Akurasi Model Infiltrasi KostiaKov Dengan Pengukuran Secara Pengukuran Rainfall Simulator Pada Beberapa Tekstur Tanah

Cut Putri Ramdana, Zulfahrizal Zulfahrizal, Devianti Devianti

Abstract


Abstrak. Infiltrasi (infiltration) didefinisikan sebagai gerakan air ke bawah melalui permukaan tanah kedalam profil tanah. Infiltrasi menyebabkan air dapat tersedia untuk pertumbuhan tanaman dan air tanah (groundwater) terisi kembali. Faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi yaitu sifat fisik tanah, porositas tanah, kadar air tanah, dan bahan organik. Pengukuran infiltrasi dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu double ring dan rainfall simulator. Rainfall simulator ( simulasi hujan ) adalah adalah  menerapkan  hujan  tiruan  yang  diinginkan  untuk  penelitian  antara  lain:  penelitian  erosi,  infiltrasi,  intersepsi  Hujan  buatan  ini  akan  menyirami suatu  petak  tanah  dengan  luasan  tertentu  yang  sebanding  dengan  ukuran  dari perangkat alat ini. Hujan buatan dioperasikan  dengan intensitas sesuai  yang telah ditetapkan sebelumnya dan sejak saat yang sama semua air yang keluar dari petak tanah  dicatat.  Pencatatan  terus  dilakukan  sampai  debit  yang  keluar  dari  petak tanah  tersebut  mencapai  nilai  tetap.  Bila  keadaan  ini  telah  tercapai,  maka  hujan buatan  dapat  dihentikan.Carauntuk mengetahuimetodeuntuk pengukuran infiltrasi yaitu perlu diadakan penelitian terhadap infiltrasi itu sendiri. Percobaan untuk mencari nilai angk ainfiltrasi menggunakan beberapa variasi sifat fisik tanah yaitu pada tanah kebun, tanah sawah dan tanah bantaran sungai. Nilai infiltrasi pada tanah kebun terbesar di dapat dari waktu 5 menit yaitu 0,880 dan konstan pada waktu ke 40 menit yaitu 0,180.

Accuracy Of Kostiacov Infiltration Model With Rainfall Simulator Measurement In Some Soil Texture

Abstract. Infiltration (infiltration) is defined as the downward movement of water through the soil surface into the soil profile. Infiltration causes water to be available for plant growth and groundwater is replenished. The factors that influence infiltration are soil physical properties, soil porosity, soil moisture content, and organic matter. Infiltration measurement can be done by several methods, namely double ring, and rainfall simulator. A rainfall simulator (rain simulation) is to apply the desired artificial rain for research, including erosion research, infiltration, interception. This artificial rain will water a plot of land with a certain area proportional to the size of this tool kit. The artificial rain is operated with the intensity according to the predetermined and at the same time, all water discharging from the plot is recorded. The recording will continue until the discharge from the land plot reaches a fixed value. When this situation has been achieved, the artificial rain can be stopped. The way to find out the method for measuring infiltration is that it is necessary to conduct research on the infiltration itself. Experiments to find the value of the infiltration rate used several variations in the physical properties of the soil, namely garden soil, paddy soil, and riverbank soil. The largest infiltration value in garden soil was obtained from 5 minutes, namely 0.880 and constant at 40 minutes, 0.180.



Keywords


Infiltrasi; Rainfall Simulator

Full Text:

PDF

References


Achmad, M. 2008. Tehnik Simulasi dan Permodelan. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Achmad, M. 2011. Buku Ajar Hidrologi Teknik.Hibah Penulisan Buku Ajar bagi Tenaga Akademik : Keteknikan Pertanian Fakultas TeknologiPertanian Universitas Hasanuddin.

Arsyad, S. 1989. Konservasi Tanah dan Air. IPB, Bogor.

Asdak, C. 2004. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Frasier, G.W., M.A. Weltz dan L. Weltz. 1997. Rainfall Simulator Run Off Hydrograph Analysis. U.S. Departement of Agricultural Rearch Service, Fort Collin.

Green, W.H. & G. Ampt. (2011). Physical Hydrology for Ecosystems. J. Ag. Sci. 4: 1-24.

Hakim, N., M. Y. Nyakpa., A. M. Lubis., S. G. Nugroho., M. A. Diha., Go Ban Hong., dan H. H. Bailey. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah,Penerbit Universitas Lampung. Lampung.

Hanafiah, K. A. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Hardjowigeno, S. dan Widiatmaka. 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

.

Indarto. 2010. Dasar Teori dan Contoh Aplikasi Model Hidrologi. Bumi Aksara, Jakarta. Igbokwe Magnus, Adindu Ruth. 2014. Use of Kostiakov’s Infiltration Model on Michael Okpara University of Agriculture, Umudike Soils, Southeastern, Nigeria. Journal of Water Resource and Protection, 2014, 6, 888-894 http://www.scirp.org/journal/jwarphttp://dx.doi.org/10.4236/jwarp.2014.610083




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i2.16905

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id