PENGARUH RENDAMAN MINYAK BUMI TERHADAP CAMPURAN AC-WC DENGAN SUBTITUSI GETAH KARET PADA ASPAL BETON PENETRASI 60/70

Farhan Afnan, Fitrika Mita Suryani, M. Isya, Ruhdi Faisal

Abstract


Pemanfaatan material getah karet salah satu sumber daya alam yang dapat digunakan untuk penggunaan infrastruktur perkerasan jalan di Indonesia. Seiring berjalannya waktu keawetan dan kemampuan aspal beton semakin berkurang salah satu kasus penyebabnya adalah tumpahan cairan minyak bumi seperti solar, bensini, dan oli yang tumpah dari kendaraan yang melintas hingga dapat mempengaruhi umur rencana. Dari permasalahan tersebut maka dilakukan sebuah penelitian terhadap pengaruh tumpahan produk minyak bumi tersebut. Riset ini dilakukan untuk melihat pengaruh campuran aspal penetrasi 60/70 yang dicampurkan getah karet 7% sebagai bahan aditif dan filler fly ash yang dapat meningkatkan kualitas campuran laston lapis aus (AC-WC). Fly ash menjadi salah satu alternative pengganti filler dengan memanfaatkan hasil limbah batu bara. Pada benda uji dengan perendaman produk minyak bumi terjadi penurunan nilai stabilitas yang sangat signifikan semakin lamanya durasi perendaman maka semakin buruk angka stabilitas yang didapatkan hanya perendaman oli 3 menit yang memenuhi spesifikasi yaitu ≥ 1000 kg. Nilai durabilitas yang diperoleh dari campuran menggunakan aspal penetrasi 60/70 yang disubstitusi 7% getah karet dan dilakukan perendaman dengan oli yaitu ≤ 90% tidak memenuhi persyaratan Bina Marga 2018 revision 2 (2020).

Keywords


Kata kunci : Getah Karet 7%; Aspal penetrasi 60/70; Produk Minyak Bumi; Laston lapis aus (AC-WC).

Full Text:

PDF

References


ASTHO. Standard Specification for Transportation Materials and Methods of Sampling and Testing, 15thed. Washington, DC. 1990.

Ali, D.Y. Pemanfaatan Lateks Karet Alam Sebagai Bahan Pemodifikasi Aspal Untuk Meningkatkan Mutu Perkerasan Aspal. Departemen Teknologi Industri Pertanian Institut Pertanian Bogor. 2010.

Barkah, W. W., M. Faisal. Perubahan Karakteristik Aspal Pen 60/70 dengan Substitusi Getah Karet Alam Pangkalan Balai. Institute Teknologi Nasional Bandung, Bandung. 2020.

BSN, dan SNI ASTM C136. Metode Uji Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar (ASTM C 136-06, IDT). Badan Standardisasi Nasional. Jakarta. 2012.

Direktorat Jendral Bina Marga. Spesifikasi Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Edisi 2018 Revisi 2 (2020). Kementerian Pekerjaan Umum. Jakarta. 2018.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Spesifikasi campuran beraspal panas dengan aspal yang mengandung karet alam. Direktorat Jenderal Bina Marga. Bandung. 2017.

Nursandah, F., M. Zaenuri. Penelitian Penambahan Karet Alam (Lateks) Pada Campuran Laston AC-WC Terhadap Karakteristik Marshal. Fakultas Teknik Universitas Kediri. Kadiri. 2019.

Shafiya, Naura. Karakteristik Penggunaan Styrofoam sebagai Substitusi Aspal Pen 60/70 Terhadap Campuran Beton Aspal (AC-WC) dengan Perendaman Produk Minyak Bumi. Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. 2019.

Smith, L. M. Some Viscous and Elastic Properties of Rubberised Bitumens. Journal of Apply Chemistry. 10 : 296-305. 1960.

Saodang. Perancangan Perkerasan Jalan Raya. Bandung. 2005.

Suryani, F, M., dkk. Fly Ash Utilization in Rigid Pavement Construction, Experimental and Computational Mechanics in Engineering, 2nd International Conference on Experimental and Computational Mechanics in Engineering (ICECME) 2020, Banda Aceh, 13 - 14 Oktober 2020, , Springer, , ISSN 2195-4356 ISSN 2195-4364 (electronic). 2021.




DOI: https://doi.org/10.24815/journalces.v4i1.19287

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   Flag Counter 

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.