STRATEGI DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH DALAM MENGHADAPI KEBIJAKAN REFOCUSING APBA

TR Yordan S Habib, Dr.Zahratul Idami S.H., M.Hum.

Abstract


ABSTRAK, Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA) merupakan bagian yang urgen di Provinsi Aceh dalam mengelola kegiatan Dayah baik dari segi pembangunan maupun bidang pelaksanaan pendidikan. Sesuai dengan peraturan Perundang-undangan diantaranya memiliki fungsi; menyusun program kerja tahunan jangka menengah dan jangka panjang, penyusunan program ini tentu sangat penting mengingat tugas DPDA yang luas mengawal setiap pesantren yang ada diwilayah provinsi Aceh. Bergerak khusus dalam meningkatkan mutu pendidikan dayah dan pembangunan dayah tentu alokasi anggran yang dikucurkan juga begitu besar guna tercapainya tujuan sebagaimana yang diharapkan. Namun, semenjak ditetapkan COVID-19 sebagai pandemi mengakibat terjadinya peralihan dana untyk penangana wabah. Sebagaimana Perpu Nomor 1 tahun 2020 mengenai kebijakan keuangan negara dan stabuilitas sistem keuangan untuk penangan pandemi COVID-19. Berdasarkan Perpu tersebut menjadi landasan kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk melakukan kebijakan refocusing dan realokasi anggaran. Tujuan dari penulisan ini ingin mengetahui terkait strategi yang dilakukan oleh DPDA dalam menghadapi kebijakan refocusing serta dampak yang terjadi pada pembangunan dan solusi untuk menangani dampak tersebut. Dalam menganalisi terkait refocusing tersebut maka dalam hal ini penulis menggunakan teori kebijakan publik dalam melihat penerapan pemangkasan anggaran. Dalam kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Dimana data yang peneliti peroleh akan menjadi bahan analisis dalam memahami terkait peralihan anggaran. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang dilakukan oleh DPDA diantaranya mengurangi alokasi anggaran yang dikucurkan kesetiap dayah yang telah terdaftar di DPDA baik dayah tipe A, B, C dan D selain itu strategi yag dilakukan adalah membatasi program kegiatan hal ini dilakukan dalam rangka membantu kebijakan pemerintah berdasrak surat edaran SE-6/MK.02/2020 dan Perpu. Maka dampak yang terjadinya dengan pengurangan alokasi anggaran berakibat pada pembangunan dayah itu sendiri serta terkendalanya kegiatan peningkatan mutu kualitas akan tetapi dalam hal ini, DPDA memperkuat kegiatan pelatihan dan seminar peningkatan mutu melalui daring agar selama refocusing tidak merosotnya kualitas SDM. Menurut hemat penulis DPDA harus benar-benar memperhatikan hal yang substansi salah satunya melakukan evaluasi agar apa yang terjadi selama kebijakan refocusing ini tidak membuat kemorosotan dalam semua lini terutama dari sisi kualitas pendidikan dayah dan kualitas setiap unsur yang terlibat. 

 

ACEH DAYAH EDUCATION DEPARTMENT STRATEGY IN FACING APBA's REFOCUSING POLICY ABSTRACT, The Aceh Dayah Education Office (DPDA) is an urgent part of Aceh Province in managing Dayah activities both in terms of development and in the field of education implementation. In accordance with the laws and regulations, some of which have functions; preparing the medium-term and long-term annual work program, the preparation of this program is certainly very important considering the broad task of the DPDA to oversee every pesantren in the province of Aceh. Moving specifically to improve the quality of dayah education and development of dayahs, of course, the allocation of the disbursed budget is also very large in order to achieve the expected goals. However, since COVID-19 was declared a pandemic, it resulted in a transfer of funds for handling the outbreak. Such as Perpu No. 1 of 2020 regarding state financial policies and financial system stability for handling the COVID-19 pandemic. Based on the Perpu, it becomes the basis for government policies, both central and regional, to carry out policies on refocusing and reallocating budgets. The purpose of this paper is to find out about the strategies carried out by DPDA in dealing with the refocusing policy and the impacts that occur on development and solutions to deal with these impacts. In analyzing the related refocusing, in this case the author uses public policy theory in looking at the implementation of budget cuts. This study uses a qualitative method with a descriptive analysis approach. Where the data obtained by the researcher will be used as material for analysis in understanding the budget transition. Based on the results of the study, the strategies carried out by the DPDA include reducing the budget allocation that is disbursed to each dayah that has been registered with the DPDA both type A, B, C and D. circular letter SE-6/MK.02/2020 and Perpu. So the impact that occurs with the reduction in budget allocations results in the development of the dayah itself as well as obstacles to quality improvement activities, but in this case, the DPDA strengthens training activities and quality improvement seminars through online so that during refocusing the quality of human resources does not decline. In the opinion of the author, the DPDA should really pay attention to the substance, one of which is evaluating so that what happens during this refocusing policy does not cause a decline in all lines, especially in terms of the quality of dayah education and the quality of each element involved 

Keywords


Kata kunci: Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA), Covid-19, Refocusing.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia