PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA STUNTING

rizki wahyudi, sufriani sufriani

Abstract


Stunting pada balita akan menimbulkan masalah kesehatan fisik dan psikis. Penyebab utama stunting yaitu masalah gizi pada balita seperti kurang asupan makanan dan penyakit infeksi, perilaku ibu dalam kebersihan masih kurang dan lingkungan rumah yang kurang mendukung untuk pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan perkembangan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif menggunakan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak usia 1-5 tahun (balita) yang mengalami stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar sebanyak 37 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara total sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariate. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa gambaran pertumbuhan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar, mayoritas berada pada kategori sangat pendek sebanyak 51.4% dengan perkembangan balita pada kategori sesuai sebanyak 54.1% dan meragukan sebanyak 45.9%. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai optimalisasi fungsi puskesmas melalui pemberian penyuluhan secara rutin disertai dengan pemberian leaflet mengenai gizi balita dan pola asuh anak yang baik kepada orangtua terutama ibu agar dapat memperbaiki pertumbuhan dan gizi balita.


Full Text:

PDF

References


Agustiningrum, T. (2016). Hubungan karakteristik ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Anugraheni, H. S. (2012). Faktor risiko kejadian stunting pada anak usia 12-36 bulan di kecamatan pati, kabupaten pati. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang

Aridiyah, F. O. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan (The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Rural and Urban Areas. e-Jurnal Pustaka Kesehatan Universitas Jember, vol. 3 (no. 1) Januari 2015: 163-170

Astuti D.K. (2016). Hubungan karakteristik ibu dan pola asuh gizi dengan kejadian balita stunted di Desa Hargorejo Kulonprogo DIY. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.

Doyle A.D. (2009). Physical growth and development; physical growth, merck manual professional. Available from: http://www.merck.com/ mmpe/sec19/ch269/ch269b.html

Gibney, M.J., Margetts, B.M., Kearney, J.M. & Arab, L. (2009) Gizi kesehatan masyarakat. Widyastuti, P. & Hardiyanti, E.A. eds. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Kemenkes. (2016). Pusat data dan informasi. situasi balita pendek. Infodatin. Jakarta Selatan

Nurbaeti, T. S. (2016), Hubungan derajat stunting dengan perkembangan motorik halus anak usia 12-24 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol.1, No.4 April 2016: 11-15

Ngaisyah, D.R. (2015). Hubungan sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada balita di desa kanigoro, saptosari, gunung kidul. Jurnal Medika Respati. Vol X Nomor 4. 65-70

Purwandini K, Kartasurya M I. (2013). Pengaruh pemberian mikronutrient sprinkle terhadap perkembangan motorik anak stunting usia 12-36 bulan. Journal of Nutrition College; Volume 2 Nomor 1 Halaman 147-163.

Riskesdas. (2013). Pedoman pewawancara petugas pengumpul data. Jakarta: Badan Litbangkes.

Saadah, N. (2004). Penelitian perbedaan tumbuh kembang balita usia 3- 18 bulan yang menggunakan buku KIA dengan yang tidak menggunakan buku KIA. Availible from http://www.jiptunair. co.id

Shelov. T. (2005). Panduan lengkap perawatan untuk bayi dan balita. Jakarta: Arcan

Supartini, Y. (2004). Buku ajar konsep dasar keperawatan anak. Jakarta: EGC

Victora GC, Linda A, & Caroline F et al. (2008). Maternal and child undernutrition: consequences for adult health and human capital. Lancet, 371, 340—357.

Wardah, S. (2015). Faktor risiko kejadian stunting pada anak umur 6-36 bulan di Wilayah Pedalaman Kecamatan Silat Hulu, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia Vol. 3, No. 2, Mei 2015: 119-130

WHO. (2012). Trends in maternal mortality:1990-2010.Geneva

WHO. (2013). Childhood stunting: challenges and opportunities

Zottarelli LK, Sunil TS, Rajaram S. (2007). Influence of parental and socioeconomics factors on stunting in children under 5 years in Egypt. Eastern Mediterranean Health Journal.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@usk.ac.id