Karakteristik Biochar Pada Beberapa Metode Pembuatan dan Bahan Baku

Dhea Pratiwi, Syakur Syakur, Darusman Darusman

Abstract


Abstrak. Biochar merupakan arang hayati berpori (porous) yang berasal dari limbah organik (biomasa pertanian) atau sering disebut juga arang aktif yang melalui proses pembakaran tidak sempurna atau suplai oksigen terbatas (pirolisis). Pembuatan biochar menggunakan metode Kon-Tiki, soil pit, dan drum yang menggunakan bahan baku bambu petung, kayu pulai, dan tempurung kelapa. Beragamnya sumber bahan baku dan teknik pembuatan biochar dapat mempengaruhi hasil pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Sehingga, perbedaan  metode dan bahan baku sebagai pembuatan biochar penting untuk menentukan kualitas biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis bahan baku (feedstock) yang mempunyai karakteristik yang baik dan mendapatkan jenis metode pembuatan biochar yang baik. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan dan laboratorium fisika tanah dan lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak bulan Juni sampai Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 27 satuan unit percobaan. Karakteristik biochar yang diamati terdiri dari kadar air, zat menguap, kadar abu dan karbon terikat (fixed carbon). Jenis dan metode pembuatan biochar berpengaruh terhadap karakteristik biochar. Bahan baku (feedstock) biochar yang mempunyai karakteristik yang baik terdapat pada bambu petung, sedangkan metode pembuatan biochar yang terbaik terdapat pada metode Kon-Tiki.

 

Biochar Characteristics Caused by Various Production Methods and Feedstock

Abstract. Biochar is porous biological products originating from organic waste (agricultural biomass) or often called activated charcoal, results from incomplete combustion process or limited oxygen supply (pyrolysis). Biochar produced using the chamber of Kon-Tiki, soil pit, and drum with the feedstocks of petung bamboo, pulai wood, and coconut shell. Various sources of feedstock and techniques for making biochar might influence the yield of plant growth and productivity. Thus, differences in methods and feedstock for making biochar are important to determine the quality of biochar. This study aims to obtain the type of feedstock that has good characteristics and to obtain a good type of biochar production method. This research was conducted in the experimental research station of the Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala from June to August 2019. This study used a non-factorial randomized block design (RBD) with 9 treatments and repeated 3 times so that 27 experimental units were obtained. The characteristics of the observed physical properties of biochar consist of water content, volatile matter, ash content and fixed carbon.The types and methods of making biochar affect the characteristics of biochar. The feedstock of biochar which has good characteristics is found in petung bamboo, while the best method of making biochar is found in the Kon-Tiki method.


Keywords


Biochar, bahan baku, metode pembuatan, karakteristik biochar; Biochar, feedstock, production methods, characteristics of biochar

Full Text:

PDF

References


Anischan. 2009. Arang Hayati “Biochar” sebagai Komponen Perbaikan Produktivitas Lahan. Iptek Tanaman Pangan Vol. 4, No. 1.

Hartanto, F.J., Alim dan Fathul. 2010. Optimasi Kondisi Operasi Pirolisis Sekam Padi Untuk Menghasilkan Bahan Bakar Briket Bioarang Sebagai Bahan Bakar Alternatif. Jurusan Teknik Kimia. Universitas Diponegoro, Semarang.

Iskandar, T. dan U. Rofiatin. 2017. Karakteristik Biochar Berdasarkan Jenis Biomasa dan Parameter Proses Pyrolisis. Jurnal Teknik Kimia. 12: 29-33.

Lehmann, J., J. Gaunt dan M. Rondon. 2006. Biochar sequestration in terrestrial ecosystems-a review. Mitigation and Adaptation Strategies for Global Change 11: 403-427.

Lehmann, J. dan S. Joseph. 2010. Biochar for Environmental Management. 2nd Ed. Earthscan Pub.Co. London, UK. Hal: 416.

Lehmann, J., M.C. Rillig, J. Thies, C.A. Masiello, W.C. Hockaday dan D. Crowley. 2011. Biochar effects on soil biota: A review. Soil Biol. Biochem. 43:1812–1836. doi:10.1016/j.soilbio. Diakses tanggal 10 Januari 2021.

Mahanim, S., I. W. Asma, J. Rafidah, E. Puad, dan H. Shaharuddin, 2011, Production of activated carbon from industrial bamboo waste, Journal of Tropical Forest Science, 23. Hal: 417-424.

Ogawa, M. 2006. Carbon sequestration by carbonization of biomass and forestation: three case studies. Hal: 133-146.

Pari, G. 1995. Pembuatan dan Karakteristik Arang Aktif dari kayu dan Batubara. Tesis Program Pascasarjana Magister Sains Kimia. Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Ratnaningayu. 2009. Dari timor ke krui: Bagaimana Petani dan Nelayan Menghadapi Dampak Perubahan Iklim. Pelangi Indonesia, Jakarta.

Roberts K.G., B.A Gloy, S. Joseph, N.R. Scott dan J. Lehmann. 2010. Life cycle assessment of biochar systems: estimating the energetic, economic, and climate change potential. Environmental Science and Technology. 44: 827–833.

Saktiawan, I. 2000. Identifikasi Sifat Fisik dan Kimia Briket Arang Dari Sabut Kelapa (Cocos nucifera L,). Skripsi. Jurusan Teknologi Hasil Hutan. IPB.

Schroder, E., K. Thomauske, C. Weber, A. Hornung dan V. Tumiatti. 2006. Experiment on The Generation of Activated Carbon From Biomass. Institute For Nuclear and Energy Technologies Forschungs Karlsruhe, Germany. Hal: 106-111.

Sohi, S.P., C. Lopez, E. Krull dan R. Bol. 2009. Pengaruh Konsentrasi Asam Sulfat Terhadap Sifat Fisik dan Kimia Biochar dari Sludge Biogas pada Proses Aktivasi. Universitas Brawijaya, Malang.

Tahir, S., S. Gul, S.A. Ghori, M. Sohail, S. Batool, N. Jamil dan M.R. Butt. 2008. Biochar influences growth performance and heavy metal accumulation in spinach under wastewater irrigation. Cogent Food And Agriculture. 4: 1–12.

Tang, J., W. Zhu, R. Kookana dan A. Katayama. 2013. Characteristics of biochar and its application in remediation of contaminated soil. Journal of Bioscience and Bioengineering. 116: 653-659.

Zaror, C.A. dan P.D. Pyle. 1982. The Pyrolysis of Biomass: A General Review, Sadhana Academy Proceedings in Engineering Sciences, Vol. 5, No. 4.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i3.16967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id