Perancangan Galeri Seni Rupa di Banda Aceh dengan Tema Arsitektur Kontemporer

Muhammad Givari, Muhammad Haiqal, Irzaidi Irzaidi

Abstract


Pendekatan arsitektur kontemporer yang menonjolkan variasi, fleksibilitas, dan inovasi melalui penggunaan material dan teknologi untuk menciptakan gaya yang khas dalam bangunan galeri seni rupa. Perancangan galeri seni rupa berkonsep arsitektur kontemporer di Kota Banda Aceh akan menciptakan ruang untuk mempromosikan ekspresi budaya lokal sebagai tempat pameran seni, pertunjukan, lokakarya, dan kegiatan lain yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan seni serta budaya dalam lingkungan yang modern dan inspiratif. Perancangan bangunan galeri seni rupa berada di Jl. Sultan Iskandar Muda, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh dengan tema arsitektur kontemporer peaceful untuk menonjolkan kesan damai. Perancangan Galeri Seni Rupa di Kota Banda Aceh menggunakan struktur rigid untuk dengan kombinasi pondasi tapak dan tiang pancang. Perancangan exterior bangunan Galeri Seni Rupa di Banda Aceh berkonsep arsitektur kontemporer menggunakan ventilasi kaca sebagai secondary skin dan fasad curtain wall sebagai barrier untuk interior gedung (entrance, lobby, koridor, dan atrium) dengan kombinasi skylight sebagai pencahayaan. Perancangan galeri seni rupa tidak hanya akan menjadi tempat untuk memamerkan karya seni, tetapi juga ruang di mana pengunjung dapat merasakan ketenangan dan kedamaian sambil menikmati keindahan karya-karya seni.


Keywords


Aceh; Arsitektur Kontemporer; Galeri; Perancangan; Seni Rupa

Full Text: PDF

DOI: 10.24815/jimap.v8i1.26782

Refbacks

  • There are currently no refbacks.