TERAPI SPIRITUAL DALAM MENGONTROL HALUSINASI: SUATU STUDI KASUS

Erfiana Erfiana, Sri Novitayani, Farah Dineva R

Abstract


Skizofrenia merupakan gangguan mental yang parah dengan gejala yang umum dijumpai adalah halusinasi. Pada pasien dengan skizofrenia, halusinasi pendengaran merupakan gejala positif yang umum dijumpai. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Intervensi yang diberikan berupa strategi pelaksanaan halusinasi yaitu SP 1: Membantu pasien mengenali halusinasi dan menjelaskan cara mengontrol halusinasi dengan menghardik, SP 2: Melatih pasien minum obat secara teratur, SP 3: Melatih pasien bercakap-cakap dengan orang lain, dan SP 4: Melatih pasien melakukan aktivitas terjadwal. Selain itu, pasien diberikan intervensi tambahan sesuai evidence-based practice yaitu terapi murottal Al- Qur’an dan terapi dzikir. Berdasarkan hasil evaluasi yang didapatkan adalah adanya penurunan terhadap tanda dan gejala halusinasi yang dirasakan oleh pasien. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Jiwa Aceh agar dapat menerapkan terapi tambahan dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa dengan terus mencari informasi terkait asuhan keperawatan pada pasien halusinasi.


Full Text:

PDF

References


Agung, R., Handono, F. R., & Sholehah, B. (2022). Pengaruh terapi murattal Al-Qur’an terhadap tingkat skala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso. Al-Asalmiya Nursing, 11 (1), 90-105.

Akib, R. I. (2021). Intervensi terapi murottal dan terapi dzikir pada pasien dengan halusinasi penglihatan dan resiko perilaku kekerasan. UIN Alauddin Repository, 1(11), 90-105.

Aldam, S. F. S., & Wardani, I. Y. (2019). Efektifitas penerapan standar asuhan keperawatan generalis pada pasien skizofrenia dalam menurunkan halusinasi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(2), 165-172.

Ardjana, I. E. (2016). Mood stabilizer sebagai terapi adjuvan pada skizofrenia. Program Studi Ilmu Kedokteran Jiwa FK UNUD: Denpasar.

Astuti, A. P., Susilo, T., & Putra, S. M. (2017). Hubungan kepatuhan minum obat dengan periode kekambuhan pada pasien skizofrenia: halusinasi di rumah sakit jiwa Prof. Dr. Soeroyo Magelang. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 6(2), 53-86.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat. (2021). Ekstasi “efek jangka pendek dan jangka panjang”. https://kalbar.bnn.go.id/ekstasi-efek-jangka-pendek-jangka-panjang/

Devita, Y., & Hendriyani. (2019). Pengaruh terapi Al-Qur’an terhadap penurunan frekuensi halusinasi pendengaran pasien skizofrenia. Prosiding SainsTeKes, 1(1), 89-92.

Fatani, B. Z., Aldawod, R. A., Alhawaj, F. A., Alsadah, S., Slais, F. R., Alyaseen, M. N., Ghamri, A. S., Banjar, J. & Qassaim, Y. A. (2017). Schizophrenia: Etiology, pathophysiology, and mangement: a review. The Egyptian Journal of Hospital Medicine 69 (6), 2640–2646. https://doi.org/10.12816/0042241.

Gasril, Pratiwi, Suryani, & Sasmita, H. (2020). Pengaruh terapi psikoreligious: dzikir dalam mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia yang muslim di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(3), 821–26.

Guthrie, S.K., Manzey, L., Scott, D., Giordani, B., & Tandon, R. (2000). Comparison of central and peripheral pharmacologic effects of biperiden and trihexyphenidyl in human volunteers. Journal Clinical Psychopharmacology, 20(1), 77-83.

Herawati, N., & Afconneri, Y. (2020). Perawatan diri pasien skizofrenia dengan halusinasi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1), 9-20.

Inneke, P. (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia. Jurnal Kesehatan Holistic, 1 (1), 49-61.

Jabbari, B., Mirghafourvand, M., Sehhatie, F., & Charandabi, S. M. A. (2017). The effect of holly quran voice with and without translation on stress, anxiety and depression during pregnancy: a randomized controlled trial. Journal of Religion and Health, 59(1), 544–554.

Jablensky, A. (2017). Back to the future: schizophrenia in restrospect and prospect. Australian & New Zealand Journal Of Psychiatry, 51(10), 1052-1053. DOI: 10.11770004867417715916.

Keliat, B. A. & Akemat. (2015). Model praktik keperawatan profesional jiwa. Jakarta: EGC

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

Kristiadi, Y., Rochmawati, H. D., & Sawab. (2015). Pengaruh aktivitas terjadwal terhadap terjadinya halusinasi di RSJ Dr Amino gondohutomo provinsi Jawa tengah. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK), 4(4), 1-6.

Linggi, E. B. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien halusinasi pendengaran di ruangan nyiur Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 1(1), 31-39.

Machmud, S., Singara, T., & Fattah, N. A. (2019). Efektivitas sodium divalporat sebagai terapi adjuvan terhadap perbaikan gejala positif skizofrenia paranoid yang diberi haloperidol. Jurnal Sains dan Teknologi (JST) Kesehatan, 1(9), 85-92.

Mardiati, S., Veny, E., & Febriana, S. (2017). Pengaruh terapi psikoreligious: membaca al-fatihan terhadap skor halusinasi pasien skizofrenia. Jurnal Ners Indonesia, 8 (1), 79-88.

Maulana, I., Hernawaty, T & Shalahuddin, I. (2021). Terapi aktivitas kelompok menurunkan tingkat halusinasi pada pasien skizofrenia: literature review. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 9(1), 153-160.

Nurjamil, D., & Rokayah, C. (2017). Hubungan antara peran keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia. Jurnal Keperawatan, 5(1), 53-59.

Nurlaili, A., Nurdin, E., & Putri, D. E. (2019). Pengaruh pengendalian halusinasi tehnik distraksi menghardik terhadap penurunan halusinasi pendengaran. Jurnal Keperawatan Stikes Kendal 11(3), 177-190.

Novitayani, S. (2017). Penyebab skizofrenia pada pasien rawat jalan di Aceh. Idea Nursing Journal, 8 (3).

Novitayani, S. (2018). Terapi psikofarma pada pasien rawat jalan di rumah sakit jiwa aceh. Idea Nursing Journal, 9(1), 16-21.

Pamungkas, R. J. (2021). Penggunaan antipsikotik pada skizofrenia. Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala/Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin, 182-189.

Pardede, J. A. (2020). Decreasing hallucination response through perception stimulation group activity therapy in schizophrenia patients. Iar Journal of Medical Sciences, 1(6), 304-309.

Pardede, J. A., Silitonga, E., & Laia, G. E. H. (2020). The effects of cognitive therapy on changes in symptoms of hallucinations in schizophrenic patients. Indian Journal of Public Health Research & Development, 11(10), 257-264.

Stuart, G. W. (2016). Prinsip dan praktik keperawatan kesehatan jiwa. Editor Keliat, B. A., Pasaribu, J. Singapore: Elsevier.

Sulistia, G., & Vincent, H.S. (2007). Farmakologi dan terapi, edisi 5. FKUI: Jakarta.

Syarif, F., Zaenal, S., & Supardi, E. (2020). Hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di rumah sakit khusus daerah provinsi sulawesi selatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(4), 327-331.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar diagnosa keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik. Jakarta: DPP PPNI.

Tololiu, T. A., Runtu, L. G., & Woley, F. (2017). Technique to control hearing of hallucinations in intermediate room. In Proceeding Manado Health Polytechnic 1st International Conference ISSN, 1(1), 2599-2031.

Yosep, I. (2013). Keperawatan jiwa edisi revisi. Bandung: PT. Refika Aditama 346.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@usk.ac.id