Pendidikan Tinggi Pada Keluarga Petani Tebu (Studi Deskriptif di Kampung Blang Mancung Bawah Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah)

MARLIANA MARLIANA

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana keluarga petani tebu memahami pendidikan tinggi serta mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi anak pada keluarga petani tebu dalam melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari Herber George Blumer. Untuk penelitian dilakukan di kampung Blang Mancung Bawah. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, peneliti menggambil subjek berupa informan yaitu aparatur kampung, pemuda-pemudi dari keluarga petani tebu yang sudah memiliki pekerjaan tanpa melanjutkan pendidikan tinggi terlebih dahulu dan pemuda-pemudi tamatan SMA/sederajat yang tidak melakukan pendidikan tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dan pembahasan maka akan disimpulkan bahwa para orang tua dari keluarga petani tebu di kampung Blang Mancung Bawah memahami pendidikan tinggi sebagai sesuatu yang penting bagi anaknya karena dengan adanya pendidikan akan mengembangkan kemampuan dan berpengaruh bagi kemajuan daerah dan kebanyakan dari orang tua mengharapkan agar anaknya dapat menekuni pendidikan hingga pada perguruan tinggi namun, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga kebanyakan dari pemuda-pemudi yang tidak memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada perguruan tinggi dan langsung memilih untuk bekerja dalam sektor pertanian maupun sektor lainnya.

Kata kunci : keluarga, pendidikan, lingkungan sosial.


Keywords


Keluarga, pendidikan, lingkungan sosial

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia