PREVALENSI ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL

Desy Rahmiyanti, Darmawati Darmawati

Abstract


Tingginya angka kematian ibu dan prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil membutuhkan perhatian dan penanganan intensif dari instansi pelayanan kesehatan. Salah satu cara yang dapat diterapkan melalui pengendalian faktor yang mempengaruhi terjadinya insiden anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian adalah untuk mengindentifikasi faktor yang mempengaruhi prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil di Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah correlation study dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang berada di Kabupaten Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling mengunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 161 responden. Data penelitian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan prevalensi anemia pada ibu hamil yaitu sebanyak 96 responden (59.6%) anemia dan 65 responden (40.4%) tidak anemia. Ditemukan adanya hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dan asupan makanan dengan anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil di Kabupaten Aceh Besar (p-value < 0.05). Direkomendasikan kepada instansi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan dirinya dan bayinya dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai anemia melalui konseling. Bagi keluarga untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada ibu hamil dalam meningkatkan kesehatannya melalui konsumsi makanan yang mengandung zat besi.

 


Full Text:

PDF

References


Abay, A., Yalew, H. W., Tariku, A., & Gebeye, E. (2017). Determinants of prenatal anemia in Ethiopia. Archives of Public Health, 75(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s13690-017-0215-7

Alene, K. A., & Dohe, A. M. (2014). Prevalence of Anemia and Associated Factors among Pregnant Women in an Urban Area of Eastern Ethiopia, 2014(May 2013).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Laporan Nasional 2013. https://doi.org/1 Desember 2013

Chowdhury, H. A., Ahmed, K. R., Jebunessa, F., Akter, J., Hossain, S., & Shahjahan, M. (2015). Factors associated with maternal anaemia among pregnant women in Dhaka city. BMC Women’s Health, 15(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s12905-015-0234-x

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar 2015.

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia. Retrieved from http://www.depkes.go.id/downloads/publikasi/profil kesehatan indonesia 2016.pdf

Masrizal. (2007). Anemia defisiensi besi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, II(1), 140–145.

Nurhidayati, A., & Hapsari, E. (2014). Hubungan Asupan Nutrisi Dengan Kadar Hb Ibu Hamil Di BPS Suratini Suwarno Surakarta. Jurnal KesMaDaSka, 12(197), 251–254.

Purbadewi, L., & Ulvie, Y. N. S. (2013). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Unimus, 2(April), 31–39.

Ramadani, M., Mayoritha, L., & Fitrayeni. (2010). Penyebab Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Seberang Pada Kota Padang, 6(2), 57–61.

Rosmawati, N. N., Nazri, S. M., & Ismail, I. M. (2012). The Rate and Risk Factors for Anemia among Pregnant Mothers in Jerteh Terengganu, Malaysia. Journal of Community Medicine & Health Education, 2(5), 10–13. https://doi.org/10.4172/2161-0711.1000150

Salifou, Abossou, Sidi, Arif, H., Vodouhe, Batchaneng, & Perrin, M. (2015). Factors Associated With Anemia in Pregnant Women in 2014 in Parakou, 2(4), 2014–2016. https://doi.org/10.4172/2376-127X.1000174

Setyobudihono, S., Istiqomah, E., & Adiningsih, S. (2016). Husband Influences on Pregnant Women Who Following Consumption Iron Supplementation Program. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 222, 160–168. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.05.207

Silverberg, D. S. (2012). Anemia. Croatia: InTech

Sukla, K. K., Nagar, R., & Raman, R. (2014). Vitamin-B12 and folate deficiency, major contributing factors for anemia: A population based study. E-SPEN Journal, 9(1), e45–e48. https://doi.org/10.1016/j.clnme.2013.11.003

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2002). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

Susanti, A., Rusnoto, & Nor, A. (2013). Budaya pantang makan, status ekonomi dan pengetahuan zat gizi ibu hamil pada ibu hamil trimester III dengan status gizi. Jikk, 4(1), 1–9. Retrieved from http://e-journal.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/karakter/article/viewFile/84/74

Vir, S. C. (2011). Public Health Nutrition in Developing Countries. New Delhi: Woodhead Publishing India.

Wick, M., Pinggera, W., & Lehmann, P. (2011). Clinical Aspects and Laboratory Iron Metabolism, Anemias (6 th ed.). New York: SpringerWien.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@unsyiah.ac.id