Pengaruh Ukuran Umbi dan Jenis Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)

Muhammad Yani, Trisda Kurniawan, Erita Hayati

Abstract


Absrtak. Bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura tergolong sayur rempah yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor yang diteliti terdiri dari dua faktor yaitu ukuran umbi dan jenis pupuk organik. Faktor pertama ukuran umbi yang terdiri dari 3 taraf yaitu umbi kecil, umbi sedang dan umbi besar, sedangkan faktor kedua jenis pupuk organik yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi dan pupuk kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran umbi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 1, 2, 3, 4 MST, dan tidak berpengaruh nyata pada jumlah anakan per rumpun pada umur 1, 2, 3, 4 MST, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi, bobot basah umbi per tanaman sampel, jumlah umbi per plot netto dan berat basah umbi per plot netto.  Sedangkan jenis pupuk organik tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 1, 2, 3, 4 MST, jumlah daun pada umur 1, 2, 3, 4 MST, jumlah anakan per rumpun pada umur 1, 2, 3, 4 MST, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi, bobot basah umbi per tanaman sampel, jumlah umbi per plot netto dan berat basah umbi per plot netto. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara ukuran umbi dan jenis pupuk organik terhadap semua peubah pengamatan.


Keywords


Bawang Merah, Varietas, Pupuk Kandang;Shallots, Tuber Sizes, Organic Natter

Full Text:

PDF

References


Azmi, C., I.M. Hidayat., dan W. Guna. 2011. Pengaruh Varietas dan Ukuran Umbi Terhadap produktivitas Bawang Merah. Jurnal Hort. 21(3) : 206-213.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2018. Tanaman Hortikultura. Jakarta.

Damanik, M. M. B., Bachtiar, E. H., Fauzi, Sarifuddin, Hamidah, H., 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan.

Grace, S.S.S., Yetti, H., dan Murniat. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan KCl Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). JOM FAPERTA. 1(4) : 1-12.

Irawan, D. 2010. Bawang Merah dan Pestisida. Bahan Ketahanan Pangan Sumatera Utara. Medan. http://www.bahanpangan.sumutprov.go.id. (Diakses 10 juli 2018).

Jumini., Sufyanti, Y., dan Fajri, N. 2010. Pengaruh Pemotongan Umbi Bibit dan Jenis Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah. Jurnal Floratek 5 : 164-171.

Kalwia, H.Y.U., Barus, H., dan Ichwan, S.M. 2015. Pengaruh Ukuran Umbi dan Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Lembah Palu. Jurnal Agrotekbis. 3(6) : 655-661.

Sutedjo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Sutono, S, W. Hartatik dan J, Purnomo. 2007. Penerapan Teknologi Pengelolaan Air dan Hara Terpadu Untuk Bawang Merah di Donggala. Balai Penelitian Tanah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian.

Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih. Edisi Revisi. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sumarni, N., dan A. Hidayat. 2005. Panduan Teknis Budidaya Tanaman Bawang Merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Pusat Penelitian Penelitian dan Pengembangan. Badan Penelitian dan Pengembangan.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i4.12882

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@usk.ac.id