ANALISIS KONSENTRASI HORMON IGF-1 CAIRAN FOLIKEL OVARIUM SAPI ACEH DARI LIMBAH RUMAH POTONG HEWAN (RPH) BANDA ACEH. (Analysis of IGF-1 Hormone Concentration in Ovary Follicular Fluid of Aceh Cow from Animal Slaughterhouse in Banda Aceh)

Nabilah Putroe Agung, Mulyadi Adam, Gholib Gholib, Juli Melia, Ummu Balqis, Triva Murtina Lubis

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi hormon IGF-1 pada cairan folikel ovarium sapi aceh. Cairan folikel diaspirasi dari 30 pasang ovarium yang dikoleksi dari 30 ekor sapi aceh di Rumah Potong Hewan (RPH) Banda Aceh. Cairan ovarium dikoleksi berdasarkan ukuran folikel dan diidentifikasi ada tidaknya korpus luteum (CL). Ukuran folikel dikategorikan menjadi tiga (3) kategori yaitu folikel kecil (Ø1˗˗<5 mm), folikel sedang (Ø5˗˗<8,5 mm), dan folikel besar (Ø≥8,5 mm).  Pengukuran konsentrasi hormon IGF-1 dilakukan dengan metode Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 12 ovarium (40%) memiliki CL dan 18 ovarium (60%) tidak memiliki CL. Konsentrasi hormon IGF-1 pada ovarium yang memiliki CL dengan kategori folikel kecil dan sedang masing-masing 17,39±7,24 ng/ml dan 0,1 ng/ml. Konsentrasi hormon IGF-1 pada ovarium tanpa CL dengan kategori folikel kecil, sedang, dan besar masing-masing 8,81±2,73 ng/ml, 2,09±0,27 ng/ml, 1,38±0,93 ng/ml. Rataan IGF-1 pada folikel kecil terlihat lebih tinggi baik pada ovarium yang memiliki CL maupun pada ovarium yang tidak memiliki CL, namun secara statistik tidak berbeda (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa konsentrasi hormon IGF-1 pada semua kategori folikel tidak berbeda baik pada ovarium yang memiliki CL maupun ovarium yang tidak memiliki CL. (This study was conducted to measure concentration of IGF- hormone in ovary follicular fluid of aceh cow. Follicular fluid was aspired from 30 ovarian pairs collected from 30 aceh cows in Banda Aceh animal slaughterhouse. Ovarian fluids are collected based on the follicle size and identified by the presence of the corpus luteum (CL). The size of the follicle are categorized in three categories: small (Ø1˗˗<5 mm), medium (Ø5˗˗<8.5 mm), and large (Ø≥8.5 mm) follicles. Measurement of IGF-1 concentration using an Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) method. Data were analyzed using a Kruskal-Wallis test. The results showed that 12 ovaries (40%) have CL and 18 ovaries (60%) have not CL. The concentrations of IGF-1 in the ovaries that have CL in small and medium follicles  were 17.39±7.24 ng/ml and 0.1ng/ml, respectively. The concentrations of IGF-1 in the ovaries without CL in small, medium, and large follicles were 8.81±2.73 ng/ml, 2.09±0.27 ng/ml, 1.38±0.93 ng/ml, respectively. The mean of IGF-1 concentration in small follicles was higher in both ovaries with CL or without CL, but it was not significantly different  (p>0.05). It can be concluded that the concentration of IGF-1 in all categories of follicles did not differ either in ovaries with  CL and without CL.)

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v6i2.7873

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.