Pembagian Peran Gender Pada Rumah Tangga Petani Bawang Merah

Alfatin Samay, Elly Susanti, Romano Romano

Abstract


Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini  pembagian curahan jam kerja laki-laki dan perempuan dalam usaha tani bawang merah. Penilitian ini bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan curahan waktu kerja laki-laki dan perempuan dalam kegiatan usahatani bawang merah. Mengetahui apa yang menyebabkan terjadi perbedaan curahan waktu kerja laki-laki dan perempuan dalam kegiatan usahatani bawang merah. Hasil penilitian ia Dari tiga tahapan usahatani bawang merah yang terdiri kegiatan pratanam, budidaya, penaganan hasil dan penjualan menunjukan terdapat perbedaan curahan waktu kerja laki-laki dan perempuan. Laki-laki lebih mencurahkan waktu pada kegiatan kegiatan persiapan lahan, persiapan bibit, penanaman, pemupukan, pengendalian OPT dan penjualan. Sedangkan perempuan lebih mencurahkan waktu pada kegiatan pengendalian gulma, pemanenan, pembersihan dan penjemuran. Perbedaan curahan waktu kerja laka-laki dan perempuan dilatarbelakangi dari bentuk beban kerja pada saat budidaya bawang merah. Laki-laki bekerja separuh waktu sedangkan perempuan masih harus menyelesaikan peran reproduktifnya.

the dispasition of the gendre in the houshold of the onion farmer

Abstract.. The problem in this research is the distribution of hours of work of men and women in onion farming. This research aims to find out whether there are differences in the flow of work time of men and women in onion farming activities. Know what causes differences in the outpouring of work time of men and women in onion farming activities. The results of his research Of the three stages of onion farming consisting of farming, cultivation, yield management and selling activities, there are differences in the outpouring of working time for men and women. Men devote more time to land preparation activities, seed preparation, planting, fertilizing, pest control and sales. While women devote more time to weed control activities, harvesting, cleaning and drying. The difference between male and female working time flow is based on the form of workload during onion cultivation. Men work part time while women still have to complete their reproductive role.



Keywords


Pembagian peran laki-laki dan perempuan;division of roles of men and women.

Full Text:

PDF

References


Wolfman, B.R. 1989. Peran Kaum Wanita. Terjemahan: Anton Soetomo. Kanisius. Yogyakarta

Mosser CON, 1999. Gender Planning in the Third World : Meeting Practical and Strategic Gender Needs. World Development.

Keppi Sukesi, 1992. status dan peran perempuan. Sisiologi pedesaan. Universitas Brawijaya.

Guhardja et.al, (1992). Petunjuk Laboratorium Manajemen Sumber Daya Keluarga. Bogor: Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor.

Grijins, M at.al 1992. Gender, Marginalisasi dan Industri Pedesaan: Pengusaha, Pekerja Upahan dan .Pekerja Keluarga Wanita di Jawa Barat, Proyek Penelitian Sektor Non-pertanian Pedesaan Jawa Barat. (Laporan Penelitian). Pusat Studi pembangunan Institut Pertanian Bogor (PSP-IPB) kerjasama Institute of Sosial Studies (ISS) Negeri Belanda, dan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Institut Teknologi Bandung(PPLH-ITB). Institute of Sosial Studies-The Hague dan Akatiga Foundation.

Guhardja at.al, 1992. Diktat Manajemen Sumberdaya Keluarga. Bogor: Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga.

Ichoromi,T.O, 1995. Kajian wanita dalam pembangunan. Jakarta: yayasan Obor indonesia.

Soekartawi, 1995. Analisis Usahatani. Jakarta, UI PressElizabeth, R .2007. Pemberdayaan Wanita Mendukung Strategi Gender dalam Kebijakan Pembangunan Pertanian di Pedesaan. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor

Satiawan 1995. Budidaya dan pengaturan panan sayuran dataran tinggi.Penebar swadaya: Jakatra

Girsang W, 1996. “Dinamika penguasaan lahan dan strategi hidup rumah tangga di desa transmigrasi”. Tesis. Bogor : Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

Fakih, M. 1996a. Gender sebagai Alat Analisis Sosial; dalam : Analisis Gender dalam Memahami Persoalan Perempuan. Jurnal Analisis Sosial. Edisi 4 November 1996.

