Peran Dinas Syariat Islam Dalam Mengatasi Pelanggaran Ikhtilath Di Kota Banda Aceh

Eka Maisarah, Dr. Zahratul Idami, S.H, M.Hum

Abstract


Dinas Syariat Islam mempunyai kewenangan dalam membimbing dan mengawasi pelaksanaan Syariat Islam sebagaimana disebutkan dalam Pasal 81 dalam Qanun Kota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Banda Aceh, namun pada kenyataannya pelanggaran Ikhtilath masih banyak terjadi di wilayah Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dinas Syariat Islam dalam mengatasi pelanggaran Ikhtilath di Kota Banda Aceh, hambatan yang dihadapi oleh Dinas Syariat Islam dalam mengatasi pelanggaran Ikhtilath di Kota Banda Aceh serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Syariat Islam dalam pelaksanaan Syariat Islam terhadap pelanggaran Ikhtilath yang terjadi di wilayah Kota Banda Aceh. Teori utama yang digunakan dalam skripsi ini yaitu teori peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data primer diperoleh dari wawancara, responden, informan dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen, buku, jurnal, skripsi, perundang-undangan untuk memberikan informasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh dalam pelaksanaan Syariat Islam terhadap pelanggaran Ikhtilath masih belum berjalan maksimal dikarenakan masih banyak terjadinya pelanggaran Ikhtilath di Kota Banda Aceh. Hambatan yang dihadapi oleh Dinas Syariat Islam dalam pelaksanaan Syariat Islam terhadap pelanggaran Ikhtilath yang pertama adalah hambatan internal seperti kurangnya ketersediaan sumber daya yang meliputi sumber daya manusia serta sarana prasarana dan yang kedua adalah hambatan eksternal seperti rendahnya partisipasi dan kepedulian dari masyarakat serta pengaruh buruk media sosial terhadap generasi muda. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Syariat Islam dalam mengatasi pelanggaran Ikhtilath antara lain adalah berupaya menambah SDM, sarana dan prasarana, meningkatkan pengawasan pada daerah-daerah yang rawan, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, dan berencana berkoordinasi dengan Diskominfo. Disarankan kepada Dinas Syariat Islam agar lebih meningkatkan kinerjanya dalam hal pengawasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Sehingga peran Dinas Syariat Islam dalam mengatasi pelanggaran Syariat Islam seperti pelanggaran Ikhtilath di Kota Banda Aceh dapat berjalan maksimal.


The Role of Islamic Sharia Service in Overcoming Ikhtilath Violations in Banda Aceh City

The Islamic Sharia Service has the authority in guiding and supervising the implementation of Islamic Sharia as mentioned in Article 81 of the Banda Aceh City Qanun Number 2 of 2008 concerning the Organizational Structure and Working Procedure of the Banda Aceh City Apparatus. However, in reality Ikhtilath (cohabit) violations still occur in the Banda Aceh City area. The purpose of this study is to determine the role of the Islamic Sharia Service in overcoming Ikhtilath violations in Banda Aceh City; the obstacles faced by the Islamic Sharia Service in overcoming Ikhtilath violations in Banda Aceh City; and the efforts made by the Islamic Sharia Service in implementing Islamic Sharia against Ikhtilath violations that occurred in Banda Aceh City area. The main theory used in this scientific work is role theory. This study uses a descriptive qualitative approach in which primary data is obtained from interviews, respondents, informants and secondary data is gained from documents, books, journals, theses, and legislation to provide information to the study. The results show that the role of Banda Aceh Islamic Sharia Service Office in the implementation of Islamic Sharia against Ikhtilath violations is still not running optimally due to the increase of Ikhtilath cases among the society. The internal obstacle faced by the Islamic Sharia Service in the implementation of Islamic Sharia against the first Ikhtilath violation isthe lack of available resources including human resources and infrastructure while the external problem is a low participation and concern from the community and the negative influence of social media towards the younger generation. Therefore, the efforts made by the Islamic Sharia Service in overcoming Ikhtilath violations is trying to add human resources, facilities and infrastructure; supervision in vulnerable areas ; increasing public awareness and participation; and planning to coordinate with local Communication and Information Service. Furthermore, it is recommended to the Islamic Sharia Service to further improve its performance in terms of socializing and increasing public awareness of the implementation of Islamic Sharia in Banda Aceh City so that the role of the Islamic Sharia Service in overcoming Islamic Sharia violations such as Ikhtilath violation in Banda Aceh City can run optimally. 


Keywords


Role, Islamic Sharia Service, Ikhtilath,Peran, Dinas Syariat Islam, Ikhtilath

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia