PERAN AYAH DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR BAYI

Sri Wahyuni Balqis, Sri Intan Rahayuningsih

Abstract


Pertumbuhan dan perkembangan bayi akan baik jika kedua orang tua bekerjasama dalam tugas pemenuhan kebutuhan dasar bayi, namun pada umumnya kita ketahui bahwa tugas tersebut hanya dikerjakan oleh ibu saja, padahal ayah juga mempunyai peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar bayi. Ketiadaan peran ayah dalam pemenuhan kebutuhan dasar bayi akan berdampak pada gangguan perkembangan yang bisa saja dialami oleh bayi di kemudian hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran peran ayah dalam pemenuhan kebutuhan dasar bayi. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptive explorative dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah 236 ayah yang memiliki bayi di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa peran ayah dalam pemenuhan kebutuhan dasar bayi berada pada kategori kurang baik (54,3%), peran ayah dalam pemenuhan kebutuhan fisik-biomedis bayi berada pada kategori kurang baik (51,4%), peran ayah dalam pemenuhan kebutuhan emosi/kasih sayang bayi berada pada kategori kurang baik (58,6%) dan peran ayah dalam pemenuhan kebutuhan stimulasi mental bayi berada pada kategori baik (52,9%). Diharapkan kepada petugas Puskesmas Kuta Alam agar dapat meningkatkan program promosi kesehatan dan turut melibatkan ayah sebagai peserta dalam pelaksanaan program tersebut.

Full Text:

PDF

References


Devi, M. (2010). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap status gizi balita di pedesaan, 33(2), 183–192.

Dinkes Aceh. (2016). Profil kesehatan provinsi Aceh tahun 2015. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.

Dinkes Banda Aceh. (2017). Profil kesehatan kota Banda Aceh tahun 2016. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.

Erawati, E., Reni, W., & Handayani, L. (2014). Partisipasi suami dalam pemberian ASI [husband participation in breast feeding]. Jurnal Kebidanan, 6(2), 31-39.

Evareny, L., Hakimi, M., & Padmawati, R. S. (2010). Peran ayah dalam praktik menyusui [father's role in breastfeeding practices]. Berita Kedokteran Masyarakat, 26(4), 187-195.

Friedman, M. M., Bowden, Vicky R., & Jones, E. G. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga; Riset, teori, & praktik. Jakarta: EGC.

Hall, R. A. S., Waard, I. E. M. De, Tooten, A., Hoffenkamp, H. N., Vingerhoets, A. J. J. M., & Bakel, H. J. A. Van. (2014). Early Human Development From the father's point of view : How father's representations of the infant impact on father – infant interaction and infant development. Early Human Development, 90(12), 877–883. https://doi.org/10.1016/j.earlhumdev.2014.09.010

Jahja, Y. (2011). Pikologi Perkembangan. Jakarta: Prenamedia Group.

Kemenkes RI. (2013). Riset kesehatan dasar (RISKESDAS) 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kiling-Bunga, B. N., Tafuli, Y. K. E., Thoomaszen, F. W., & Kiling, I. Y. (2017). Persepsi lurah tentang keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak usia dini. Jurnal Ilmiah VISI PGTK PAUD dan DIKMAS, 12(1), 9-18.

Kyle, T., & Carman, S. (2014). Buku ajar keperawatan pediatri (ed. 2, vol. 1). Jakarta: EGC.

Medise, B. E. (2013). Mengenal keterlambatan perkembangan umum pada anak. IDAI. Diakses pada tangal 1 Desember 2017 dari http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-keterlambatan-perkembangan-umum-pada-anak.

Mubarak, W. I., Santoso B. A., Rozikin, K., & Patonah, S. (2006). Buku ajar: Ilmu keperawatan komunitas 2. Jakarta: Sagung Seto.

Muna, L. N., & Sakdiyah, E. H. (2015). Pengaruh peran ayah (fathering) terhadap determinasi diri (self determination remaja. Psikoislamika, 12 (1). ISSN 1829-5703. diakses pada 23 Mei 2018 dari http://repository.uin-malang.ac.id/805/

Nurliza, M. (2016). Hubungan peran ayah dalam stimulasi dengan perkembangan anak usia prasekolah di PAUD kecamatan Syiah Kuala. Skripsi.

Opondo, C., Redshaw, M., Savage-McGlynn, E., & Quigley, M. A. (2016). Father involvement in early child-rearing and behavioural outcomes in their pre-adolescent children: evidence from the ALSPAC UK birth cohort. BMJ Open, 2016;6:e012034. doi:10.1136/bmjopen-2016-012034.

Rahayu, L. S., (2011) Hubungan pendididka orang tua dengan perubahan status stunting dari usia 6-12 bulan ke usia 3-4 tahun. Proseding Penelitian Bidang Eksakta,103-115.

Ratnaningsih, T. (2016). Keterlibatan ayah dalam pemenuhan gizi balita di dusun Tuwiri desa Seduri kecamatan Mojosari Mojokerto. Vol. 4, No. 2. Diakses pada tanggal Mei 2018 dari http://ejournal.stikes-ppni.ac.id/index.php/keperawatan-bina-sehat/article/view/315

Sary, M. P., & Turnip, S. S. (2015). Attitude difference between fathers and mothers toward fathers involvement in child rearing activities among couples with 0-12 months old babies. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 190(November 2014), 92–96. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.921

Soetjiningsih. (2012). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.

Sundari, A. R., & Herdajani, F. (2013). Dampak fatherless terhadap perkembangan psikologis anak. Prosiding Seminar Nasional Parenting, 256-271.

Supartini, Y. (2004). Buku ajar konsep dasar keperawatan anak. Jakarta: EGC.

Susetyo., Ratnasari, Y., Hidayati, D. A. (2012). Peran ayah dalam perkembangan anak balita. Seminar Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 104-109.

WHO. (2017). Malnutrition. Diakses pada tanggal 1 Desember 2017 dari http://www.who.int/mediacentre/factsheets/malnutrition/en/.

WHO. (2017). Early Child Development. Diakses pada tanggal 1 Desember 2017 dari http://www.who.int/topics/early-child-development/en/.

WHO. (2004). The importance of caregiver-child interactions for the survival and healthy development of young children, 1–95. Diakses pada tanggal 1 Desember 2017 dari http://www.who.int/maternal_child_adolescent/documents/924159134X/en/.

Wong, D. L., Eaton, M. H., Wilson, D., Winkelstein, M. L., & Schwartz, P. (2009). Buku ajar keperawatan pediatrik Wong (Ed. 6). Jakarta: EGC.

Zuhri, M. (2015). Pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan pendapatan keluarga terhadap resikogangguan perkembangan anak dengan metode PEDS di TK dan PAUD gampong Banda Safa kabupaten Aceh Besar. Skripsi. Diakses pada 19 Maret 2018 dari http://www.etd.unsyiah.ac.id/baca/index.php?id=14079&page=14.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@unsyiah.ac.id