Analisis Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengendara Sepeda Motor Pada Jalan Banda Aceh-Medan Dan Jalan Banda Aceh-Meulaboh

Zafara Quratul Ayuni, Renni Anggraini, Yusria Darma

Abstract


Pelanggaran lalu lintas merupakan suatu bentuk masalah yang sering terjadi dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Pelanggaran merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, sebagian besar kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran dan berkendara dengan tidak disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kaitan antara volume lalu lintas, kecepatan rata-rata sepeda motor dan pelanggaran pengendara sepeda motor terhadap besarnya angka kecelakaan pada suatu jalan serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pelanggaran pengendara sepeda motor yang signifikan antara kedua jalan yaitu Jalan Banda Aceh-Medan KM 8,5 dan Jalan Cut Nyak Dhien lintas Banda Aceh-Meulaboh KM 1,5. Kedua jalan ini merupakan jalan nasional dengan fungsi jalan yang sama yaitu jalan arteri primer yang terdiri dari empat lajur dua arah dan dipisahkan oleh median (4/2D). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung terhadap pengendara sepeda motor pada jalan yang ditinjau, dengan jumlah surveyor sebanyak 2 orang pada masing-masing jalan. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa alat rekam, formulir survei, stopwatch, dan alat ukur untuk pengumpulan data voume lalu lintas, kecepatan rata-rata sepeda motor, dan pelanggaran pengendara sepeda motor. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji chi-square. Dari hasil penelitian perbandingan 2 segmen jalan yang ditinjau, diketahui bahwa jalan dengan angka kecelakaan tinggi memiliki volume lalu lintas yang relatif lebih rendah, kecepatan rata-rata relatif lebih tinggi dan jumlah pelanggaran pengendara sepeda motor yang relatif lebih tinggi dibandingkan jalan dengan angka kecelakaan rendah. Hasil perbandingan pelanggaran dengan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai chi-square hitung > chi-square tabel, maka hasil pada pengujian ini adalah penerimaan hipotesis alternatif (Ha)yaitu terdapat perbedaan pelanggaran pengendara sepeda motor yang signifikan pada jalan dengan angka kecelakaan tinggi dan jalan dengan angka kecelakaan rendah.


Keywords


kecelakaan lalu lintas, pelanggaran sepeda motor, pengendara sepeda motor, uji Chi-Square.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/journalces.v3i1.13417

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   Flag Counter 

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.