PARTISIPASI POLITIK PEMUSIK DALAM PILKADA (STUDI KASUS PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KOTA BANDA ACEH PERIODE 2017-2022)

Abdi Defendy, Dr. Effendi Hasan, M.A

Abstract


Partisipasi poiltik masyarakat didasarkan atas dua kecenderungan, yaitu atas dasar kesadaran yang kemudian melahirkan partisipasi yang otonom (autonomous participation) dan atas dasar ajakan atau digerakkan orang lain (mobilized participation) menurut Samuel P. Huntington dalam (Jeffrey Karp & Susan, 2007). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dimana yang menjadi informan diperoleh dengan metode purposive sampling. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori partisipasi politik. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan studi kepustakaan, serta selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah partisipasi politik para pemusik di kota Banda Aceh terbagi dua tipe pertama, partisiasi aktif yang dilakukan beberapa grup musik dengan bergabung langsung dalam tim pemenangan serta tertera pada struktur besar pemenangan pasangan calon yang mereka dukung. Kedua, partisipasi pasif yaitu pemusik tidak ikut serta langsung dalam tim pemenangan namun mereka ikut menampilkan jasa mereka sebagai pemusik dalam mengisi acara-acara kampanye yang diselenggarakan oleh pasangan calon yang memesan jasa mereka. Adapun faktor-faktor yang melatarbelakangi keikutsertaan mereka dalam politik pertama, faktor ekonomi yaitu pemusik ikut serta dikarenakan menguntungkan bagi grup musik mereka. Kemudian juga faktor status sosial, yang mana keikutsertaan mereka karena mendapatkan tawaran posisi yang bagus di dalam tim pemenangan maupun pasca tim pemenangan berakhir dengan kemenangan pasangan calon yang mereka dukung.

POLITICAL PARTICIPATION OF MUSIC IN ELECTIONS
(CASE STUDY ON SELECTION OF REGIONAL HEADS OF MAYORS AND VICE MAYORS OF BANDA ACEH CITY, 2017-2022 PERIOD)

Community participation is based on two tendencies, namely on the basis of awareness which then engenders autonomous participation and on the basis of invitations or mobilized by others (mobilized participation) according to Samuel P. Huntington in (Jeffrey Karp & Susan, 2007). This research uses qualitative methods with qualitative descriptive research type, where the informants are obtained by purposive sampling method. To analyze this study, researchers used the theory of political participation. Data collected by interview and literature study, and then analyzed using a qualitative approach. The results of this study are the political participation of musicians in the city of Banda Aceh divided into two types, active partitioning by several music groups by directly joining the winning team and stated in the large structure of winning candidate pairs that they support. Second, passive participation, that is, musicians do not participate directly in the winning team, but they also present their services as musicians in filling out campaign events organized by pairs of candidates who order their services. As for the factors underlying their participation in the first politics, the economic factor of musicians participating because it is beneficial for their music group. Then also the social status factor, which is their participation because they get a good position in the winning team and after the winning team ends with the victory of the candidate pair they support.


Keywords


Partisipasi, Pemusik, Politik Elektoral

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia