GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP KISTA OVARIUM

Ulfa Khaira, Mariatul Kiftia, Elka Halifah

Abstract


Kista ovarium salah satu kasus ginekologi yang terjadi pada 15% wanita premenopause dan 8% pada wanita pascamenopause. Sebagian besar kista ovarium beresiko menyebabkan keganasan dan menjadi kanker ovarium dikarenakan kista ovarium umumnya tidak bergejala. Salah satu penyebab kista ovarium adalah gangguan hormon dan gaya hidup yang tidak sehat. Kasus kista ovarium di Puskesmas Baiturrahman sebanyak 5,7%. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur terhadap kista ovarium. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu wanita usia subur yang ada di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 109 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan wanita usia subur tentang kista ovarium  yang dikembangkan peneliti berdasarkan konsep dengan hasil uji Construct Validity yaitu α = 0,918. Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 66 (60,6%) memiliki pengetahuan baik, pengetahuan cukup sebesar 42 (38,5%) dan kurang sebanyak 1 (0,9%). Direkomendasikan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan edukasi terkait penyakit reproduksi khususnya kista ovarium pada wanita usia subur.


Full Text:

PDF

References


Abduljabbar, H. S., Bukhari, Y. A., Al Hakim, E. G., Ashour, G. S., Amer, A. A., Shaikhoon, M. M., & Khojah, M. I. (2015). “Review of 244 Cases of Ovarian Cyst.” Saudi Med J, 36(7):834–38.

Azhar, S., Almas, I., Rehman, N., Ahmed, S., Tajik, M. I., & Murtaza, G. (2014). “Evaluating the Perception and Awarness of Patients Regarding Ovarian Cysts in Peshawar, Pakistan.” Tropical Journal of Pharmaceutical Research, 13(8):1361–66. doi: http://dx.doi.org./10.4314/tjpr.v13i8.23.

Budiman, & Riyanto, A. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Darsini, F., & Cahyono, E. A. (2019). “Pengetahuan : Artikel Review.” Jurnal Keperawatan, 12(1):95–107.

Davies, C. (2011). Ovarian Cyst Treatment The 3-Step Home Treatment Program for Ovarian Cysts. Yew First Publishing Inc.

Farghaly, S. A. (2014). “Current Diagnosis and Management of Ovarian Cysts.” Clin Exp Obstet Gynecol, 41(6):609–12.

Fathkiyah, N. (2019). “Faktor Resiko Kejadian Kista Ovarium Pada Wanita Usia Reproduksi Di RSKIA Kasih Ibu Kota Tegal.” BHAMADA, JITK 10(1).

Hacker, N. F., Gambone, J. C., & Hobel, C. J. (2016). Hacker & Moore’sEssentials of Obstetrics & Gynecology. 6Ed. Philadelphia: Elsevier.

Herawati, A., Kusumawati, L., & Hidayat, A. (2019). “Hubungan Siklus Menstruasi Dengan Angka Kista Ovarium Pada Pasien RSUD ‘X’ Banjarmasin.” Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 10(1):48–53.

Idris, R. I. R., Gani, R. A., & Azhar, T. N. T. (2021). “A Knowledge and Perception on Ovarian Cyst among Women in Kuantan, Pahang Malaysia.” International Journal of Social Science Research, 3:45–54.

Kemenkes RI. (2015). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Kurniawaty. (2019). “Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Wanita Usia Subur Dengan Pencegahan Kista Ovarium.” Jurnal ’Aisyiyah Medika, 3(1):103–9.

Lowdermilk, D. L., Cashion, M. C., Perry, S. E., Alden, K. R., & Olshansky, E. (2020). Maternity and Women’s Health Care. USA: Elsevier, Inc.

Manuaba, I. A. C., Manuaba, I. B. G. F., & Manuaba, I. B. G. (2010). Buku Ajar Penuntun Kuliah Ginekolgi. 1Ed. Jakarta Timur: CV. Trans Info Media.

McGarry, K. A., & Tong, I. L. (2013). The 5_Minute Consult Clinical Companion to Women’s Health. 2nd ed. Lippincott Williams & Wilkins.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, T., & Utama, B. I. (2014). Masalah Kesehatan Reproduksi Wanita. Nuha Medika.

Office on Women’s Health. 2021. “Ovarian Cysts.” U.S Department of Health and Human Services, February. Diakses pada 7 November 2022 dari https://www.womenshealth.gov/a-z-topics/ovarian-cysts.

Patton, K. T., & Thibodeau, A. (2018). The Human Body in Health & Disease. 7th ed. St. Louis Missouri: Elsevier, Inc.

Peate, I., & Wild, K. (2018). Nursing Practice : Knowledge and Care. USA: John Wiley & Sons, Ltd.

POGI. (2006). Standar Pelayanan Medik Obstetri Dan Ginekologi Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia. Jakarta: Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia.

Rekam Medik Bagian KIA Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. (2022).

Ross, E. K., & Kebria, M. (2022). “Incidental Ovarian Cysts : When to Reassure , When to Reassess , When to Refer.” Cleveland Clinic Journal of Medicine, 80(8):503–14. doi: 10.3949/ccjm.80a.12155.

Saraswati, P. S., Mangidi, M. A. G. T., Widyasningrum, A., & Tasnim, T. (2019). “The Risk Factor of Menstruation Cycle and Lifestyle to The Prevalence of The Ovary Cyst in General Hospital District in Konawe.” International Journal of Health Sciences Research and Development, 1(1):1–8. doi: 10.36566/ijhsrd/vol1.iss1/1.

Schuilling, K. D., & Likis, F. E. (2017). Women’s Gynecologic Health. 3rd ed. USA:Jones & Bartlett Learning, LLC.

Swain, G. R. (2016). “How Does Economic and Social Disadvantage Affect Health.” Institue for Research on Poverty, 33(1):1–6.

Temmerman, M., Khosla, R., Laski, L., Mathews, Z., & Say, L. (2015). “Women’s Health Priorities and Interventions.” Women’s, Children’s and Adolescent’s Health, 351.

Wirniaty, D., Siregar, M. F. G., Lubis, R., Siregar, H. S., Efendi, I. H., & Marpaung, J. (2015). “Analisa Kasus Kista Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adama Malik Medan Periode 1 Januari 2010-31 Desember 2012.” Majalah Kedokteran Nusantara, 48(1):1–3.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@usk.ac.id