Agarwal VK dam Sinclair JB, 1997. Principles of seed pathologi. Edisi ke-2. New York: CRC Lewis Publishers.

Lestari at al. 1997. Kontribusi Wanita dalam Agribisnis Gula Semut di Kabupaten Blitar Propinsi Jawa Timur. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 Februari.

Fakih, M. 1997. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. Cetakan Kedua.

Suradisastra, K. 1998. Perspektif keterlibatan wanita di sektor pertanian. Forum penilitian Agro Ekonimi. FAE, Vol 16 No.2

Samadi, 2001. Pengantar Ekonomi Sumberdaya Manusia. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Basu, at.al, 2001, Manajemen Pemasaran Modern, Liberty. Yogyakarta.

Budiman Natoatmojo, 2001. Peran Gender Dalam Usaha Tani di Kawasan Indonesia Bagian Timur. Deptan RI dan Staf Fakultas Ekonomi. uBiNus, Jakarta.

Soemartoyo, S.R. 2002. Pemberdayaan Perempuan di Indonesia dan Peluang Untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan. Disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan pada The ACT Seminar and Summit. Japan-Indonesia: Dinamic Relationship for Regional Development.

Harmiati, 2002. “Tipologi kemiskinan dan kerentanan berbagai agroekosistem dan implikasinya pada kebijakan pengurangan kemiskinan”. Disertasi. Bogor : Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor

Handayani at.al 2002. Konsep dan Penelitian Gender. Universitas Muhammadiyah Malang: Jawa Timur. Afrida, 2009. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai, skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sumarsono, 2003. Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan. Graha Ilmu. yogyakarta

Nurhilaliah, Lia. 2003. Analisis gender dalam rumah tangga petani holtikultura (Kasus desa cisarua, kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat). Skripsi. Institut Pertanian Bogor.

Safar, M. 2006. Diferensiasi peran gender dan pengaruh budaya dalam aktivitas pertanian di perdesaan, Studi di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara

Mugniesyah S S, 2006. Komunikasi Gender I. Bogor: Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Wahyunit S. 2007. Perempuan petani dan penanggulangan kemiskinan. Agrimedia. Volume 12 Nomor 1.

Gupta. 2007. Tujuan Inisiasi Menyusu Dini

Elizabeth, R,2007a. Fenomena Sosiologis Metamorphosis Petani: ke Arah Keberpihakan Masyarakat Petani di Pedesaan yang Terpinggirkan terkait Konsep Ekonomi Kerakyatan Forum Agro-Ekonomi (FAE) Vol. 26. Juli. 2007. PSE-KP. Bogor

Vitayala, A, 2007. Perempuan, Politik, dan Pertanian. [Dialog Publik]. Bogor: PSW PSP3 LPPM IPB dan LPPRRI. Pada tanggal 1 September 2007.

Ritzer dan George, 2008. Teori Sosiologi Moderen. Jakarta: Edisi Ke 6. Kencana Prenada Media Group.

Linawati, E. (2008). Kesejahteraan Psikologis Istri Ditinjau dari Sikap Gender pada Pasutri Muslim. Jurnal Psikologi, 2, 29-41

Arkaniyati, 2010. Kesetaraan dan keadilan gender dalam usahatani bawang merah, Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. (Skripsi). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Budiman, (2010). Jumlah Gangguan Jiwa. http://www.suarabandung.com. diakses pada tanggal 9 Agustus 2016

Nicholas Abercrombie at.al, 2010. Kamus sosiologi terjemahan Desi Noviyanti dkk, Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

[BNPB] Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2010. Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2010-2014. BNPB. Jakatra

Siti Khoiria,at.al. 2012. Kontribusi Tenaga Kerja Wanita Terhadap Pendapatan Rumah Tangga. Alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Sumatra Utara. Jln Prof. A. Sofyan Nomor 3 Medan.

Rakhmawati, A, 2012. Hubungan Obesitas dengan kejadian ganguan siklus mentruasi pada wanita dewasa muda.(Skripsi). Undip. Semarang.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i4.15588

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id