Struktur Histologi dan Histomorfometri Jantung Kalkun Meleagris gallopavo pada Tingkat Umur Yang Berbeda (Histological Structure and Histomorphometry of Turkey Heart Meleagris gallopavo at Different Age Levels)

Reza Perdana Putra, Erdiansyah Rahmi, Dian Masyitha, Zainuddin Zainuddin, Sri Wahyuni, M Nur Salim

Abstract


ABSTRAK

            Jantung adalah organ sirkulasi utama yang memiliki peranan penting dalam menyuplai darah keseluruh tubuh. Jantung unggas mempunyai empat ruang yang terdiri dari dua atrium dan dua ventrikel, setiap ruang memiliki tiga lapisan dinding yang terdiri dari; epikardium, miokardium dan endokardium. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur histologi dan histomorfometri jantung kalkun pada tingkat umur yang berbeda. Sampel penelitian dibagi menjadi tiga kelompok umur (8, 16 dan 24 minggu) dan masing-masing kelompok berjumlah enam jantung kalkun. Jantung kemudian diproses hingga menjadi sediaan histologi dengan ketebalan 5 µm, selanjutnya diwarnai menggunakan pewarnaan Haematoxylin-Eosin (HE). Kemudian dilakukan pengukuran ketebalan dinding epikardium ventrikel kanan dan kiri, miokardium ventrikel kanan dan kiri serta endokardium ventrikel kanan dan kiri. Hasil penelitian didapatkan bahwa struktur histologi jantung kalkun tidak berbeda antar kelompok perlakuan. Rataan ketebalan epikardium kanan pada minggu ke-8, 16 dan 24 secara berturut-turut adalah 177,91±40.57 µm, 838,59±223,05 µm, 1306,96±91,37 µm. ketebalan miokardium kanan pada minggu ke-8, 16 dan 24 secara berturut-turut adalah 1245,55±78,93 µm, 1866,21±257,13 µm, 2465,98±285,82 µm. ketebalan endokardium kanan pada minggu ke-8, 16 dan 24 secara berturut-turut adalah 19,01±1,58 µm, 28,16±5,33 µm, 26,57±2,19 µm. ketebalan epikardium kiri pada minggu ke-8, 16 dan 24 secara berturut-turut adalah 636,31±423,61 µm, 737,19±244,58 µm, 927,43±321,2 µm. ketebalan miokardium kiri pada minggu ke-8, 16 dan 24 secara berturut-turut adalah 5304,99±764,52 µm, 6429,6±685,49 µm, 8334,3±1166,86 µm. ketebalan endokardium kiri pada minggu ke-8, 16 dan 24 secara berturut-turut adalah 31,92±17,36 µm, 37,06±12,53 µm, 49,78±5,16 µm. Data histomorfometri yang telah di analisis menunjukkan bahwa hasil pengukuran ketebalan lapisan dinding jantung pada setiap kelompok umur ialah berbeda nyata (P<0,05). Dapat disimpulkan bahwa semakin bertambah umur hewan maka ketebalan dinding akan semakin bertambah.

 

Kata Kunci : Jantung, kalkun (Meleagris gallopavo), histologi, histomorfometri


ABSTRACT

            The heart is the main circulatory organ that has an important role in supplying blood throughout the body. The avian heart has four chambers consisting of two atria and two ventricles, each chamber has three layers of walls consisting of; epicardium, myocardium and endocardium. This study aimed to obtain information about the histological structure and histomorphometry of the turkey heart at different age levels. The study sample was divided into three age groups (8, 16 and 24 weeks) and each group consisted of six turkey hearts. The heart was then processed into histological preparations with a thickness of 5 µm, then stained using Haematoxylin-Eosin (HE) staining. Then the thickness of the epicardium of the right and left ventricles, the myocardium of the right and left ventricles and the endocardium of the right and left ventricles were measured. The results showed that the histological structure of the turkey heart did not differ between the treatment groups. The mean thickness of the right epicardium at weeks 8, 16 and 24, respectively, was 177.91±40.57 µm, 838.59±223.05 µm, 1306.96±91.37 µm. the thickness of the right myocardium at weeks 8, 16 and 24 respectively were 1245.55±78.93 µm, 1866.21±257.13 µm, 2465.98±285.82 µm. The thickness of the right endocardium at weeks 8, 16 and 24 were 19.01±1.58 µm, 28.16±5.33 µm, 26.57±2.19 µm, respectively. The thickness of the left epicardium at weeks 8, 16 and 24 were 636.31±423.61 µm, 737.19±244.58 µm, 927.43±321.2 µm, respectively. The thickness of the left myocardium at weeks 8, 16 and 24 were 5304.99±764.52 µm, 6429.6±685.49 µm, 8334.3±1166.86 µm, respectively. The thickness of the left endocardium at weeks 8, 16 and 24 were 31.92±17.36 µm, 37.06±12.53 µm, 49.78±5.16 µm, respectively. Histomorphometric data that has been analyzed shows that the results of measuring the thickness of the heart wall layer in each age group are significantly different (P<0.05). It can be concluded that as the animal ages, the wall thickness will increase.

 

Keyword : Heart, turkey (Meleagris gallopavo), histology, histomorphometry


Keywords


Jantung; kalkun (Meleagris gallopavo); histologi; histomorfometri

Full Text:

PDF

References


Akoso, B. T. (1993). Manual Kesehatan Unggas, Edisi I. Percetakan Kasinius, Yogyakarta.

