SELF EFFICACY DENGAN MOTIVASI DALAM MENJALANI TERAPI PADA PASIEN STROKE

cut ila sriramayanti, devi darliana

Abstract


Stroke merupakan penyakit akibat gangguan peredaran darah otak yang menyebabkan kehilangan fungsi otak. Stroke menjadi penyebab  ketiga kematian dengan laju mortilitas 18% sampai 37% untuk stroke pertama dan sebesar 62% untuk stroke selanjutnya. Pada umumnya pasien stroke membutuhkan  terapi pengobatan profesional dan berlanjut serta melibatkan pengasuh dari kalangan terdekat pasien. Untuk menjalankan  upaya  pengobatan pada pasien stroke, diperlukan adanya self efficacy pada pasien, yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuan dirinya untuk mencapai sesuatu sesuai dengan yang diharapkannya. Keyakinan tersebut akan mempengaruhi motivasi pasien dalam menjalani terapi stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan motivasi dalam menjalani terapi pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 363 orang dan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling dengan rumus estimasi lemeshow berjumlah 95 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara dan diolah dengan Uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan motivasi  (p value = 0,000). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara self efficacy (performance accomplishments, vicarious experience, verbal persuasion, emotional arousal) dengan motivasi pasien dalam menjalani terapi. Semakin tinggi tingkat self efficacy pasien maka akan semakin tinggi pula motivasi pasien dalam menjalani terapi stroke di Rumah Sakit Daerah  dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2017

Full Text:

PDF

References


Alwisol. (2006). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Aprilia Wahyu Fitria Setyaningrum. (2006). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Motivasi Pada Pasien Pasca Stroke Untuk Menjalani Fisioterapi. Semarang: STIKES Ngudi Waluyo Ungaran.

Astuti, Risma Puji dan Edi Purwanto. (2014). Perbedaan Self Efficacy Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional Di Smp Negeri 1 Boyolali Ditinjau Dari Keikutsertaan Bimbingan Belajar. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Bandura, A. (1994). Self-efficacy: The exercise of control. New York: Freeman.

Bandura, A. (1997). Self efficacy : toward a unifying theory of behavioral change. New York: Freeman

Baron, Robert A. & Byrne, Donn. (2004). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Dasilva, J. (2003). Motivation for self-care in older women with heart disease and diabetes: A balancing act. Diunduh pada tanggal 23 Agustus 2003 dari http://proquest.umi.com/pqdweb

Lenz, E. R & Shortridge-Bagget, L.M (2002). Self efficacy in nursing : research and measurement perspectives. New York : Springer Publishing Company, Inc.

Marquis, B.L. & Huston, C.J. (2006). Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan Teori dan Aplikasi, Ed. 4. Jakarta :EGC

Notoatmodjo, S (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Novia Ayuningputri & Herdiyan Maulana. Jurnal Psikologi Integratif : Persepsi Akan Tekanan Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Pasangan Suami-Istri dengan Stroke. Jakarta : Universitas Negeri Jakarta.

Riset kesehatan Dasar. ( 2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta

Ruth Agustina R. (2014). Penggunaan Angiotensin Reseptor Bloker (ARB) pada Pasien Stroke Iskemia, Surabaya : Universitas Katolik Widya Mandala

Skarbek, E.A. (2006). Psychosocial predictors of self care behaviors in type 2 diabetes mellitus patient: Analysis of social support, self-efficacy and depression. Diunduh pada tanggal 5 Oktober 2010 dari http:// citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.18.7072-1.pdf

Shindy Octavia .W, (2014). Jurnal psikologi pendidikan dan perkembangan : Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Tingkat Self Esteem Pada Penderita Pasca Stroke

Smeltzer, S. C. & Bare, B. G. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Vol 3 ed.8.. Jakarta: EGC

Smeltzer, S. C. & Bare, B. G. (2001). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Vol13 ed.8.. Jakarta: EGC

Sugeng Ariyadi. (2010). Motivasi Penderita Stroke Iskemik Mengikuti Fisioterapidi Rumah Sakit Umum Kelet, Jepara.

Swanburg (2000). Pengantar Kepemimpinan dan Manajemen keperawatan: EGC

Temple, A.J.S. (2003). The effects of diabetes self-manageent education on diabetes self-efficacy, and psychological adjustment to diabetes.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@unsyiah.ac.id