FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES KERJA PERAWAT PELAKSANA

Mulyati Mulyati, aiyub aiyub

Abstract


Stres kerja merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang dalam bekerja. Perawat memberikan pelayanan di rumah sakit memiliki kontak yang konstan dengan pasien dan lingkungan kerja perawat. Pelayanan kesehatan yang kontinu dan sistematik serta peran dan tuntutan yang banyak sering memunculkan kondisi yang dapat memicu terjadinya stres kerja pada perawat, sehingga dapat menurunkan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 92 Responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling. Data dikumpulkan secara angket pada tanggal5 s/d 12 Juni 2018, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh faktor Lingkungan terhadap stres kerja perawat pelaksana dengan nilai  p-value = 0,007 (<0,05), ada pengaruh faktor Organisasional terhadap stres kerja perawat pelaksana dengan nilai p-value = 0,012 (<0,05), dan ada pengaruh faktor individu terhadap stres kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan nilai p-value = 0,006 (<0,05). Diharapkan kepada rumah sakit agar menciptakan lingkungan kerja yang meyenangkan dan manajemen yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Full Text:

PDF

References


Departement Kesehatan (Depkes). (2002). Profil Kesehatan Indonesia 2002 (Online), http;//www. depkes. go.id/dowload.php?file+download/pusdatin.

Hafizurrahman (2011). Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Perawat Dalam Menjalankan Kebijakan Keperawatan Di Rumah Sakit Umum Daerah. Journal Indonesian Medical Association.61(10). 387-393.

Hartanti, IR.,Ma’rufi, I., Febriandini, EK. (2016). Analisi Faktor individu, faktor organisasi dan kelelahan kerja terhadap stres kerja pada perawa (Studi di ruang rawat inap kelas III RSU dr. H. Koesnadi Kabupaten Bondowoso,e-Jurnal Pustaka Kesehatan. 4(1). 175-180.

Mega., L (2015). Hubungan Kondisi kerja dengan stres kerja perawat diruang instalasi gawa darurat medik RSUP Prof. DR. R. D. Kandoe Manado. Ejournal Keperawatan. (3)3. 1-7.

National Safety Council, (2003).Manajement Stres. Jakarta: EGC.

Potter & Perry. (2005). Fundamental of Nursing: Fundamental Keperawatan. Edisi 7. Jakarta: Salemba Medika.

PDSKJI (2017). Pengurus Pusat Perhimpunan dokter spesialis kedokteran jiwa Indonesia (indonesian psychiatric association). http://rskd-maluku.com/wppg_photogallery/wppg_photo_details/?gallery_id=5&image_id=614. Di akses pada tanggal 7 mai 2018.

Russeng, Syamsiar., S, Usman Mutmainnah., & Saleh., M. (2007). Stress kerja pada perawat di instalasi rawat inap rumah sakit Dr. Tadjuddin chalid makassar. Media kesehatan masyarakat indonesia, 3(1), 1-56.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@usk.ac.id