Akoso, T. (1998). Kesehatan Unggas Panduan Bagi Petugas Teknis, Penyuluhan, dan Peternak. Kanisius, Yogyakarta.

Anatskaya, O. V., Vinogradov, A. E. (2002). Myocyte ploidy in heart chambers of birds with different locomotor activity. J Exp Zool, 293 (4) : 427-441.

Aqsa, A. D., Kiramang, K. dan Hidayat, M. N. (2016). Profil organ dalam ayam pedaging (broiler) yang diberi tepung daun sirih (piper betle linn) sebagai imbuhan pakan. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan. 3 (1) : 148-159.

Boulianne, M., Hunter, D. B., Julian, R. J., O’Grady, M. R. dan Physicksheard, P. W. (1992). Cardiac muscle mass distribution in the domestic turkey and relationship to electrocardiogram. Avian Disease, 36 : 582-589.

Cohen-Gould, L. dan Mikawa, T. (1996). The fate diversity of mesodermal cells within the heart field during chicken early embryogenesis. Dev. Biol, 177 : 265-273.

Corwin, E. J. (2009). Buku Saku Patofisiologis. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Curran, T. dan Sheppard, G. (2011). Anatomy and Physiology of the Heart. distric healt board, Canterbury.

Dwipayanti, N. M. Y. (2008). Profil organ dalam serta histopatologi usus dan hati ayam kampong terinfeksi cacing Ascaridia Galli yang diberi tepung daun jarak (Jathropa Curcas L.). Program Studi Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Fadilah, R. dan Polana, A. (2004). Aneka Penyakit pada Ayam dan Cara Mengatasinya. AgroMedia Pustaka, Jakarta.

Fikriana, R. (2018). Sistem Kardiovaskuler. Deepublish Publisher, Yogyakarta.

Frandson. (1993). Anatomi dan Fisiologi Ternak. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Gillespie, J. R. Dan Flanders, F. B. (2009). Modern Livestock and Poultry Production, 8th Edition. Delmar Cengage Learning, Clifton Park.

Jaiswal, S., Singh, I., Mahanta, D., Sathapathy., Mrigesh, M. dan Selvan, S. T. (2017). Histological, histomorphometrical, histochemical and ultrastructural studies on the heart of Uttara fowl. Journal of Entomology and Zoology Studies, 5 (6) : 2367-2370.

Janson, M., (2010). Basic Health Publications User’s Guides to Heart-Healthy Supplements Learn About the Most Important Nutrients for the Healthy Heart, Basic Health Publications, Inc., United Stated of America.

Kusriningrum, R. S. (2010). Perancangan Percobaan. Airlangga University Press, Surabaya. Lu, Y., James, T. N., Bootsma, M., Terasaki, F. (1993). Histological organization of the right and left atrioventricular valves of the chicken heart and their relationship to the atrioventricular purkinje ring and the middle bundle branch. Anat. Rec, 235 : 74-86.

Masri, A. S., Kattanek, M., Richardson, K. C., Hafez, H. M., Plendl, J. dan Hunigen, H. (2017). Comparative Quantitative Studies on the Microvasculature of the Heart of a Highly Selected Meat-Type and a Wild-Type Turkey Line. Plos One, 12 (1) : 1-13.

Mikawa, T., Harvey, R. P. dan Rosenthal, N. (1999). Cardiac lineages. In hear Development. Academic Press, San Diego.

Mutschler, E., (1991). Dinamika Obat Buku Ajar Farmakologi dan Toksikologi, Penerbit ITB. Bandung.

Nesheim M. C., Austic, R. E. dan Card, L. E. (1979). Poultry production. Twelft Ed. Lea & Febiger, Philadelphia.

North, M. O. dan Bell, D. D. (1990). Commercial Chicken Production Manual. 4thEdition. Van Nostrad Rein Hold, New York.

Pannwitz, G. dan Berg, R. (1998). Morphometric studies into the myocardium, kidney and adrenal glands of turkeys (fattening hybrid strain Big-6). Archives eur Geflugelkunde, 62 (5) : 229-233.

Prayitno, D. S., Murrad, B. C. dan Kismiati, S. (2016). Kalkun. Sarana Utama, Semarang.

Scanlon, V. C. dan Sanders, T. (2007). Buku Ajar Anatomi dan Fisiologi (Essentials of Anatomy and Physiology); Edisi III, Cetakan pertama; Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Seeley, R. R., Stephent, T. D. Dan Tate, P. (2007). Anatomy and Physiology. Eight Edition. McGraw Hill Company, Boston.

Sulistyoningsih, M. (2015). Pengaruh variasi herbal terhadap organ dalam broiler. Seminar Nasional Konservasi dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam.

Sumarto, S dan Korneri, R. (2016). Ekologi Hewan. CV. Patra Media Gravindo, Bandung.

Victor, P. E. (2015). Atlas Histologi diFiore dengan Korelasi Fungsional. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Wahyuni, S., Agungpriyono, S., Agil, M., dan Yusuf, T. L. (2012). Histologi dan histomorfometri testis dan epididimis muncak (Muntiacus muntjak muntjak) pada periode Ranggah keras. Jurnal Veteriner, 13 (3) : 211-219.

Wardhana, A. W. (2017). Anatomi Unggas. UB Press, Malang.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v6i3.18087

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.