of Potential Isolates of Rhizosphere Bacteria to Control Budok Disease in Patchouli Plant Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. (UNJ) Vol. 30 No. 1, 2019 : 35-46.

Suswanto, I. 2014. Kajian Formulasi Mutan Trichoderma sebagai Kandidat Agens Pengendali Hayati Hawar beludru septobasidium pada Lada. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Vol 4, no 2.

Triyatno, B.Y. 2005. Potensi beberapa agensia pengendali terhadap penyakit busuk rimpang jahe. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Tronsmo, A. 1996. Trichodrema harzianum in Biological Control of Fungal Diaseses. Pp.212-221. In: R. Hall (Ed.), Principles and Practise of Managing Soilborne Plant Pathogens.APS Press, St. Paul.Minnesota.

Yuliyanti, T., Y.S. Hartati., R. Indrayanti. 2017. Uji Ketahanan Nilam terhadap Synchytrium pogostemonis Penyebab Penyakit Budok dan Potensi Pengendaliannya dengan Pestisida Nabati. Program Studi Biologi FMIPA Universitas Negeri Jakarta. BIOMA 13 (2), 2017.

Zikriah, 2016. Potensi Daun katuk dan lamtoro sebagai nutrisi kamur Trichoderma sp. Pada pelet media tumbuh dalam menekan pertumbuhan patogen Tular tanah. Skripsi. Unsyiah. Banda Aceh.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i2.17298

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id