Analisis Efektivitas Layanan Short Message Service Center Oleh Tim Satuan Tugas Saber Pungli Sebagai Media Pelaporan Masyarakat Kabupaten Pidie

Amirul Haq, Hamdani M. Syam

Abstract


Penelitian ini menganalisis tentang efektivitas layanan Short Message Service Center oleh Tim Satuan Tugas Saber Pungli Kabupaten Pidie. SMS Center merupakan saluran media sebagai salah satu cara mempermudah masyarakat untuk melaporkan setiap kejadian yang menyangkut tindak praktek pungli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas Layanan SMS Center serta apa saja yang menjadi kendala maupun hambatan yang ada. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Interaktivitas oleh McMilan yang menggunakan karakteristik user to user dimana pada karakteristik ini memiliki proses komunikasi dan penyampaian pesan oleh dua pihak yaitu Tim Satuan Tugas Saber Pungli sebagai komunikator dan masyarakat sebagai komunikan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, adapun data primer ditentukan dengan teknik wawancara terstruktur, sedangkan data sekunder menggunakan teknik dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada 11 informan yang ditentukan sesuai kriteria menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dalam 3 tahap yaitu reduksi data, display dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan SMS Center sebagai salah satu saluran media yang mengakomodir laporan pengaduan masyarakat terkait praktek pungli di Kabupaten Pidie sudah berjalan efektif dalam pelaksanaannya. Namun jumlah laporan yang masuk masih sangat sedikit. Semenjak diresmikannya Layanan SMS Center pada 18 Maret 2017, laporan yang bersumber dari masyarakat masih sangatlah minim. Selebihnya pihak internal Saber Pungli dan kepolisian sendiri yang memberantas pungli di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pidie. Selain itu, kesulitan mengkonfirmasi kembali pelapor juga merupakan salah satu hambatan yang sangat sering terjadi dalam pelaksanan pelayanan SMS Center ini yang dikarenakan rasa khawatir dari masyarakat terhadap terbongkarnya identitas mereka yang melapor sehingga masyarakat masih enggan menggunakan Layanan SMS Center ini. Kendala lain yang dihadapi oleh Tim Satuan Tugas Saber Pungli Kabupaten Pidie selain kurangnya partisipasi dari masyarakat yaitu masih belum menggunakan sistem Auto Replay layaknya SMS Gateway, terlebih lagi masih kurangnya masyarakat yang mengetahui Layanan SMS Center Oleh Tim Satuan Tugas Saber Pungli sehingga dianggap perlu melakukan edukasi dan sosialisasi yang meluas dan efektif kepada masyrakat. Kemudian Layanan SMS Center sebagai media pelaporan masyarakat ini harus lebih ditingkatkan dengan fitur auto replay, pengiriman massal, pengiriman terjadwal, media sosial resmi Tims Satuan Tugas Saber Pungli Kabupaten Pidie serta penambahan SDM yang paham dan mampu menjalankan sistem aplikasi ini.

 

Effectivenes Analysis of Short Message Service Center by the Pidie District Illegal Levies Eradication Unit as a Public Media Report of Pidie District.

 

This study analyzes the effectiveness of Short Message Service Center services by the Pidie District Illegal Levies Eradication Unit. The SMS Center is a media channel that helps ease the public in reporting any incident involving illegal levies. This study aims to determine the effectiveness extent of the SMS Center Service and its possible obstacles. The study used the  Interactivity theory by McMillan, which utilizes the characteristics of each user involved. Within this characteristic lies the process of communication and delivery of messages between the two parties, i.e., Illegal Levies Eradication Unit as a communicator and the community as communicants. The qualitative approach was used in the study.  While the primary data were collected using a structured interview, the secondary data were gathered through documentation. The interviews were conducted to 11 informants who were determined according to the criteria through the purposive sampling technique. The data analysis was carried out in 3 stages, data reduction, display, and conclusions. The results of the study indicate that the SMS Center, as one of the media channels that accommodate reports of public complaints related to illegal levies practices in Pidie District has been implemented effectively. However, the number of reports submitted is still limited. Since the inauguration of the SMS Center Service on March 18, 2017, reports originating from the community are insignificant. Most of the cases were found and executed by Illegal Levies Eradication Unit of Pidie District. In addition, the difficulty of re-confirming the reporter is also one of the obstacles in implementing the SMS Center service. The community worries about the disclosure of their identity  and is reluctant to use the SMS Center service. In addition to the lack of participation from the community, the SMS center has not adopted the Auto Replay system such as that of the SMS Gateway. Since many people do not know the SMS Center Service, the Illegal Levies Eradication Unit is suggested to introduce and disseminate the SMS Center service to the community. This SMS Center could be further enhanced by adding auto replay features, mass delivery, scheduled deliveries, and official social media of the Pidie Regency Illegal Levies Eradication Unit. Finally, the Unit is encouraged to employ human resources who are competent to run the application system.

 

 


Keywords


Effectiveness, SMS Center, Illegal Levies, Reporting Media;Efektivitas, SMS Center, Saber Pungli, Media Pelaporan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia