FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERPILIHNYA PASANGAN PUTIH SEBAGAI CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI ACEH BESAR PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2017 (Studi Kasus di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar)

Rusydiati Rusydiati, Ubaidullah Ubaidullah

Abstract


THE FACTORS AFFECTING THE SELECTION OF WHITE COUPLES AS THE CANDIDATE OF THE REGENT AND THE VILLAGE OF THE GREAT ACEH IN THE SELECTION OF THE REGIONAL HEAD OF 2017

(Case Study in Lhoknga District, Aceh Besar District)

Rusydiati[1]Ubaidullah[2]

(rusydiati712@gmail.com, maklaha@yahoo.com)

Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah Kuala

 

ABSTRAK

Pasangan putih berhasil meraih kemenangan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Besar pada tahun 2017 dengan perolehan suara sebanyak 57.10% atau 110.074 suara dari hasil hitungan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah mencapai 100% dengan jumlah 802 TPS dari 23 kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Besar. Pasangan putih unggul di 18 kecamatan salah satunya adalah di kecamatan Lhoknga yang meraih suara sebanyak 5.299 atau 61.77% dari jumlah 35 TPS yang terdiri dari 28 gampong yang ada di kecamatan Lhoknga. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terpilihnya pasangan putih dan untuk mengatahui strategi tim pemenangan pasangan putih di kecamatan Lhoknga serta perilaku pemilih masyarakat kecamatan Lhoknga dalam memenangkan pasangan putih pada pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Besar pada tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh melalui sumber data primer dan data sekunder, data primer melalui penelitian lapangan yaitu dengan wawancara langsung dengan informan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan yaitu melalui buku-buku, jurnal ilmiah, dan sumber yang berkaitan lainnya. Hasil penelitian  menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi terpilihnya pasangan putih ialah faktor ketokohan dari pasangan Ir. Mawardi Ali dan Tgk. Husaini A. Wahab. Strategi yang digunakan oleh pasangan putih di kecamatan Lhoknga yang pertama strategi komunikasi politik yaitu dengan cara membantu masyarakat kecamatan Lhoknga seperti mengatasi permasalahan perbatasan wilayah antara Lampuuk dengan Lamlhom, kedua strategi spesial event yaitu melakukan acara seperti dakwah-dakwah yang dilakukan oleh wakil pasangan putih. Pemilih masyarakat kecamatan Lhoknga terhadap pemilihan bupati dan wakil bupati Aceh Besar tahun 2017 adalah pemilih rasional yaitu pemilih yang mementingkan program kerja dari pasangan putih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi terpilihnya pasangan putih adalah faktor ketokohan. Dan strategi yang dilakukan oleh pasangan putih di kecamatan Lhoknga adalah pertama strategi komunikasi politik, kedua strategi spesial event. Serta pemilih masyarakat Lhoknga pada pilkada 2017 tergolong pemilih rasional. Sarana dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada pasangan putih yang telah terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Aceh Besar dapat menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang yang berlaku dan dapat menjaga kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

Kata Kunci : Pasangan Putih, Faktor Yang Mempengaruhi Terpilihnya Pasangan Putih Tahun 2017

 

 

ABSTRACT

The white couple succeeded in winning in the election of the regent and vice regent of Aceh Besar in 2017 with the approval of a vote of 57.10% or 110,074 votes from the vsote of the polling station (TPS) which has reached 100% with a total of 802 TPS from 23 existing districts in the district of Aceh Besar. The superior white pair in 18 sub-districts was wrong only in Lhoknga sub-district which won 5,299 votes or 61.77% of the total 35 TPS consisting of 28 villages in Lhoknga sub-district. The writing of this thesis discusses the factors that influence the election of a white couple and to find out the strategy of the winning team of white couples in the Lhoknga district and increasing the participation of the Lhoknga sub-district community in white pairs in the election of the regent and vice regent of Aceh Besar in 2017. This study uses descriptive methods. with qualitative considerations. Data obtained through primary data sources and secondary data, primary data through field research with direct interviews with informants. While secondary data obtained from library research is through books, scientific journals, and other related sources. The results showed that the determining factor for the election of a white partner was the figure of Ir.Mawardi Ali and Tgk. Husaini A. Wahab. The strategy used by the white couple winning team in the Lhoknga district was the first political communication strategy by helping the Lhoknga sub-district community such as overcoming regional difficulties between Lampuuk and Lamlhom, special strategy events such as dakwah events conducted by white couples. The voters of the Lhoknga sub-district community towards the 2017 Great Aceh regent and deputy regent election were rational voters who chose a work program from a white couple. The conclusion from this study is that the factors affecting the white pair are a figure factor. And the strategy carried out by the white couple is the first political communication strategy, the second special strategy event. And the Lhoknga voters in the 2017 elections are rational voters. Suggestions in this research are expected for white couples who have been elected as regents and deputy regents of Aceh Besar to be able to carry out their duties according to the mandate of the applicable law and can enable the people's trust in carrying out their duties.

Keywords: White couples, Factors affecting 2017 white couples


[1]Mahasiswa Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala

[2]Dosen Pembimbing


Keywords


White couples, Factors affecting 2017 white couples; Pasangan Putih, Faktor Yang Mempengaruhi Terpilihnya Pasangan Putih Tahun 2017

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia