Desain Hotel Resort dengan Pendekatan Waterfront di Pantai Alue Naga, Banda Aceh

Muhammad Kamil Mahfuzi, Muftiadi Muftiadi

Abstract


Sejak pandemi global yang melanda seluruh aspek kehidupan di dunia, industri pariwisata menjadi tidak sama lagi. Dengan merosotnya tingkat pariwisata, kini hotel resort menjadi sebuah peluang dengan kembali meningkatnya nilai pariwisata di setiap daerah yang ada di Indonesia. Faktor lain tercipta ketika pandemi berakhir dan ekosistem kembali berjalan terdapat fakta bahwa kelelahan dalam bekerja dapat mengganggu produktivitas, kesehatan fisik dan mental. Karena itu kebutuhan untuk berlibur sangat dibutuhkan. Perancangan ini didasarkan pada berbagai metode analisis yang mencakup analisis site, analisis penzoningan, analisis pengguna. Analisis site akan mengidentifikasi bagaimana aspek alam dan lingkungan setempat yang mempengaruhi hasil desain. Analisis penzoningan akan mempertimbangkan pencakupan area terhadap luas wilayah. Analisis pengguna akan memastikan bahwa hotel dan resort beroperasi sesuai dengan perilaku dan kegiatan pengguna serta memberikan besaran ruang yang nyaman dan efisien bagi pengguna. Pendekatan waterfront concept akan menjadi inovasi dalam perancangan ini, dengan memunculkan perairan pada resort menjadi solusi terkait dengan permasalahan kenyamanan termal dan visualisasi lautan yang tidak tercapai bagi penggunjung. Hotel dan resort ini akan dirancang dengan konsep arsitektur modern dengan menggabungkan elemenelemen inovatif dan fungsional. Hasil dari perancangan ini diharapkan adalah sebuah hotel dan resort yang akan menjadi destinasi wisata yang sempurna bagi wisatawan yang mencari keseimbangan dan kebahagiaan dalam suasana alam pantai yang indah serta menyediakan pengalaman liburan yang unik dan menyenangkan.


Keywords


: Arsitektur; Modern; Pandemi; Resort; Waterfront

Full Text: PDF

DOI: 10.24815/jimap.v8i1.26725

Refbacks

  • There are currently no refbacks.