Komunikasi Persuasif Antara Pengajar dan Murid Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris (Studi pada Lembaga Lhok Kaju English Center di Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie)

Martunis Yahya

Abstract


ABSTRAK - Komunikasi Persuasif Antara Pengajar dan Murid Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris (Studi pada Lembaga Lhok Kaju English center Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie). Pendidikan merupakan suatu hal yang penting harus dimiliki setiap orang, termasuk bahasa Inggris yang menjadi sebuah tolak ukur dalam bersaing di dunia kerja. Anak-anak di pedesaan tertarik mengikuti belajar bahasa Inggris merupakan materi yang jarang diperoleh di sekolah formal. Sekolah formal yang tidak memadai dan kurangnya fasilitas menjadi faktor bagi anak-anak untuk mengikuti belajar bahasa Inggris gratis seperti yang dilaksanakan di Lembaga Lhok Kaju English Center.  Pengajar mempunyai peran penting dalam memotivasikan murid-muridnya dalam mengikuti proses belajar mengajar, mulai dari representasi dirinya, pikiran dan masyarakat. Ketiga hal itu disesuaikan dengan interaksi sosial yang terjadi dalam proses belajar mengajar di Lembaga tersebut. Hal tersebut sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Mead mengenai Teori Interaksi Simbolik yang menyebutkan Representasi Diri, Pikiran dan Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Komunikasi Persuasif yang dilakukan pengajar dalam memotivasi murid untuk mempelajari Bahasa Inggris di lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian terdiri dari tiga pengajar Lembaga Lhok Kaju English Center Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie dan empat informan pendukung yang berasal dari murid-murid yang belajar guna mendukung pernyataan dari informan utama. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam meningkatkan motivasi belajar murid-murid para pengajar menerapkan empat teknik komunikasi persuasif, yaitu teknik asosiasi, teknik integrasi, teknik ganjaran, dan teknik tataan. Dari keempat teknik tersebut, tiga teknik cukup berhasil digunakan dalam meningkatkan motivasi belajar, yaitu teknik Asosiasi, Integrasi dan teknik Ganjaran. Sedangkan teknik tataan hanya dilaksanakan oleh dua orang Informan, satu orang informan lagi tidak melakukannya, dalam hal ini ia menggunakan komunikasi koersifsalah satu informan menyampaikan dengan cara komunikasi koersif.

PERSUASIVE COMMUNICATION BETWEEN TEACHERS AND STUDENTS IN INCREASING THE MOTIVATION FOR LEARNING ENGLISH (Study on Lhok Kaju English Center Indrajaya Pidie)

ABSTRACT

This study entitled "Persusive Communication Between Teachers and Students in Increasing Motivation for Learning English (Study on Lhok Kaju English Center Indrajaya Pidie). Education is an important thing that must be owned by everyone, including English, which becomes a benchmark in competing in the world of work. Rural children are interested in learning English which is foreign to be taught in formal schools. Inadequate formal schools and lack of facilities are factors for children to learn English for free at the Lhok Kaju English Center. Teachers have an important role in motivating their students in the teaching and learning process, starting from the representation of themselves, mind and society. These three things are adjusted to the social interactions that occur in the learning process at the Institute. This is in line with the theory put forward by Mead regarding the Symbolic Interaction Theory which mentions the Representation of Self, Mind and Society. The purpose of this study was to find out the application of persuasive communication by the instructors by combining communication techniques that were applied by the instructor during the teaching and learning process in order to increase the learning motivation of the students studying at the institution. This study uses a descriptive qualitative approach. The research informants consisted of three instructors of the Lhok Kaju English Center Institute in Indrajaya District, Pidie District and four supporting informants who came from students who learned to support the statements of the main informants. This study uses data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of the study showed that in increasing students' learning motivation the instructors applied four persuasive communication techniques, namely association techniques, integration techniques, reward techniques, and arrangement techniques. Of the four techniques, three techniques are quite successfully used in increasing learning motivation, association techniques and integration have the same goal but have differences in how to convey, while reward techniques, the three informants agree in the same way, the difference between the three techniques is technique In the regulation, one informant did not succeed in applying the reward technique because the way the informant delivered more led to coercive communication.

Keywords: Persuasive Communication, Teachers, Learning Motivation, English

 



Keywords


Komunikasi Persuasif, Pengajar, Motivasi Belajar, Bahasa Inggris. Persuasive Communication, Teachers, Learning Motivation, English

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia