STATUS FUNGSIONAL PASKA ORIF FRAKTUR EKSTERMITAS

nazarina nazarina, teuku samsul bahri

Abstract


Open Reduction Internal Fixasion (ORIF) merupakan sebuah prosedur bedah medis, yang tindakannya mengacu pada operasi terbuka untuk mengatur tulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi status fungsional pada pasien paska ORIF fraktur ekstermitas di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif koleratif. Populasi pada penelitian ini pasien paska ORIF di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah nonprobability sampling sebanyak 72 responden. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin dengan menggunakan kuesioner indeks Barthel. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa status fungsional paska ORIF berada pada ketergantungan total (48,6%), tingkat status fungsional makan  (45,8%) mengalami ketergantungan total, ketergantungan total pada status fungsional mandi, (56,9%), ketergantergantungan total pada status fungsional toileting (55,6%), ketergantungan total pada status fungsional berpakaian (52,8%), ketergantungan total pada status fungsional berpindah (66,7%), ketergantungan total pada status fungsional mengontrol BAB (48,6%), ketergantungan total pada status fungsional mengontrol BAK, (48,6%), ketergantungan total pada status fungsional membersihkan diri, (48,6%).


Full Text:

PDF

References


Herawati, F, (2012) Panduahn Terapi Aman Selama Kehamilan. PT.ISFI Penerbitan Surabaya

Halstead.J.A. (2004). Orthopedic Nursing : Caring for Patiens with musculoskeletal disorder. Brocton : Western Schools.

Leukenotte, (2000). Gerontologic Nursing. St. Lois:Mosby Year Book

Marjoko, (2013). Analisis Status Fungsional Stroke Saat Keluar Ruang Merak ll RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Retrived September 20, 2015

Mubarok, Chayatin, (2008). Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia. EGC: Jakarta

Muttaqin. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta : EGC

Nurjannah Intansari. (2010). Proses Keperawatan NANDA, NOC & NIC.Yogyakarta : Moca Media

Nugroho. (2000). Keperawatan gerontology Edisi 3. Jakarta : EGC

Notoatmojo. S (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Prasetya, W. B. (2011). Penatalaksaan Fisioterapi Pada Paska Pelepasan Plate dan Screw Pada Fraktur Sepertiga Proximal Ulna Dexra Di RST Dr. Soedjono Magelang..

Prince, SA., & Wilson, M.L. (2003). Pathophysiologi: Cliical Concepts of Disease Processes. New York: Mosby

Ropyanto, Chandra. (2011). Analisa faktor-faktor yang berhubungan dengan status fungsional pasien paska open reduction internal fixation (ORIF) Fraktur Ekstermitas Bawah, Di RS.Ortopedi PROF Soeharso Surakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan

Smeltzer, S., & Bare, B. (2005). Bunner and Suddarth’s : Text book medical surgical nursing. St. Louis Missouri : Elsevier Saunders.

Saputra, Lyndon, (2013). (a)Catatan Ringkasan Kebutuhan Manusia. Jakarta: Binarupa Aksarz

Wrong Diagnosis (2011). Prevelence and Incidence Statistic for Fractures.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@usk.ac.id