PEGARUH PARTISIPASI GERAKAN PEDULI GAMPONG DALAM PROSES IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA GAMPONG DI GAMPONG LAYEUN KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR

Yulia Elisa Putri, Ubaidullah Ubaidullah

Abstract


INFLUENCE OF GAMPONG CARE PARTICIPATION IN THE
IMPLEMENTATION OF GAMPONG FUNDS ALLOCATION POLICY IN
GAMPONG LAYEUN SUB-DISTRICT LEUPUNG ACEH BESAR DISTRICT
Yulia Elisa Putri
1
Ubaidullah
2
(yuliaelisaputriarf@yahoo.com, maklaha@yahoo.com)
Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah Kuala
ABSTRAK
Salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan mensejahterakan
masyarakat tertuang pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang
Gampong. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Gampong, Pemerintah mengalokasikan Dana Gampong, melalui
mekanisme transfer kepada Kabupaten/Kota. Tujuan Alokasi Dana Gampong
itu sendiri adalah Untuk memperkuat kemampuan keuangan , dengan
demikian sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong terdiri dari
Pendapatan Asli Gampong ditambah Alokasi Dana Gampong yang bertujuan
ntuk mendorong terciptanya demokrasi Gampong dan untuk meningkatkan
pendapatan dan pemerataannya dalam rangka mencapai kesejahteraan
masyarakat Gampong. Kasus-kasus penyelewengan dana Gampong sering
terjadi di berbagai daerah dengan bentuk yang berbeda-beda oleh karna itu
partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Kasus penyalahgunaan Dana
Gampong dapat merugikan Gampong serta menghabat tujuan utama alokasi
Dana Gampong yaitu mensejahterakan masyarakat. Seperti halnya yang
dilakukan oleh Pemerintah Gampong Layeun, Kecamatan Leupung,
Kabupaten Aceh Besar. Dimana disinyalir Tuha Peut dan keuchik serta
Pemerintah Gampong lainnya tidak mampu pertangungjawaban bukti
realisasi anggaran APBG 2015 hingga 2017 serta cara pengelolaan dana
Gampong sangat tertutup pada masyarakat, cara pengelolaan dana BUMG
tidak sesuai dengan Undang-Undang Gampong, pemotongan pajak PPN dan

bervariasi tidak sesuai dengan ketentuan pajak, pemotongan wajib 10 persen
oleh aparatur gampong secara sepihak, dan kegiatan pekerjaan fisik dari 2015
hingga 2016 dikerjakan oleh aparatur Gampong Layeun yang menyebabkan
Gampong Layeun menanggung kerugian sebanyak 360 juta rupiah.
(modusaceh.com 28 Februari 2018). Tujuan Penelitian ini adalah untuk
mengetahui bentuk partisipasi Gerakan Peduli Gampong dalam proses
implementasi alokasi dana desa di Desa Layeun Kecamatan Leupung
Kabupaten Aceh Besar serta mengetahui pengaruh partisipasi gerakan
peduli Gampong di Gampong Layeun Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh
Besar terhadap Alokasi Dana Gampong. Penelitian ini menggunakan metode
deskripsi kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwasanya partisipasi
Gerakan peduli Gampong terhadap implementasi kebijakan alokasi Dana
Gampong memberikan dampak positif bagi Gampong Layeun dan Gampong
sekitarnya. Pengaruh partisipasi Gerakan peduli gampong terhadap kebijakan
alokasi dana Gampong menyebabkan tergeraknya masyarakat Layeun lain
untuk pengawasan dan ikut serta dalam tahap pembangunan yang di
adakan oleh pemerintah gampong.
Kata Kunci : Alokasi Dana Gampong, Gerakan Peduli Gampong, Partisipasi
Masyarakat
ABSTRACT
One of the government's policy aimed at the welfare of society stated in Law No. 6 of
2014 on the village.In accordance with the mandate of Law No. 6 of 2014 on the
village, the Government allocated the Village Fund, through transfers to District /
City. Interest Allocation village itself is to strengthen the financial capacity of the
village, and is therefore a source of Budget village consists of Revenue Village plus
Village Allocation Fund that aims to encourage the creation of democracy Gampong
and to increase revenue and pemerataannya in order to achieve public welfare
Gampong.Cases involving village funds often occur in different regions with
different shapes by community participation because it is needed.Cases of misuse of
funds can be detrimental to rural villages as well as the main purpose of the
allocation of funds menghabat villages of the public welfare. As done by the

apparatus Layeun village, Leupung subdistrict, Aceh Besar. Where allegedly Tuha
Peut and keuchik and other village officials are not able to accountability proof
APBG budget realization in 2015 to 2017 andhow the fund management Gampong
very closed society, the way the fund management BUMG not in accordance with the
Law of the village, cutting VAT and varies not in accordance with the provisions of
tax deduction shall be 10 per cent by the apparatus village unilaterally, and activities
of physical work from 2015 to 2016 done by village officials Layeunwhich led to the
village Layeun bear the loss of as many as 360 million rupiah. (Modusaceh.com
February 28, 2018). The purpose of this study was to determine the shape of the
Village Care Movement participation in the implementation process of the village
fund allocation in the village Layeun Leupung subdistrict, Aceh Besar district and
determine the effect of the movement's participation in the Village Layeun care
Gampong Leupung subdistrict, Aceh Besar district on the Village Fund Allocation.
This study uses a qualitative description, the results showed that the participation of
the Village Movement matter of policy implementation allocation of village funds
have a positive impact Layeun village and surrounding villages.
Keywords : Allocation Fund Village, the Village Care Movement, Public
Participation


Keywords


Allocation Fund Village, the Village Care Movement, Public Participation; Alokasi Dana Gampong, Gerakan Peduli Gampong, Partisipasi Masyarakat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia