PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG SEPSIS DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT
Abstract
Setiap infeksi yang diderita oleh pasien di ruang ICU memiliki risiko terjadinya sepsis. Sepsis yang parah dapat menimbulkan syok sepsis atau menurunnya tekanan darah secara tiba-tiba. Perawat sebagai garda terdepan harus dapat mengenali dan mengidentifiksi tanda dan gejala sepsis yang dijumpai pada pasien. Pengetahuan perawat sangat mempengaruhi pelayanan dan penanganan sepsis, mulai dari mengenali karakteristik sampai dengan penatalaksanaan yang diberikan. Tujuan penelitin untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang sepsis di ICU RSUD dr. Zainoel Abidin. Desain dalam penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan jumlah sampel yaitu 52 perawat di ruang ICU RSUD Dr. Zainoel Abidin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang didesain oleh peneliti sendiri yang telah diuji dengan nilai validitas 0,636 dan reliabitas 0,952. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan perawat tentang sepsis berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata adalah 74,08. Diharapkan bagi perawat di ruang ICU agar terus mempertahankan dan mengupdate informasi tentang sepsis dan penatalaksanaannya baik dengan mengikuti seminar dan pelatihan ataupun mendapatkan informasi dari buku, jurnal ataupun dari sumber lainnya.
Full Text:
PDFReferences
Bajracharya, A., Rajbanshi, L., & Arjyal, B. (2020). Knowledge on Sepsis Among Health Care Providers of Birat Medical College. Birat Journal of Health Sciences , 5(2), 23-30.
Batara, M., Darmawati, S., & Prastiyanto, M. E. (2018). Keanekaragaman dan Pola Resistensi Bakteri pada Pasien yang Terdiagnosa Sepsis. Jurnal Labora Medika , 2(2), 1–5.
Burns. (2017). Sepsis. Retrieved from World Health Organization: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sepsis
Burns, S. M. (2014). AACN Essentials of Critical Care Nursing Third Edition. Virginia: McGrawHill Education.
Gyawali, B., Karan, R., & Amit, S. D. (2019). Sepsis: The Evolution in Definition, Pathophysiology, and Management. SAGE Open Medicine ,7(3), 34-45
Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Sepsis. KMKRI: Menteri Kessehatan.
Maria, G. A. R & Raharjo, S. T. (2020). Adaptasi kelompok usia produktif saat pandemi covid 19 menggunakan metode reality therapy. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 142-149
Masruhin, S., Hapzi, A., & Kemas, I. R. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Islam: Sistem Berfikir Kebenaran, Pengetahuan, Nilai (Mortalitas). Jurnal Pndidikan dan Ilmu Sosial , 32(2)844-857.
Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Rahayu, C., & Anjani, M, Y. (2021). Studi Literatur Gambaran Hasil Pemeriksaan Procalcitonin Sebagai Biomarker Pada Pasien Sepsis. Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Recther, R. W. M. A., Patel, V. M. D., Loftus, T., & Ren, Y. I. (2020). Early biomaker signature in surgical sepsis. Journal of Surgical Research,22(7), 372-383
Stefani, B. R., Edoa, J. R., Tulenae, R.I., & Jacob, S.T. Knowledge of health workers relating to sepsis awarness. Acta Tropica, 2(1), 105914
Storozuk, et al. (2019). A Survey of Sepsis Knowledge Among Canadian Emergency. Australasian Emergency Care , 23(2) 119-125.
Yasir, T., Firly, & Wahyu. (2020). Prevalensi dan Outcome Pasien CRRT di Intensive Care Unit. Journal of Medical Science , 100 - 106.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JIM FKEP
JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN
ISSN (Online) : 2716-3555
Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,
Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.
e-mail:jim.fkep@usk.ac.id